
Bola.net - Era baru Manchester United di bawah kendali interim Darren Fletcher dimulai dengan hasil imbang 2-2 melawan Burnley di lanjutan Liga Inggris. Namun, di balik skor akhir tersebut, ada satu nama yang mencuri panggung: Patrick Dorgu.
Pemain internasional Denmark ini tampil bak "monster" di Turf Moor, seolah ingin membuktikan sesuatu kepada mantan pelatihnya.
Sebelumnya, Ruben Amorim sempat melontarkan kritik terbuka terhadap Dorgu, menyebut sang pemain kerap terlihat "cemas" saat menyerang.
Namun, di bawah arahan Fletcher, Dorgu justru menjadi antitesis dari kritik tersebut. Ia tampil lepas, agresif, dan menjadi motor serangan utama Setan Merah di sisi sayap.
Jawaban Telak untuk Amorim

Dorgu seakan menampar balik penilaian Amorim dengan performa di atas lapangan. Diberi kebebasan menyerang di sisi naturalnya oleh Fletcher, pemain berusia 21 tahun ini tampil menggila.
Ia menjadi kreator gol kedua Benjamin Sesko lewat sebuah assist matang. Tak hanya itu, statistik mencatat Dorgu menciptakan total lima peluang sepanjang laga, jumlah terbanyak yang pernah ia buat dalam satu pertandingan sejak bergabung dengan United.
Dorgu bahkan nyaris mencatatkan namanya di papan skor. Sebuah tendangan chip halusnya sudah melewati kiper, namun sayang bola disapu lawan tepat di garis gawang.
Secara keseluruhan, eks bintang Lecce ini melepaskan tiga tembakan dan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan The Clarets.
Dominan dalam Menyerang dan Bertahan
Statistik Fotmob menunjukkan betapa dominannya Dorgu malam itu. Ia mencatatkan 84 sentuhan bola, dengan enam di antaranya terjadi di dalam kotak penalti lawan.
Statistik Patrick Dorgu saat melawan Burnley. (c) fotmob
Distribusi bolanya pun efektif. Enam umpannya sukses menembus sepertiga akhir lapangan, dan tiga umpan silangnya menemui sasaran dengan akurat.
Namun, Dorgu tidak melupakan tugas bertahan. Ia membuktikan diri sebagai pemain sayap modern yang komplet dengan memenangkan empat dari lima duel udara.
Ia juga mencatatkan tiga tekel sukses, satu sapuan, satu intersep, serta melakukan 10 kali pemulihan penguasaan bola (ball recoveries).
Dalam lima penampilan terakhirnya, Dorgu kini telah mengemas dua assist dan satu gol. Grafik menanjak ini tentu menjadi modal berharga bagi Fletcher yang berharap konsistensi sang pemain terus berlanjut.
Kekecewaan Fletcher di Tengah Dominasi
Meski performa individu seperti Dorgu memuaskan, Darren Fletcher tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap hasil akhir.
Fletcher, yang dikonfirmasi akan kembali memimpin tim saat melawan Brighton di Piala FA, merasa United seharusnya menang mudah. Statistik 30 tembakan yang dilepaskan skuadnya menjadi bukti dominasi yang sia-sia.
"Bagi saya, fakta bahwa kami imbang adalah kekecewaan besar. Jika Anda melihat konteks permainan, peluang yang kami ciptakan, sapuan di garis gawang, gol yang dianulir, dan 30 tembakan," ujar Fletcher usai laga.
"Kami menciptakan lebih dari cukup peluang untuk memenangkan pertandingan, jadi jelas mengecewakan ketika Anda hanya pulang dengan satu poin."
Fletcher juga mengakui sempat menantang para pemainnya di jeda babak pertama karena tampil ceroboh (sloppy). Respons positif memang terlihat di babak kedua, terutama lewat dua gol Benjamin Sesko, namun kegagalan menjaga pertahanan membuat United harus puas berbagi angka.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:36Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 07:05Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 06:07Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 9 Januari 2026 09:49 -
Voli 9 Januari 2026 09:43 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:36 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:34 -
Voli 9 Januari 2026 09:21 -
Liga Spanyol 9 Januari 2026 09:18
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Ruang Ganti Man United Bergejolak: Mayoritas Pemain Kecewa Ruben Amorim Dipecat, Bruno Fernandes dan Harry Maguire Buka Suara
- Ranking Manajer Manchester United Pasca-Ferguson: Amorim Terburuk, Mourinho Tak Tergoyahkan
- Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443700/original/061568300_1765714214-Rano_Karno_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467578/original/049374000_1767923191-AC_Milan_s_Matteo_Gabbia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467572/original/010560100_1767922526-Genoa_s_Nicolae_Stanciu__right__reacts_after_missing_a_chance_to_score_from_a_penalty_spot_during_the_Serie_A_soccer_match_between_AC_Milan_and_Genoa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467549/original/032120700_1767921748-AC_Milan_s_head_coach_Massimiliano_Allegri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467108/original/070332500_1767862844-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467501/original/050359800_1767909408-PSG_players_celebrate_after_the_French_Super_Cup.jpg)

