
Bola.net - Kabar mengenai mundurnya Tri Goetoro dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI ternyata benar. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengaku bahwa PSSI telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan, Senin (03/9) pukul 12.15 WIB.
Menurut Djohar, Tri mundur dengan alasan ingin fokus mengurus bisnis keluarga. Dilanjutkan Djohar, Tri Goestoro kerap mengeluhkan jika kesibukannya di PSSI menyita perhatian sehingga bisnis yang sudah dikelola turun-temurun menjadi terbengkalai.
"Pak Tri Goetoro mundur dengan penuh kesadaran, sehingga tidak perlu dilarang. Kami hanya bisa mendukung, apa yang dikerjakannya di luar PSSI bisa sukses dan berhasil," terang Djojar.
Dikatakannya lagi, pihaknya segera menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas pengunduran diri dan mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Tri Goestoro. Menurutnya, sosok Sekjen harus berjiwa loyal dan mengerti administrasi sepak bola.
"Selain itu, memiliki pergaulan luas khususnya di internasional dan memiliki waktu yang sepenuhnya siap dicurahkan untuk mengurus sepakbola. Dengan begitu, ada pembaharuan di sepakbola Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, terdapat 10 nama yang disebut-sebut akan berebut posisi Sekjen. Lima dari unsur PSSI, sedangkan sisanya dari luar. Nama-nama dari luar PSSI tersebut di antaranya, Gilang Mahesa, Budiarto Shambazy, Widjajanto, Halim Madfudz, dan Muhammad Kusnaeni. Sedangkan dari PSSI, Rudolf Yesayas, Hadiyandra, Saleh Ismail Mukadar, Catur Agus Saptono, dan Agus Yasmin.
"Nama-nama tersebut masih digodok. Sebab, kita masih harus menunggu rapat Exco," terang Djohar.
Sementara itu, Tri Goestoro mengaku masih menyelesaikan sisa pekerjaannya di PSSI. Selama belum ada rapat Exco, Tri menegaskan akan tetap berkantor di PSSI.
"Pengangkatan Sekjen, memang harus melalui rapat Exco, dihadiri Sekjen dan disetujui Ketua Umum. Karena itu, selama belum ada hal tersebut, saya masih sah menjadi Sekjen PSSI," terang Tri Goestoro. (esa/dzi)
Menurut Djohar, Tri mundur dengan alasan ingin fokus mengurus bisnis keluarga. Dilanjutkan Djohar, Tri Goestoro kerap mengeluhkan jika kesibukannya di PSSI menyita perhatian sehingga bisnis yang sudah dikelola turun-temurun menjadi terbengkalai.
"Pak Tri Goetoro mundur dengan penuh kesadaran, sehingga tidak perlu dilarang. Kami hanya bisa mendukung, apa yang dikerjakannya di luar PSSI bisa sukses dan berhasil," terang Djojar.
Dikatakannya lagi, pihaknya segera menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas pengunduran diri dan mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Tri Goestoro. Menurutnya, sosok Sekjen harus berjiwa loyal dan mengerti administrasi sepak bola.
"Selain itu, memiliki pergaulan luas khususnya di internasional dan memiliki waktu yang sepenuhnya siap dicurahkan untuk mengurus sepakbola. Dengan begitu, ada pembaharuan di sepakbola Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, terdapat 10 nama yang disebut-sebut akan berebut posisi Sekjen. Lima dari unsur PSSI, sedangkan sisanya dari luar. Nama-nama dari luar PSSI tersebut di antaranya, Gilang Mahesa, Budiarto Shambazy, Widjajanto, Halim Madfudz, dan Muhammad Kusnaeni. Sedangkan dari PSSI, Rudolf Yesayas, Hadiyandra, Saleh Ismail Mukadar, Catur Agus Saptono, dan Agus Yasmin.
"Nama-nama tersebut masih digodok. Sebab, kita masih harus menunggu rapat Exco," terang Djohar.
Sementara itu, Tri Goestoro mengaku masih menyelesaikan sisa pekerjaannya di PSSI. Selama belum ada rapat Exco, Tri menegaskan akan tetap berkantor di PSSI.
"Pengangkatan Sekjen, memang harus melalui rapat Exco, dihadiri Sekjen dan disetujui Ketua Umum. Karena itu, selama belum ada hal tersebut, saya masih sah menjadi Sekjen PSSI," terang Tri Goestoro. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 13 April 2020 23:55 -
Bola Indonesia 23 November 2017 09:23 -
Bola Indonesia 8 Januari 2017 14:28
-
Bola Indonesia 10 November 2016 17:50
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 21:30 -
Bola Indonesia 22 April 2026 21:24 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:21 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:04 -
Piala Dunia 22 April 2026 20:51 -
Piala Dunia 22 April 2026 20:38
MOST VIEWED
- Link Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Persib: Disiarkan di Indosiar dan Vidio, Kick-off Jam 7 Malam
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Bojan Hodak Ngamuk! Sebut Gol Dewa United ke Gawang Persib Seperti Kesalahan Anak Kecil
- Hasil Dewa United vs Persib: Maung Bandung Dapat 1 Poin Walau Tertinggal 2 Gol, Persaingan Juara Makin Panas!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)

