FOLLOW US:


Widyantoro Dihukum PSSI, Persis Tunjuk Eks Pelatih PSS

16-10-2017 16:03
Widyantoro Dihukum PSSI, Persis Tunjuk Eks Pelatih PSS
Freddy Mulli ditunjuk oleh Persis Solo menggantikan posisi Widiyantoro © Arie Sunaryo

Bola.net - Persis akhirnya menunjuk Freddy Muli sebagai pelatih sementara Laskar Sambernyawa menggantikan Widiyantoro, yang terkena sanksi PSSI. Mantan pelatih PSS Sleman tersebut mempunyai tugas untuk mengarungi 8 besar Liga 2 dan membawa Persis Solo lolos ke Liga 1.

Wakil CEO Persis Solo, Dedi M Lawe mengatakan, status Freddy adalah pinjaman, karena yang bersangkutan masih terikat kontrak dengan PSS hingga 20 Oktober 2017. Dalam bekerja nantinya Freddy akan tetap bekerja sama dengan Widiyantoro.

"Kami memutuskan untuk menggunakan jasa Freddy Muli dalam menghadapi kompetisi lanjutan di Liga 2. Karena pelatih kami sedang terkena sanksi Komdis PSSI. Karena sedang proses banding, untuk sementara kami meminjam coach Freddy," ujar Dedi M Lawe, Senin .

Dedi mengatakan, manajemen sudah melayangkan surat izin resmi peminjaman. Dan saat ini surat izin tersebut sudah keluar. Pemilihan Freddy, lanjut Dedi, karena pria asal Sidoarjo itu dinilai cocok untuk menahkodai sementara tim kebanggaan Pasoepati itu.

"Beliau itu kan juga pelatih senior yang sudah berpengalaman dan memiliki beberapa keunggulan. Kami tidak melihat kegagalan Freddy di Sleman. Harapan kami, target untuk bisa naik ke Liga 1 bisa terwujud," ucapnya.

Seperti diketahui, Freddy Muli sendiri gagal membawa PSS Sleman ke babak delapan besar Liga 2 meskipun di pertandingan terakhir bisa mengalahkan pemuncak klasemen Grup A Persis Solo. Eks pelatih Persebaya ini telah tiba di Kota Bengawan dan diperkenalkan ke puluhan awak media di mess Persis Solo.

Senada, CEO Persis, Bimo Putranto berharap dengan ditunjuknya Freddy Muli prestasi Persis Solo akan lebih baik. Freddy diharapkan mampu melanjutkan prestasi klub kebanggaan Wong Solo. "Harapannya terus berprestasi dan lolos ke Liga 1. Jadi saat latihan maupun pertandingan ada pelatihnya," tegasnya.

Menanggapi hukuman sanksi kontroversial Komdis PSSI terhadap Widiyantoro, Dedi menyampaikan, Persis Solo bertekad melakukan perlawanan. Ia menilai hukuman larangan melatih 12 bulan dan denda Rp100 juta tersebut tidak adil.

"Ini keputusan yang sangat tidak adil dari PSSI, mereka telah menonaktifkan pelatih kami Widyantoro. Hari ini kami sudah mengajukan banding, ini sebagai bentuk perlawanan dari kami ke PSSI atas sanksi yang diberikan kepada pelatih maupun ofisial," tegasnya.

Sebelumnya, Widiyantoro dijatuhi hukuman larangan berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia selama 12 bulan dan denda Rp 100 juta. Wiwid, sapaan pelatih asal Magelang ini didakwa melakukan penyerangan terhadap perangkat pertandingan saat Persis mengalahkan Cilegon United di Stadion Manahan Solo dalam babak 16 besar beberapa waktu lalu.