
Bola.net - Satu pemandangan menarik terjadi pada duel Tottenham vs Chelsea. Pada menit ke-68, saat bermain dengan sembilan orang, Tottenham masih bermain dengan garis pertahanan tinggi hingga tengah lapangan.
Tottenham kalah saat menjamu Chelsea pada pekan ke-11 Premier League 2023/24, Selasa (7/11/2023) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Tottenham Hotspur itu, sang tuan rumah kalah 1-4!
Laga ini berjalan sangat dramatis. Pada menit ke-6, Tottenham unggul lewat gol Dejan Kulusevski. Namun, hattrick Nicolas Jacksen dan penalti Cole Palmer membuat Tottenham gagal mendapat poin.
Tottenham menjalani laga yang luar biasa sulit. Mereka kehilangan dua pemain karena kartu merah. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kemalangan Tottenham

Laga Tottenham vs Chelsea berjalan sangat dramatis, bahkan gila. Wasit Michael Oliver sangat sibuk. Dia harus mengeluarkan dua kartu merah, menganulir lima gol, dan berulang kali melihat VAR.
Dua kartu merah diterima pemain Tottenham. Pada menit ke-33, Cristian Romero dapat kartu merah langsung. Lalu, pada menit ke-55, Destiny Udogie mendapat kartu kuning kedua.
Selain dua kartu merah, ada juga momen yang bikin manajer Ange Postecoglou harus mengubah komposisi pemain. Momen itu adalah cedera yang dialami James Maddison dan Micky van de Ven. Mereka diganti pada menit 45+1.
Mempetahankan Jatidiri
Meskipun bermain dengan sembilan orang di lapangan, Tottenham tetap coba bermain proaktif. Bahkan, cara Tottenham bertahan pada menit ke-8 viral. Tottenham membuat garis pertahanan tinggi dan tidak parkir bus.
"Kawan, itulah jati diri kita," ucap Ange Postecoglou.
Ange Postecoglou's Tottenham side are defending Chelsea with a high line despite being down to nine men 😦 pic.twitter.com/nIQafsavWr
— ESPN FC (@ESPNFC) November 6, 2023
"Ini adalah siapa kita dan seperti inilah Tottenham ketika saya berada di sini. Jika kita bermain dengan lima orang, kita bisa mencobanya juga," sambung Postecoglou.
Terima Keputusan Wasit

Laga Tottenham vs Chelsea berjalan sangat rumit. VAR dan keputusan wasit jadi faktor sangat menentukan. Postecoglou memilih untuk tidak banyak mengeluh. Dia menerima keputusan wasit Michael Oliver.
"Anda harus menerima keputusan wasit, itulah bagaimana saya tumbuh. Kami akan berada di bawah kendali wasit dan seseorang dengan layar TV beberapa mil jauhnya (VAR)," ucap Postecoglou.
"Keputusan tetaplah keputusan. Dalam 26 tahun saya telah mengambil banyak keputusan buruk, banyak hal yang merugikan saya. Memang itulah yang terjadi," tegasnya.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Arsenal Kalah dan Jorginho Tolak Jabat Tangan, Bikin Malu Dua Kali!
- Pertandingan GILA! 11 Kali Penggunaan VAR, 2 Kartu Merah, dan 5 Gol Dianulir pada Laga Tottenham vs
- Chelsea Tumben Menang Besar, Efek King Mudryk Bersinar Nih Ya!
- Man of the Match Tottenham vs Chelsea: Nicolas Jackson
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Premier League 2023/2024
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05 -
Otomotif 8 Maret 2026 13:00
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

