
Bola.net - Keputusan Chelsea memecat Frank Lampard diyakini akan menyulut efek berantai. Setidaknya ada beberapa pemain yang kini was-was soal kesempatan bermainnya di bawah pelatih baru nanti, siapa pun yang ditunjuk.
Senin (25/1/2021) malam WIB, Chelsea membuat pengumuman mengejutkan soal perpisahan dengan Lampard. Keputusan ini disebabkan oleh laju tak konsisten The Blues sejak Desember lalu.
Selain itu, ada pula faktor kegagalan Lampard dalam mengelola skuad. Ada begitu banyak pemain top, tapi Chelsea justru terseok-seok di Premier League.
Bicara skuad, pemecatan Lampard ini pun berarti lebih buruk bagi sebagian pemain Chelsea yang sejauh ini jadi favorit si pelatih.
Siapa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Reece James
Bek kanan Chelsea musim ini, yang jadi salah satu titik lemah tim. James jelas tidak berada di level yang dibutuhkan tim top sekelas Chelsea.
Dia sering naik, terlambat turun, dan buruk dalam duel satu lawan satu. Umpan silang James pun sering melenceng, artinya dia naik pun tidak membantu para penyerang.
Masih ada Cesar Azpilicueta, yang meski tidak lagi muda tapi jauh lebih berpengalaman daripada James, tapi Lampard sepertinya sengaja mengabaikan pilihan ini.
Mateo Kovacic
Gelandang Chelsea Mateo Kovacic berduel dengan gelandang Manchester United, Nemanja Matic. (c) AP Photo
Entah untuk alasan apa, Lampard terus memercayai Kovacic untuk mengisi lini tengah, padahal permainan gelandang Kroasia ini jauh dari harapan.
Kovacic musim ini tidak sebaik musim lalu. Dia terlalu banyak memamerkan skill individu, mencoba menggiring bola setiap kali menerimanya.
Alhasil, aliran umpan Chelsea kerap kali tersendat ketika tiba di kaki Kovacic. Belum lagi jika dia mencoba menggiring dan justru kehilangan bola.
Tammy Abraham
Selebrasi Tammy Abraham, striker Chelsea. (c) AP Photo
Tammy Abraham punya potensi, tapi masih terlalu dini baginya untuk jadi striker utama. Ada Timo Werner dan Olivier Giroud yang seharusnya bersaing untuk posisi striker.
Abraham butuh terlalu banyak peluang untuk mencetak satu gol. Dia pun bermain sendiri, tidak bisa bekerja sama dengan baik.
Entah mengapa Lampard begitu menyukai Abraham sampai harus menggusur Werner ke sayap kiri. Hasilnya justru buruk bagi keduanya.
Sumber: Bola
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

