
- - Sebuah asa disuarakan Aremania yang tergabung dalam #UtasArema pada peringatan hari ulang tahun ke-31 Arema. Kelompok ini berharap Singo Edan, yang mereka nilai saat ini terpecah, bisa kembali menjadi satu seperti dulu.
"Sepanjang sejarahnya, Arema dimaksudkan untuk menjadi pemersatu. Lahirnya Arema Malang pun untuk menyatukan arek-arek Malang," ujar salah seorang pegiat #UtasArema, Jones, Sabtu .
"Kami ingin semua pihak bisa melihat lagi pada sejarah ini. Kami ingin Arema bisa kembali satu, kembali utuh," sambungnya.
Jones menyebut bahwa perpecahan Arema berdampak sampai ke tataran akar rumput. Di kehidupan sehari-hari, pria berusia 23 tahun tersebut menilai, kerap ditemui saling sindir dan perang mulut antar pendukung dua klub, yang sama-sama mengklaim Arema yang asli.
"Semua merasa paling benar. Ini yang membuat kami miris," tuturnya.
#UtasArema sendiri ikut mengambil bagian dalam peringatan ulang tahun Arema, yang dipusatkan di wilayah Stasiun Kota Baru dan Bundaran Tugu Kota Malang, Sabtu . Mengambil posisi di Bundaran Tugu, kelompok ini menyuarakan keprihatinan mereka melalui orasi dan nyanyian.
Aksi yang diikuti sekitar 300-an Aremania ini tak berhenti sampai di situ. Mereka berencana melanjutkan aksinya dengan ziarah ke makam Ir Lucky Adrianda Zainal, pendiri Arema Malang.
Lebih lanjut, Jones berharap bahwa jeritan hati mereka didengar oleh kedua kubu. Mereka, ia menambahkan, memohon pada kedua kubu untuk merendahkan ego mereka dan berhenti saling klaim sebagai yang paling benar.
"Kami ingin agar Arema bisa kembali seperti dulu," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 23:59Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
-
Liga Spanyol 15 Mei 2026 23:24Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)

