
Bola.net - Manajer Tottenham Jose Mourinho saat ini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penampilan Spurs di bawah Mourinho belakangan ini sangat mengecewakan.
Tottenham kalah dengan skor 1-0 saat menjamu Chelsea di pekan ke-22 Premier League, Jumat (5/2/2021) dini hari WIB. Gol tunggal Chelsea dicetak lewat penalti Jorginho.
Bagi Spurs, hasil buruk di Tottenham Hotspur Stadium itu membuat mereka makin terpuruk. Eric Dier cs. selalu kalah pada tiga laga terakhirnya di Premier League. Bisa dibilang kans mereka menjadi juara kompetisi melayang.
Jangankan bicara gelar, untuk bisa menutup musim di posisi big four untuk mengamankan tiket ke Liga Champions rasanya berat.
Jose Mourinho selama ini dikenal sebagai manajer papan atas. Saat masih melatih di Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, maupun Manchester United, dia punya rekor kandang yang bagus.
Namun, magis itu nampaknya mulai luntur setelah Mourinho menerima pinangan Tottenham. Sebab, untuk pertama kali dalam kariernya Mourinho harus merasakan dua kekalahan kandang secara beruntun.
Ada bebera hal krusial yang membuat pelatih asal Portugal itu kehilangan kesaktiannya. Simak detailnya di bawah ini.
Taktik yang Monoton
Jose Mourinho dikenal dengan mazab sepak bola pragmatis, yang sering diartikan sebagai sepak bola parkir bus bertahan total. Kritikan taktik bermain The Special One menjemukan terasa deras saat ia menukangi Manchester United.
United yang dikenal sebagai tim ofensif diubah total Jose menjadi tim yang bertahan total. Ia dinilai menghilangkan jati diri klub yang bertahan selama puluhan tahun. Ia ditendang dari United karena dinilai gagal menyajikan prestasi maksimal.
Sayangnya, Jose terlihat tidak belajar terhadap kegagalannya di Setan Merah. Di Tottenham taktik yang sama masih juga dipakai. Tottenham bermain sangat defensif, tak hanya saat menghadapi tim-tim besar tapi juga klub kelas semenjana.
Pada masa awal, taktik ini bisa berjalan dengan baik, namun karena terlalu monoton lama-lama tim-tim lawan mulai dengan mudah membacanya. Kekalahan di beberapa laga terakhir terlihat kalau Jose minim kreativitas. Style of play sang manajer relatif sama, bermain dengan patron 4-2-3-1, membiarkan lawan menguasai permainan dan berharap bisa melakukan serangan balik mematikan.
Gagal Memunculkan Kemampuan Terbaik Pemain
Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih gampang memvonis pemain. Ia cenderung kurang sabar menanti potensi seorang pemain. Lihat bagaimana ia menyia-nyiakan bakat seorang Luke Shaw di Manchester United hanya berdasarkan penampilan buruk saat Manchester United kalah dari Manchester City.
Kondisi sama berlanjut di Tottenham. Sejumlah pemain bertalenta begitu cepat tersingkir dari tim utama karena Jose Mourinho tak sabaran. Dele Alli misalnya. Hanya gara-gara tampil jelek di laga pembuka Premier League musim ini menghadapi Everton, ia kemudian jarang dimainkan.
Contoh lainnya Gareth Bale. Sang superstar jadi spesialis cadangan, karena Jose tak pernah berani memberi kesempatan bermain dengan alasan khawatir dengan kondisi kebugaran sang pemain pasca lama tak bermain di Real Madrid. Padahal, Bale bintang dengan nama besar yang hanya butuh banyak kesempatan bermain untuk menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Tak Berani Berjudi
Berbeda dengan sosok Jurgen Klopp atau Pep Guardiola yang doyan mencoba-coba komposisi tim dengan pemain berbeda, Jose cenderung tak berani berjudi melakukan perombakan skuat.
Tottenham sepanjang musim ini bisa dibilang terlalu sering memainkan pemain yang sama. Trio Son Heung-min, Harry Kane, dan Steven Bergwijn terus dipaksakan bermain walau kadang tidak dalam kondisi terbaik.
Padahal Tottenham punya Carlos Vinicius atau Gareth Bale yang layak mendapat kesempatan bermain di lini depan.
Di tengah, serupa. Trio Tanguy Ndombele, Moussa Sissoko, Pierre-Emile Hojbjerg jadi jangkar lini kedua yang bisa dibilang tak tersentuh.
Tottenham jadi terlihat monoton, minim kreativitas. Seandainya Jose lebih berani berjudi, melakukan sistem rotasi dengan memaksimalkan seluruh pemain yang ada situasinya akan berbeda.
Terlalu Sering Konfrontasi dengan Pemain
Jose Mourinho punya kebiasaan buruk mengkritik para pemainnya di media. Hal itu sudah dilakukan sejak ia menukangi Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, dan Manchester United.
Ia berfikir cara itu efektif untuk membakar motivasi pemain. Ada beberapa pemain yang kinerjanya membaik dengan cara ini, tapi banyak juga yang merasa nyaman dengan cara ini.
Di Tottenham sederet pemain jadi bulan-bulanan kritikan The Special One. Mulai dari Tanguy Ndombele, Dele Alli, hingga terakhir Serge Aurier yang kabarnya sempat ngambek karena dipersalahkan berlebihan dalam laga melawan Liverpool.
Pola ini membuat suasana ruang ganti Tottenham tak pernah benar-benar kondusif. Pemain pun mulai uring-uringan, ogah menyajikan performa terbaik. Selain tak lagi merasa nyaman, mereka juga stres tertekan.
Sumber: Berbagai sumber
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 6 Februari 2021
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
Liga Inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
-
Liga Inggris 6 September 2026 09:00Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
-
Liga Inggris 6 September 2026 08:30Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
-
Liga Inggris 6 September 2026 08:00Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
Liga Spanyol 6 September 2026 16:12Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 September 2026 18:30Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
-
inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
-
inggris 6 September 2026 10:30Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
-
inggris 6 September 2026 09:00Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
-
inggris 6 September 2026 08:30Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

