
Bola.net - Liverpool kembali menjalani malam penuh tekanan di Anfield ketika Sunderland sukses membuat tuan rumah panik hingga menit-menit akhir. Gol yang berbau keberuntungan menjadi penopang sekaligus penyelamat mereka di laga pekan ke-14 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Kamis (04/12/2025).
Liverpool menguasai jalannya pertandingan, namun penyelesaian akhir kembali menjadi masalah besar. Sunderland memimpin lebih dulu lewat tembakan Chemsdine Talbi yang berubah arah setelah membentur Virgil van Dijk.
Memasuki menit-menit terakhir, keberuntungan akhirnya memihak pasukan asuhan Arne Slot. Tembakan Florian Wirtz melambung ke arah gawang setelah mengenai Nordi Mukiele, sehingga tercatat sebagai gol bunuh diri.
Namun drama belum berhenti di sana karena Sunderland hampir mencuri kemenangan melalui Wilson Isidor. Beruntung Federico Chiesa muncul di detik terakhir untuk menghalau bola di garis gawang.
Berikut sejumlah pelajaran yang bisa dipetik dari laga Liverpool vs Sunderland tersebut.
Salah Akhirnya Main Lagi

Mohamed Salah kembali memulai laga dari bangku cadangan untuk pertandingan kedua beruntun. Arne Slot menegaskan ingin mempertahankan komposisi pemenang di laga sebelumnya.
Meski begitu, kondisi berubah ketika babak kedua dimulai. Salah langsung dimasukkan menggantikan Cody Gakpo yang tampil kurang berpengaruh.
Masuknya Salah membuat tempo permainan Liverpool meningkat. Ia menekan lebih tinggi dan mencoba menciptakan ruang untuk rekan-rekannya.
Slot baru menambah kekuatan lini depan di menit ke-74 lewat Hugo Ekitike. Meski demikian, kehadiran keduanya belum bisa meningkatkan daya dobrak Liverpool.
Harusnya Gakpo Tetap Dipertahankan?

Cody Gakpo menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan tajam. Pergerakannya kerap menjanjikan, tetapi sentuhan akhirnya sering mengecewakan.
Dalam beberapa momen, ia melakukan penetrasi berbahaya namun gagal memberikan dampak signifikan. Di kesempatan lain, ia justru kehilangan bola di area krusial.
Meski demikian, statistik menunjukkan Gakpo tetap menjadi pemain paling produktif di Liverpool musim ini. Baik dari gol, assist, maupun expected goals dan expected assists, angka-angkanya tetap berada di papan atas.
Faktanya, hanya Erling Haaland yang melampaui kontribusi gabungan xG+xA milik Gakpo sebelum laga ini. Karena itu, mencadangkannya di saat Liverpool butuh gol bisa dibilang keputusan yang riskan.
Keputusan Slot patut dipertanyakan mengingat Gakpo kerap meledak justru setelah ritme permainan meningkat di babak kedua. Tanpa dirinya, variasi serangan Liverpool terlihat menurun.
Pencapaian Joe Gomez

Joe Gomez mencatatkan penampilan ke-250 untuk Liverpool, sebuah pencapaian penting dalam karier panjangnya bersama klub. Angka itu mungkin bisa lebih besar andai cedera tidak sering menghambatnya.
Sejak tiba dari Charlton, Gomez baru dua kali menembus 40 pertandingan dalam satu musim. Salah satunya terjadi saat Liverpool menjuarai Premier League pada 2019/20.
Slot menempatkan Gomez sebagai bek kanan pada laga ini. Ia sempat mengirim umpan terobosan berbahaya yang memaksa kiper Roefs bergerak cepat.
Namun Gomez juga nyaris menimbulkan masalah ketika terlambat melakukan tekel ke Reinildo dan mendapat kartu kuning. Performa naik-turun seperti ini masih menjadi catatan besar dalam kariernya.
AFCON Berpotensi Sakiti Sunderland

