
Bola.net - Muhammad Larico Ranggamone, Mantan Ketua Umum The Jakmania- julukan suporter Persija Jakarta- meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, kembali mempelajari statuta PSSI.
"Selain itu, kami meminta FDSI (forum diskusi suporter Indonesia), SOS (save our soccer) dan orang-orang ex liga sebelah, berhentilah menjadi kompor. Kalian yang merusak sepak bola di negeri ini," ujar Larico.
"Menpora juga jangan terlalu naif tetang sepak bola. Apalagi, cabang olahraga itu bukan hanya sepak bola," imbuhnya.
Dilanjutkan Larico, Indonesia terus terdesak dengan waktu yang semakin sempit untuk tampil di ajang SEA Games 2015. Kemudian, bakal menjadi tuan rumah Asian Games pada 2018 mendatang.
Hal tersebut, membuat The Jakmania meminta kepada Presiden RI, Joko Widodo supaya Menpora Imam Nahrawi segera direshuffle.
"Terdengar kabar, ketika laporan ke Jokowi (Joko Widodo), Menpora Imam gelagapan. Sebab, tidak bisa menjawab target emas untuk Indonesia. Menpora Imam bahkan menyebut Indonesia memiliki target 110 emas. Bahkan, ada cabang olahraga yang target emas 10, tapi - atletnya cuma lima," tukasnya.
"Ini membuktikan tidak masuk akal dalam menjawab dan ada kesalahan. Ada lagi cabang olahraga yang tidak diikutsertakan, tapi disebut ada target emas. Dari sini, kita menilai Menpora Imam tidak mengerti apa-apa tentang olahraga. Karena itu, serahkan segala sesuatu pada ahlinya atau tunggu kehancurannya," tegasnya. (esa/dzi)
"Selain itu, kami meminta FDSI (forum diskusi suporter Indonesia), SOS (save our soccer) dan orang-orang ex liga sebelah, berhentilah menjadi kompor. Kalian yang merusak sepak bola di negeri ini," ujar Larico.
"Menpora juga jangan terlalu naif tetang sepak bola. Apalagi, cabang olahraga itu bukan hanya sepak bola," imbuhnya.
Dilanjutkan Larico, Indonesia terus terdesak dengan waktu yang semakin sempit untuk tampil di ajang SEA Games 2015. Kemudian, bakal menjadi tuan rumah Asian Games pada 2018 mendatang.
Hal tersebut, membuat The Jakmania meminta kepada Presiden RI, Joko Widodo supaya Menpora Imam Nahrawi segera direshuffle.
"Terdengar kabar, ketika laporan ke Jokowi (Joko Widodo), Menpora Imam gelagapan. Sebab, tidak bisa menjawab target emas untuk Indonesia. Menpora Imam bahkan menyebut Indonesia memiliki target 110 emas. Bahkan, ada cabang olahraga yang target emas 10, tapi - atletnya cuma lima," tukasnya.
"Ini membuktikan tidak masuk akal dalam menjawab dan ada kesalahan. Ada lagi cabang olahraga yang tidak diikutsertakan, tapi disebut ada target emas. Dari sini, kita menilai Menpora Imam tidak mengerti apa-apa tentang olahraga. Karena itu, serahkan segala sesuatu pada ahlinya atau tunggu kehancurannya," tegasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

