Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal

Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Pemain Barcelona Anthony Gordon bertepuk tangan sebelum laga Joan Gamper Trophy antara Barcelona vs Al Ahly di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu, 19 Agustus 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona mengawali musim baru La Liga dengan sempurna meski Lamine Yamal belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya. Anthony Gordon menjadi salah satu pemain penting yang membantu membuat lini serang asuhan Hansi Flick lebih sulit ditebak.

Barcelona memenangkan tiga pertandingan pertama di La Liga dengan mencetak 12 gol dan hanya kebobolan dua kali. Yamal tetap menjadi salah satu senjata utama mereka, tetapi awal musimnya belum menunjukkan level fisik dan teknik terbaik.

Kondisi tersebut membuat perubahan dalam struktur serangan Barcelona menjadi semakin menarik. Kehadiran sejumlah pemain baru, terutama Gordon, memberi ancaman yang lebih kuat dari sisi kiri sehingga serangan tidak lagi terlalu berat ke sektor kanan.

Yamal bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya ketika mencetak dua gol melawan Rayo Vallecano. Namun, Barcelona kini memiliki lebih banyak jalur menuju gawang dan tidak harus menunggu setiap serangan menentukan datang dari kaki pemain asal Spanyol tersebut.

Gordon Mengubah Wajah Sisi Kiri Barcelona

Gordon Mengubah Wajah Sisi Kiri Barcelona

Pemain Barcelona, Anthony Gordon (kanan), berebut bola dengan pemain Athletic Bilbao, Gorka Guruzeta dalam pertandingan La Liga, Jumat (28/8/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Struktur serangan Barcelona sebelumnya sering memberikan beban kreativitas yang besar kepada Yamal. Pemain timnas Spanyol itu biasanya ditempatkan melebar di sisi kanan untuk menerima bola, menghadapi bek lawan dalam situasi satu lawan satu, dan mencari celah ketika pertahanan lawan bermain rapat.

Di sisi kiri, Alejandro Balde lebih sering memberikan lebar permainan dari posisi bek sayap. Kondisi tersebut memungkinkan Raphinha bergerak lebih ke tengah untuk mendukung serangan dari area yang lebih dekat dengan gawang.

Musim ini, Raphinha semakin sering dimainkan sebagai penyerang tengah. Sementara itu, Gordon dan Karim Adeyemi diberi tugas untuk meregangkan pertahanan lawan dari sektor kiri.

Perubahan tersebut menciptakan dinamika yang berbeda dalam serangan Barcelona. Gordon menghadirkan pemain lain yang mampu membawa bola dengan cepat dan melewati lawan secara langsung, sehingga pertahanan tidak bisa hanya fokus kepada Yamal.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 6 September 2026
Valencia Valencia
21:15 WIB
Barcelona Barcelona

Kombinasi Gordon dan Espart Jadi Senjata Baru

Kombinasi Gordon dan Espart Jadi Senjata Baru

Pemain Barcelona Fermin Lopez (depan) merayakan gol bersama Anthony Gordon dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Gordon juga mendapatkan dukungan dari Xavi Espart di belakangnya. Pemain yang secara alami berposisi sebagai gelandang itu dapat melakukan overlap di luar winger atau bergerak ke area tengah.

Pergerakan Espart memberikan Gordon kebebasan untuk menyerang ruang yang berbeda. Fleksibilitas tersebut beberapa kali menciptakan situasi dua lawan satu di sisi kiri Barcelona.

Dampaknya sudah terlihat dari produktivitas Barcelona pada awal musim. Lima dari 12 gol mereka di La Liga melibatkan rangkaian serangan yang menjadikan sisi kiri sebagai bagian penting dari proses terciptanya gol.

Saat menghadapi Elche, Gordon menarik pertahanan lawan melebar sebelum Espart menemukan Fermin Lopez di antara lini untuk mencetak gol. Pola serupa muncul ketika melawan Athletic Bilbao, saat Adeyemi menjaga posisi melebar dan pergerakan Espart membantu membuka ruang sebelum sebuah umpan silang berujung pada gol Fermin.