Sunderland berpotensi menjadi klub Premier League yang paling terdampak Piala Afrika. Sejumlah pemain andalan mereka bakal absen pada periode padat Januari.
Noah Sadiki tampil dominan di lini tengah dan tidak terlihat gentar melawan pemain-pemain Liverpool. Energi dan agresivitasnya membuat Sunderland bisa bertarung seimbang sepanjang laga.
Sementara itu, duet Reinildo dan Talbi di sisi kiri memberi warna tersendiri bagi permainan Sunderland. Sayangnya, keduanya kemungkinan besar akan berangkat ke Maroko untuk AFCON.
Omar Alderete juga tampil mengejutkan sebagai ancaman utama lewat bola mati. Hal ini membuat pelatih Regis Le Bris diprediksi akan mencari tambahan pemain di bursa Januari.
Ketidakhadiran beberapa pilar penting bisa menjadi pukulan berat bagi Sunderland jika tak segera diantisipasi. Konsistensi mereka bisa terancam dalam beberapa laga ke depan.
Liverpool dan Isak Masih Belum Benar-benar Klik

Alexander Isak kembali menjalani laga yang penuh frustrasi. Setelah mencetak gol pekan lalu, ia gagal mengulang performanya di Anfield.
Isak nyaris tidak mendapatkan suplai bola sepanjang babak pertama. Ia hanya menyentuh bola beberapa kali dan bahkan hanya mencatat satu operan sukses.
Liverpool jelas belum sepenuhnya terbiasa bermain dengan penyerang nomor sembilan klasik. Kombinasi lini depan sering terlihat tidak nyambung saat membangun serangan.
Situasi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Slot. Tanpa keterlibatan Isak, serangan Liverpool kehilangan ancamannya di kotak penalti.
Tekanan Untuk Arne Slot Makin Besar

Gol jelang laga berakhir memang membantu Liverpool menghindari kekalahan, tetapi hasil imbang tetap terasa pahit. Tuan rumah terlihat kurang greget dalam usahanya menjebol pertahanan musuh.
Slot terus mencoba merotasi formasi dan susunan pemainnya, namun perubahan itu jarang membuahkan hasil optimal. Pola permainan Liverpool masih jauh dari kata stabil.
Kegagalan mengalahkan tim promosi tentu menambah kritik dari suporter. Mereka menuntut respons cepat dari sang manajer.
Tugas berikutnya tak kalah berat karena Liverpool akan bertandang ke markas Leeds. Pasalnya Leeds baru saja menumbangkan Chelsea 3-1, dan ini akan membuat tekanan terhadap Slot semakin besar.
Klasemen Liga Inggris
(Bola/Mirror/This is Anfield)
Baca Juga:
- Aksi Heroik Federico Chiesa Selamatkan Liverpool dari Kekalahan Kontra Sunderland
- Usaha Liverpool Selamatkan Musimnya: Buka Lagi Negosiasi Untuk Pemain yang Pernah Mereka Incar
- Arne Slot Buka Alasan Kembali Cadangkan Mohamed Salah
- Florian Wirtz Gagal Cetak Gol Perdana saat Liverpool Ditahan Sunderland
- Carragher Geram Usai Liverpool Cuma Imbang Lawan Sunderland di Anfield: Seperti Jalan Sambil Tidur
- Gol Wirtz Diubah jadi Bunuh Diri Mukiele di Laga Liverpool vs Sunderland, Curtis Jones Tak Bisa Menyembunyikan Kekesalannya
- Rating Pemain Liverpool vs Sunderland: Kinerja Mengecewakan Para Penggawa The Reds
- Man of the Match Liverpool vs Sunderland: Florian Wirtz
- Hasil Liverpool vs Sunderland: Gol Bunuh Diri Selamatkan The Reds dari Kekalahan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:02 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 03:29 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:02 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
- Punya Aura yang Sama Dengan Sir Alex, Man United Disarankan Rekrut Pelatih yang Pernah Berjaya di Barcelona Ini
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)

