
Bola.net - Tren kemenangan Persebaya Surabaya di Grup 3 Divisi Utama PT Liga Indonesia 2013 akhirnya terhenti. Adalah Perseta Tulungagung yang mampu menahan mereka 1-1 di Stadion Rejoagung, Rabu (20/2).
Perseta yang tampil semangat langsung menggebrak sejak menit awal. Persebaya yang masih meraba-raba permainan lawan akhirnya dikejutkan oleh gol Dede Hugo pada menit ke-10. Buruknya koordinasi lini belakang Persebaya antara Rasmoyo dan Suroso membuat Dede dengan leluasa melepaskan tendangan yang tak mampu diantisipasi Thomas Ryan Bayu. Perseta unggul 1-0.
Setelah gol tercipta, laga pun berlangsung keras. Kiper Perseta, Surrahman pun terpaksa ditandu keluar dan digantikan dengan Edi Purwanto usai bertabrakan dengan Serdjan Lupicic. Lebih dari itu, pertandingan keras ini membuat wasit Budi asal Malang terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning di babak pertama. Masing-masing dua untuk pemain Persebaya, Basuki dan Thomas Ryan Bayu. Sedangkan dari Perseta, Aan Andik Prayitno dan Nanda Setiawan.
Serangan balik tuan rumah acap kali membahayakan pertahanan tim tamu. Demi mengantisipasinya, pelatih Persebaya Tony Ho menarik keluar Rasmoyo dan menggantikan bek mungil Imam Yulianto di menit ke-27.
Pergantian tersebut membawa perubahan bagi Bajul Ijo. Pada menit ke-30 mereka mendapatkan peluang ketika Uston Nawawi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola deflected tendangan Uston melintir mengarah ke sudut kanan gawang, namun kiper Edi Purwanto masih bisa menepisnya.
Persebaya menguasai jalannya laga di penghujung babak pertama. Tercatat lima tendangan dilepaskan oleh Angga Pratama, Basuki, Gesio Carvalho, dan Lupicic dari luar kotak penalti. Namun semuanya belum ada yang mengarah ke gawang dan skor 1-0 mengantarkan kedua tim menuju ruang ganti.
Perseta kembali menguasai jalannya laga di menit-menit awal babak kedua. Hal ini membuat pelatih Tony Ho, kembali melakukan rotasi pemain. Basuki ditarik keluar dan digantikan Firmansyah. Beberapa menit kemudian giliran Suroso yang cedera dan digantikan Zaenal Arifin.
Jatah pergantian tiga pemain yang sudah dihabiskan tersebut akhirnya membawa resiko pada tim tamu. Persebaya akhirnya bermain 10 orang saja ketika Gesio Carvalho ditandu keluar lapangan karena cedera parah di menit ke-71.
Akan tetapi, bermain dengan 10 orang malah melecut semangat Persebaya. Mereka bahkan mampu menyamakan kedudukan di menit ke melalui Serdjan Lupicic ke-84. Gol ini pun menghapus kemenangan Perseta yang sudah di depan mata karena skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Meski gagal menang, tambahan satu angka ini tetap membuat Persebaya kokoh di puncak klasemen Grup 3 dengan mengantongi 10 poin. (fjr/mac)
Perseta yang tampil semangat langsung menggebrak sejak menit awal. Persebaya yang masih meraba-raba permainan lawan akhirnya dikejutkan oleh gol Dede Hugo pada menit ke-10. Buruknya koordinasi lini belakang Persebaya antara Rasmoyo dan Suroso membuat Dede dengan leluasa melepaskan tendangan yang tak mampu diantisipasi Thomas Ryan Bayu. Perseta unggul 1-0.
Setelah gol tercipta, laga pun berlangsung keras. Kiper Perseta, Surrahman pun terpaksa ditandu keluar dan digantikan dengan Edi Purwanto usai bertabrakan dengan Serdjan Lupicic. Lebih dari itu, pertandingan keras ini membuat wasit Budi asal Malang terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning di babak pertama. Masing-masing dua untuk pemain Persebaya, Basuki dan Thomas Ryan Bayu. Sedangkan dari Perseta, Aan Andik Prayitno dan Nanda Setiawan.
Serangan balik tuan rumah acap kali membahayakan pertahanan tim tamu. Demi mengantisipasinya, pelatih Persebaya Tony Ho menarik keluar Rasmoyo dan menggantikan bek mungil Imam Yulianto di menit ke-27.
Pergantian tersebut membawa perubahan bagi Bajul Ijo. Pada menit ke-30 mereka mendapatkan peluang ketika Uston Nawawi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola deflected tendangan Uston melintir mengarah ke sudut kanan gawang, namun kiper Edi Purwanto masih bisa menepisnya.
Persebaya menguasai jalannya laga di penghujung babak pertama. Tercatat lima tendangan dilepaskan oleh Angga Pratama, Basuki, Gesio Carvalho, dan Lupicic dari luar kotak penalti. Namun semuanya belum ada yang mengarah ke gawang dan skor 1-0 mengantarkan kedua tim menuju ruang ganti.
Perseta kembali menguasai jalannya laga di menit-menit awal babak kedua. Hal ini membuat pelatih Tony Ho, kembali melakukan rotasi pemain. Basuki ditarik keluar dan digantikan Firmansyah. Beberapa menit kemudian giliran Suroso yang cedera dan digantikan Zaenal Arifin.
Jatah pergantian tiga pemain yang sudah dihabiskan tersebut akhirnya membawa resiko pada tim tamu. Persebaya akhirnya bermain 10 orang saja ketika Gesio Carvalho ditandu keluar lapangan karena cedera parah di menit ke-71.
Akan tetapi, bermain dengan 10 orang malah melecut semangat Persebaya. Mereka bahkan mampu menyamakan kedudukan di menit ke melalui Serdjan Lupicic ke-84. Gol ini pun menghapus kemenangan Perseta yang sudah di depan mata karena skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Meski gagal menang, tambahan satu angka ini tetap membuat Persebaya kokoh di puncak klasemen Grup 3 dengan mengantongi 10 poin. (fjr/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 23 Januari 2017 17:46Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
-
Bola Indonesia 16 Januari 2017 09:30Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
-
Bola Indonesia 16 Januari 2017 09:19Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
-
Bola Indonesia 16 Januari 2017 09:08Pengumuman Pelatih Persebaya Dipastikan Molor
-
Bola Indonesia 12 Januari 2017 11:39Pelatih Persebaya Ditarget Juara Divisi Utama
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 02:52Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
-
indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
-
indonesia 10 Juli 2026 19:23Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
-
indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294117/original/085082200_1783793940-IMG_1881.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294111/original/057841000_1783791065-IMG_1885.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294092/original/079672400_1783785034-2f6f6d83-bc05-4f66-ae73-21e5369298d4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3140410/original/013963200_1590913705-USU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294065/original/010736400_1783779790-002350a9-58ca-4007-97f2-b67ea96f94ae.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294051/original/097905400_1783778133-1001452368.jpg)

