
Bola.net - Pep Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang masa. Namun, perjalanannya di dunia sepak bola tidak selalu berjalan mulus.
Meskipun sudah meraih lebih dari 40 trofi di berbagai klub, Guardiola juga pernah mengalami kekalahan menyakitkan. Beberapa kekalahan itu bahkan menjadi titik balik dalam kariernya.
Manchester City, Bayern Munchen, dan Barcelona pernah merasakan pahitnya hasil buruk di bawah asuhannya. Kekalahan-kekalahan tersebut sering kali terjadi di momen krusial.
Namun, Guardiola selalu belajar dari kegagalannya. Setiap kegagalan justru membuatnya semakin kuat dan membawa timnya meraih sukses lebih besar di musim berikutnya.
Berikut lima kekalahan paling menyakitkan dalam karier Guardiola dan dampaknya setelah itu.
1. Barcelona vs Chelsea: Liga Champions 2011/2012

Barcelona tampil dominan di fase grup Liga Champions 2011-12 dengan hanya kehilangan dua poin. Mereka melanjutkan performa impresif dengan menghancurkan Bayer Leverkusen 10-2 secara agregat di babak 16 besar. Di perempat final, tim asuhan Pep Guardiola mengalahkan AC Milan dengan kemenangan 3-1.
Namun, Chelsea memberikan kejutan besar di babak semifinal. The Blues menang 1-0 pada leg pertama dan menahan imbang Barcelona 2-2 di leg kedua. Gol solo ikonik Fernando Torres memastikan langkah Chelsea ke final.
Hasil ini mengakhiri harapan Guardiola untuk meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun sebelum kepergiannya. Barcelona gagal mempertahankan gelar mereka, sementara Chelsea melanjutkan perjalanan menuju kejayaan di final.
2. Barcelona v Real Madrid: La Liga 2011/2012

Di tengah duel sengit melawan Chelsea di Liga Champions, Barcelona harus menghadapi Real Madrid di La Liga. Laga ini menjadi penentu dalam perebutan gelar, dengan Madrid unggul empat poin jelang pertandingan. Barca wajib menang untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara.
Namun, harapan mereka pupus setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol kemenangan Madrid pada menit ke-73. Los Blancos menang 2-1 dan memperlebar jarak menjadi tujuh poin di puncak klasemen. Kekalahan ini praktis mengakhiri peluang Barcelona untuk mempertahankan trofi.
Sebagai perpisahan bagi Guardiola, Madrid akhirnya memastikan gelar La Liga dengan selisih sembilan poin. Barcelona harus mengakhiri musim tanpa trofi liga, sementara Madrid merayakan kejayaan mereka di bawah asuhan Jose Mourinho.
3. Man City v Chelsea: Liga Champions 2020/2021

Manchester City memasuki final Liga Champions 2020/2021 dengan status favorit. Mereka tampil dominan di Liga Inggris dan mencetak banyak gol dalam perjalanan menuju partai puncak. Trofi Eropa pertama tampak semakin dekat bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Namun, Chelsea yang tidak diunggulkan justru tampil lebih efektif. City kesulitan menciptakan peluang dan hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Kai Havertz kemudian mencetak gol penentu di akhir babak pertama.
Guardiola hanya bisa menyaksikan timnya gagal di laga terbesar. Chelsea, yang finis 19 poin di bawah City di Premier League, justru keluar sebagai juara. Kekalahan ini menunda ambisi Guardiola untuk membawa City berjaya di Eropa.
4. Man City v Tottenham: Premier League 2024/2025

Musim 2024/2025 menjadi yang terburuk dalam karier Pep Guardiola. Manchester City mengalami penurunan performa drastis, bahkan muncul spekulasi bahwa ia bisa dipecat atau mundur. Setelah delapan tahun di klub, posisinya tiba-tiba dipertanyakan.
Puncak keterpurukan terjadi antara Oktober dan November 2024. Guardiola mencatat rekor buruk dengan lima kekalahan beruntun. City tumbang dari Bournemouth, Brighton, dan dihancurkan Sporting CP 4-1. Rentetan hasil buruk itu diawali dan diakhiri oleh kekalahan dari Tottenham di Piala Liga serta Premier League.
Laga terakhir melawan Spurs menjadi titik terendah. City dibantai 4-0 hanya beberapa hari setelah Guardiola menandatangani kontrak baru. Kontrak yang seharusnya memperkuat posisinya justru membuatnya terjebak dalam tekanan yang sulit dihindari.
5. Real Madrid v Man City: Liga Champions 2024/2025

Manchester City mendapat pukulan telak dari Real Madrid di Liga Champions 2024-25. Setelah kalah 2-3 di leg pertama akibat gol di masa injury time, mereka masih punya harapan untuk membalikkan keadaan. Namun, kenyataan berkata lain di leg kedua.
City dihancurkan 1-3 oleh Madrid di Etihad Stadium. Kylian Mbappe mencetak hat-trick dalam waktu satu jam, membuat lini pertahanan City terlihat lemah. Guardiola tak mampu menemukan solusi untuk menghentikan serangan lawan.
Setelah pertandingan, Guardiola menyebut ada tiga tim yang bisa menghentikan Madrid. Ironisnya, City tidak terlihat seperti salah satunya. Kekalahan ini semakin menegaskan bahwa dominasi mereka di Eropa sedang berada dalam ancaman besar.
Klasemen Premier League 2024/2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 08:47Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Agustus 2026 11:00Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
-
inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
-
inggris 6 Agustus 2026 04:17Hasil Uji Coba: Arsenal Tumbang 1-3 dari Real Betis
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 10:01War Tiket HUT ke-81 RI Diserbu 128 Ribu Orang, Peserta dari 14 Negara
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
MOST VIEWED
Chelsea Resmi Rekrut Gelandang Timnas Argentina, Main Bareng Lionel Messi di Piala Dunia 2026
5 Pemain Manchester United yang Tampil Mengesankan Lawan Atletico Madrid
Baru Berusia 15 Tahun, JJ Gabriel Sukses Curi Panggung di Laga Pramusim Manchester United
10 Transfer Termahal Sepanjang Sejarah Andai Terjadi di 2026, Ronaldo Nomor Satu!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318124/original/057002400_1755424877-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_13.49.06_ee2d54dd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175713/original/091328900_1664458434-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316648/original/020869000_1785980794-1785975355344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316603/original/017062400_1785976477-a7d9d441-8d8b-4358-be82-b54d18cf8de7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521888/original/068671200_1690882636-20230801-Gelombang-Panas-El-Nino-Jakarta-Faizal-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316583/original/025398800_1785970222-1001528331.jpg)