Ancaman dari Kiri Membuat Barcelona Lebih Variatif

Ancaman dari Kiri Membuat Barcelona Lebih Variatif

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol bersama rekan setimnya, Raphinha, dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Selasa (1/9/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Pola tersebut kembali terlihat ketika Barcelona menghadapi Rayo Vallecano. Espart bergerak ke tengah untuk bekerja sama dengan Pedri sebelum memberikan bola kepada Raphinha, sementara Gordon kemudian menyerang kotak penalti untuk menyambut pergerakan Dani Olmo dan memaksa terjadinya gol bunuh diri.

Gol lainnya tercipta setelah Gordon memenangkan duel satu lawan satu dan memberikan bola kepada Raphinha yang melakukan overlap. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa sisi kiri Barcelona kini mampu menghasilkan peluang melalui berbagai jenis pergerakan.

Kehadiran Gordon juga memberikan dampak kepada pemain-pemain di lini tengah. Ketika bek lawan harus memperhatikan ancaman dari kedua sisi, pemain seperti Fermin dan Pedri mendapatkan lebih banyak ruang untuk menerima bola di antara lini.

Kemampuan Gordon bermain dari sisi kiri maupun bergerak ke area tengah menambah lapisan baru dalam permainan Barcelona. Lini depan mereka kini dapat terus bertukar posisi sehingga lawan lebih sulit membaca arah serangan berikutnya.

Barcelona Belum Sepenuhnya Lepas dari Yamal

Barcelona Belum Sepenuhnya Lepas dari Yamal

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol kelima timnya dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Selasa (1/9/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Meski demikian, masih terlalu dini untuk menyebut Barcelona sudah sepenuhnya menghilangkan ketergantungan kepada Yamal. Sampelnya baru mencakup tiga pertandingan La Liga, sementara lawan-lawan mereka sejauh ini cenderung berani bermain dengan garis pertahanan tinggi.

Elche, Athletic Bilbao, dan Rayo Vallecano memberikan Barcelona ruang untuk menyerang. Situasi tersebut sangat cocok dengan karakter lini depan Barcelona yang mengandalkan kecepatan dan mobilitas.

Ujian yang lebih berat akan datang ketika Barcelona menghadapi lawan yang memilih bertahan lebih dalam. Ruang di kedua sisi lapangan akan menjadi lebih terbatas dan kemampuan Yamal menciptakan peluang dari posisi diam kembali bisa sangat dibutuhkan.

Meski begitu, Flick sudah mulai membangun keseimbangan yang lebih sehat dalam serangan Barcelona. Yamal masih dapat menghadapi bek lawan secara langsung di kanan, tetapi kini lawan juga harus memperhitungkan ancaman agresif dari sisi kiri.

Gordon Bisa Membantu Yamal Tampil Lebih Efektif

Gordon Bisa Membantu Yamal Tampil Lebih Efektif

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Selasa (1/9/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Bagi Yamal, keberadaan Gordon justru bisa menjadi keuntungan besar. Ia tidak lagi harus menjadi pemain yang selalu menemukan solusi ketika Barcelona menghadapi pertahanan yang rapat.

Serangan Barcelona sekarang memiliki beberapa jalur untuk mencapai kotak penalti. Ancaman dari Gordon membuat lawan harus membagi perhatian, sehingga Yamal bisa mendapatkan ruang dan situasi satu lawan satu yang lebih menguntungkan.

Kondisi tersebut juga memungkinkan para gelandang Barcelona memainkan peran lebih besar dalam membongkar pertahanan lawan. Dengan pergerakan yang terus berubah antara Gordon, Raphinha, dan pemain lain, lini depan Barcelona memiliki lebih banyak opsi untuk menciptakan peluang.

Flick masih menghadapi banyak ujian taktik sepanjang musim, tetapi pengaruh Gordon di sisi kiri sudah memberikan sinyal positif. Barcelona mulai menjadi tim yang lebih sulit ditebak, sementara Yamal tidak lagi harus memikul seluruh beban kreativitas seorang diri.

Sumber: Sports Mole

Klasemen La Liga