5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd

5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, saat pertandingan Liga Inggris melawan Leicester City, Sabtu (16/10/2021). (c) AP Photo/Rui Vieira

Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer berharap bisa menjadi penyelamat Manchester United sekali lagi. Pria asal Norwegia itu akan menggelar pembicaraan dengan pihak klub untuk kemungkinan kembali ke Old Trafford.

Jika semua berjalan lancar, ia akan menggantikan Ruben Amorim secara sementara hingga akhir musim. Ini bukan pertama kalinya Solskjaer menjalani peran seperti ini, setelah sebelumnya ditunjuk pada 2018 ketika situasi memburuk di bawah Jose Mourinho.

Ia tentu berharap bisa mengulang kesuksesan sebelumnya di klub. Namun, tugas yang menunggu sangat besar dan menantang.

United baru saja melewati musim Premier League terburuk dalam sejarah klub. Performanya musim ini juga menunjukkan beberapa kerentanan yang harus segera diperbaiki.

Pertanyaannya, seperti apa versi kedua Solskjaer di Old Trafford? Mirror Football memprediksi beberapa pertanyaan krusial yang kemungkinan harus dijawab sebelum kepulangannya resmi.

1 dari 6 halaman

1. Formasi Apa yang Akan Digunakan?

1. Formasi Apa yang Akan Digunakan?

Dua pemain Manchester United, Ayden Heaven dan Patrick Dorgu usai laga melawan Wolves, 31 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Masalah paling mendesak yang harus diputuskan Solskjaer adalah pendekatan taktisnya di Old Trafford. Formasi favoritnya saat pertama kali menjadi manajer adalah 4-2-3-1 dan berhasil membawa United meraih 14 kemenangan dari 19 laga sebagai manajer interim.

Ini akan berbeda jauh dibanding sistem 3-4-3 yang diterapkan Amorim secara konsisten. Meskipun berbeda, kemungkinan besar para pemain akan lebih nyaman dengan perubahan tersebut.

Amorim sempat mencoba formasi empat bek pada bulan lalu dan hasilnya positif. Caretaker Darren Fletcher juga menggunakan 4-2-3-1 saat imbang lawan Burnley.

Solskjaer kemungkinan akan tergoda untuk mempertahankan formasi itu. Hal ini juga akan menyenangkan pihak manajemen karena konflik terbesar Amorim dengan direktur sepak bola Jason Wilcox terkait kekakuan taktisnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 17 Januari 2026
Man United Man United
19:30 WIB
Man City Man City
2 dari 6 halaman

2. Bagaimana Memaksimalkan Benjamin Sesko?

2. Bagaimana Memaksimalkan Benjamin Sesko?

Selebrasi skuad Manchester United di laga lawan Burnley di Liga Inggris 2025/26, Kamis (08/01/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Ekspektasi besar menyertai Benjamin Sesko setelah pindah dari RB Leipzig senilai £74 juta. Namun, pemain Slovenia ini baru mencetak empat gol, dua di antaranya pada laga terakhirnya.

Siapa pun yang memahami tekanan memimpin lini depan United, pasti Solskjaer. Nasihat dan bimbingan dari sang manajer bisa menjadi kunci untuk membuka potensi Sesko.

Jika itu tidak cukup, latihan intensif di Carrington bisa membantu Sesko menemukan cara efektif mencetak gol.

3 dari 6 halaman

3. Apakah Anda Nyaman dengan Peran Interim?

3. Apakah Anda Nyaman dengan Peran Interim?

Pemain Manchester United Matheus Cunha tampak kecewa di lapangan seusai pertandingan Premier League melawan Wolverhampton, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Dave Thompson

Sebelumnya, Solskjaer juga ditunjuk sebagai manajer interim dengan rencana merekrut nama besar setelah musim berakhir. Namun, ia tampil impresif hingga kemudian diangkat sebagai manajer permanen.

Jika situasi serupa terjadi lagi, akan menarik melihat keputusan klub dan Solskjaer tentang kemungkinan perpanjangan masa jabatan. Jika Solskjaer menginginkan peran permanen, klub bisa mempertimbangkan opsi lain, terutama mengingat hubungan mereka sebelumnya.

Periode permanen kedua Solskjaer mungkin juga tidak memuaskan para penggemar. Tetapi jika ia bersedia memimpin sementara dan kemudian mundur saat waktu tepat, itu bisa menjadi kemitraan yang menguntungkan.

4 dari 6 halaman

4. Apakah Anda Siap Bekerja Tanpa Pemain Baru?

4. Apakah Anda Siap Bekerja Tanpa Pemain Baru?

Pemain Manchester United, Joshua Zirkzee, merayakan gol pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man Utd vs Wolves di Manchester, Inggris, Selasa, 30 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Mengingat Solskjaer akan datang sebagai manajer sementara, kemungkinan besar pihak klub enggan mengeluarkan dana besar di bursa transfer.

Hal ini menjadi sumber frustrasi besar bagi Amorim, yang merasa tidak diberi alat yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Solskjaer juga harus memaksimalkan pemain yang ada saat ini. Meskipun lini serang cukup kuat, masih ada kekurangan signifikan di lini tengah dan pertahanan.

Hal ini bisa membatasi performa United hingga akhir musim. Solskjaer harus memutuskan apakah ia bersedia bekerja tanpa dukungan transfer nyata.

5 dari 6 halaman

5. Bagaimana Menangani Masalah Budaya Klub?

5. Bagaimana Menangani Masalah Budaya Klub?

Pemain Manchester United Diogo Dalot, Matheus Cunha, dan Lisandro Martinez merayakan kemenangan dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Saat meninggalkan klub pada November 2021, Solskjaer mengungkapkan keluhannya terkait perilaku beberapa pemain. Ia menyebutkan bahwa beberapa pemain tidak sebagus persepsi mereka sendiri.

Ia menambahkan, beberapa pemain menolak menjadi kapten, sementara yang lain enggan bermain atau berlatih untuk memaksa pindah.

Tentunya, telah terjadi perubahan di ruang ganti, tetapi budaya klub tetap dipertanyakan. Beberapa pemain dikaitkan dengan kepindahan, sementara yang lain tampak tidak puas dengan kehidupan di klub.

Solskjaer harus memperbaiki situasi ini. Baik dengan memindahkan beberapa pemain atau membangun kembali hubungan secara internal, ini akan menjadi salah satu tugas terbesarnya sebelum kembali ke Old Trafford.

6 dari 6 halaman

Klasemen Premier League