
Bola.net - Arsenal mengamankan tiga poin penting saat menjamu Wolverhampton Wanderers di Emirates Stadium. Namun, kemenangan 2-1 tersebut jauh dari kata meyakinkan bagi tim asuhan Mikel Arteta.
Menghadapi Wolves yang berada di dasar klasemen, Arsenal justru tampil di bawah standar. Situasi ini membuat laga yang seharusnya relatif aman berubah menjadi pertandingan penuh ketegangan hingga menit akhir.
Dua gol bunuh diri akhirnya menyelamatkan Arsenal. Dan di balik hasil positif itu, ada sejumlah pelajaran penting yang muncul dari performa The Gunners di laga tersebut.
Arsenal Dinilai Sangat Beruntung

Tim yang menjuarai Premier League kerap membutuhkan keberuntungan di momen tertentu. Laga melawan Wolves menjadi salah satu contoh bagi Arsenal musim ini.
The Gunners tampil buruk, tetapi beruntung menghadapi lawan yang sedang terpuruk. Wolves yang berada di posisi terbawah klasemen gagal memanfaatkan kelemahan Arsenal secara maksimal.
Bukayo Saka menjadi satu-satunya sumber optimisme. Upaya umpan olimpico-nya berujung gol bunuh diri Sam Johnstone, sebelum umpan silangnya kembali menghasilkan gol bunuh diri Yerson Mosquera.
Gyokeres Minim Servis di Lini Depan

Viktor Gyokeres menjalani awal karier yang naik-turun bersama Arsenal. Penampilan apik melawan Leeds United, Burnley, dan Atletico Madrid tertutup oleh laga-laga ketika ia nyaris tak terlibat.
Masalah utamanya terletak pada minimnya suplai bola. Tanpa servis yang memadai, peluang Gyokeres untuk mencetak gol menjadi sangat terbatas.
Satu-satunya momen berbahaya datang dari umpan Leandro Trossard yang hampir ia konversi. Namun Martin Odegaard dan Eberechi Eze kesulitan menciptakan peluang konsisten untuk sang penyerang.
Masalah Cedera di Lini Belakang
Cedera kembali menghantui lini pertahanan Arsenal. Ben White mengalami masalah fisik setelah tampil beruntun, meski sebelumnya sempat digunakan secara terbatas.
White sebenarnya sedang dalam performa bagus. Ia mencatat assist melawan Brentford dan menunjukkan koneksi yang solid dengan Saka di sisi kanan.
Gabriel Magalhaes, Cristhian Mosquera, dan William Saliba juga sempat mengalami cedera musim ini. Akibatnya, Arsenal harus terus merotasi duet bek tengah dan kehilangan kestabilan lini belakang.
Desember Berat Menanti Arsenal
Laga melawan Wolves disebut sebagai pertandingan termudah Arsenal di bulan Desember. Setelah ini, mereka akan menghadapi Everton, Crystal Palace, Brighton, dan Aston Villa.
Tekanan semakin besar dengan Manchester City dan Aston Villa terus membayangi. Arteta dituntut membawa timnya meraih tiga kemenangan liga dan melaju di Carabao Cup.
Everton dikenal sebagai lawan sulit, sementara Brighton dan Aston Villa kerap menyulitkan Arsenal. Untuk tetap berada di puncak klasemen, The Gunners harus melewati periode ini tanpa mengulang kesalahan yang sama.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jadwal Padat Menanti Arsenal, Begini Perbandingan 5 Laga ke Depan dengan Man City dan Chelsea
- Pernyataan Tegas Pep Guardiola untuk Arsenal: Man City Kelelahan, Tapi Masih Bisa Pesta Gol
- Percuma Hajar Madrid tapi Kepleset! Bintang Man City Ini Kirim Pesan Ngeri untuk Arsenal
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Menang Dramatis di Menit Akhir, Mikel Arteta Soroti Kebiasaan Bertahan Arsenal
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Januari 2026 06:01Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
-
Liga Inggris 29 Januari 2026 23:31Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 06:11 -
Liga Inggris 30 Januari 2026 06:01 -
Liga Inggris 30 Januari 2026 05:50 -
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 05:39 -
Liga Champions 30 Januari 2026 05:21 -
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 05:02
MOST VIEWED
- Michael Carrick Kembalikan Identitas Man United, Hidupkan Aturan Warisan Sir Alex Ferguson yang Sempat Ditinggalkan Ruben Amorim
- Pelatih 'Arogan' Didikan Carlo Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Man United Era Michael Carrick
- Man United Gacor, Senne Lammens: Michael Carrick Tak Lakukan Sesuatu yang Istimewa Kok
- Dilemma MU Soal Harry Maguire: Carrick Ingin Dia Bertahan, Tapi Wilcox Tidak!
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459080/original/096710300_1767153029-emery.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488063/original/082896200_1769702639-Maruarar_Sirait.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4433617/original/028077500_1684489965-pexels-wasio-kadir-10489236.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487997/original/093008600_1769691649-Screenshot_20260129_180238_Instagram.jpg)

