6 Klub Besar Eropa yang Performanya Bapuk: Termasuk MU, Barcelona dan Juventus?

Asad Arifin | 11 November 2021 13:44
Manchester United kalah dari Manchester City pada pekan ke-11 Premier League 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Sejumlah kejutan terjadi di liga-liga top Eropa pada musim 2021/2022 ini. Salah satu yang paling mendapat sorotan adalah sukses Napoli dan Real Sociedad berada di puncak klasemen liga mereka masing-masing.

Napoli berada di puncak klasemen Serie A dengan raihan 32 poin. Tim racikan Luciano Spalletti itu belum pernah kalah dari 12 laga yang dimainkan. Il Partenopei meraih poin yang sama dengan AC Milan di posisi kedua.

Di La Liga, Sociedad mengangkangi Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona di klasemen La Liga. Mikel Oyarzabal dan kolega telah mendapatkan 28 poin dari 13 laga. Mereka unggul satu poin dari Real Madrid di posisi kedua.

Di Premier League, ada West Ham yang membuat kejutan. Berada di posisi ke-3, The Hammers hanya terpaut tiga poin dari Chelsea yang berada di puncak klasemen.

Ada tim-tim yang membuat kejutan secara positif, ada juga yang kejutannya negatif. Beberapa tim besar belum mampu menunjukkan kelasnya. Siapa saja tim-tim besar yang masih bapuk? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Juventus

Juventus kalah 1-2 di markas Hellas Verona pada ajang Serie A 2021/2022, Sabtu (30/10/2021) malam WIB. (c) AP Photo

"Kami berada dalam situasi yang buruk. Kami harus menerima kenyataan bahwa sekarang ini kami cuma tim papan tengah," ucap pelatih Massimiliano Allegri usai Juventus kalah dari Hellas Verona pada pekan ke-11 Serie A.

Allegri mungkin berlebihan. Tapi, jika melihat posisi Juventus di klasemen, mungkin juga benar. Pada pekan ke-12, Juventus berada di posisi ke-8 klasemen Serie A dengan 18 poin. Juventus terpaut 14 poin dari Napoli yang ada di puncak klasemen.

Juventus terseok-seok di Serie A, tapi mereka tampil perkas di pentas Liga Champions. Juventus selalu menang pada empat laga awal fase grup dan kini sudah memastikan lolos ke babak 16 Besar.

2 dari 6 halaman

Tottenham

Pemain Tottenham, Son Heung-Min (c) AP Photo

Fluktuasi Tottenham pasca berpisah dengan Jose Mourinho berlanjut pada awal musim 2021/2022. Sempat punya start yang bagus, Tottenham akhirnya harus kelimpungan dan memecat manajer Nuno Espirito Santo.

Dari 11 laga Premier League, Tottenham sudah merasakan empat kekalahan. dari lima kekalahan itu, Harry Kane dan kawan-kawan empat kali kalah dari tim asal London. Sungguh hasil yang sulit diterima para fans mereka.

Kini, Tottenham menatap era baru di bawah kendali Antonio Conte. Dua laga telah dilalui bersama Conte. Sang manajer baru diprediksi akan mengangkat Tottenham dari posisi sulitnya saat ini, posisi ke-9 klasemen Premier League.

3 dari 6 halaman

Barcelona

Skuat Barcelona merayakan gol Sergio Busquets ke gawang Celta Vigo, Sabtu (11/6/2021) (c) AP Photo

Fans Barcelona harus banyak bersabar pada awal musim 2021/2022. Situasi sulit berdatangan. Mulai dari krisis finansial, kepergian Lionel Messi, hasil buruk, hingga pemecatan pelatih di awal musim.

Barcelona kalah dari Benfica dan Bayern Munchen dengan skor 3-0 di Liga Champions. Untung ada Dynamo Kiev yang menjadi ladang poin bagi Barcelona untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 Besar.

Barcelona kini berada di posisi ke-9 klasemen La Liga dengan 17 poin, tertinggal 11 poin dari Real Sociedad di puncak klasemen. Kedatangan Xavi akan menjadi harapan besar untuk bisa mengejar ketinggalan poin itu.

4 dari 6 halaman

Manchester United

Cristiano Ronaldo pada duel Manchester United vs Manchester City di pekan ke-11 Premier League 2021/2022 (c) AP Photo

Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo silih berganti datang ke Old Trafford. Harapan untuk meraih gelar Premier League menguat. Apalagi, United punya awal musim yang sangat impresif.

Namun, setelah kekalahan dari Young Boys di Liga Champions, United sulit berada di jalur kemenangan. Performa Setan Merah tidak stabil dan meraih dua hasil memalukan: kalah 5-0 dari Liverpool dan 2-0 dari Man City di Old Trafford.

United kini berada di posisi ke-6 klasemen Premier League dengan 17 poin, terpaut sembilan poin dari Chelsea yang ada di puncak klasemen. Jika targetnya juara, ini posisi yang sulit. Tapi, jika targetnya empat besar saja, United masih aman.

5 dari 6 halaman

RB Leipzig

RB Leipzig di musim 2021/22 (c) AP Photo

RB Leipzig telah membuat kejutan besar dalam tiga musim terakhir. Mereka sempat melangkah ke semifinal Liga Champions musim 2019/2020. Lalu, dua musim terakhir, mereka bersaing dengan Bayern Munchen untuk gelar Bundesliga.

Sejumlah perubahan membuat RB Leipzig punya awal yang lambat pada musim 2021/2022. Jesse Marsch yang jadi pengganti Julian Nagelsman masih mencari komposisi terbaik. Andre Silva pun belum mampu menjadi mesin gol RB Leipzig.

Pada pekan ke-11 Bundesliba, RB Leipzig berada di posisi ke-5 klasemen dengan 18 poin. Sementara, di Liga Champions, Die Roten Bullen babak belur dan sudah pasti gagal lolos ke babak 16 Besar.

6 dari 6 halaman

Lille

Pemain Lille, Renato Sanches (c) AP Photo

Lille? Ya!

Lille adalah juara bertahan Ligue 1. Musim lalu, mereka menjadi juara Ligue 1 dengan keunggulan satu poin dari PSG. Lille hanya tiga kali kalah. Tapi, ada yang terjadi musim 2021/2022 ini sungguh kontras.

Lille kehilangan pelatih Christophe Galtier yang pindah ke Nice. Lalu, ada Mike Maignan yang pindah ke AC Milan. Boubakary Soumare juga pindah ke Leicester City. Mereka adalah figur penting di balik sukses Lille.

Saat ini, hingga pekan ke-13, Lille ada di posisi ke-12 klasemen Ligue 1. Mereka sudah menelan lima kekalahan. Di Liga Champions, mereka baru sekali menang, tetapi masih punya peluang lolos ke babak 16 Besar.

Sumber: Bola

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR