
Bola.net - Salah satu legenda Liverpool, John Aldridge, mengatakan bahwa Christian Benteke tak mendapatkan servis yang memadai untuk bisa menciptakan banyak gol.
Benteke dibeli dengan bandrol sangat mahal pada musim panas ini. Uang sebesar 32.5 juta Pounds harus mereka keluarkan agar bisa memboyongnya keluar dari Aston Villa.
Liverpool sendiri berniat memboyongnya dengan maksud agar ia bisa menjadi mesin gol baru di klub tersebut. Namun dari empat laga yang sudah dilakoninya musim ini, ia hanya sanggup mencetak satu gol saja, dan itupun berbau keberuntungan.
Melempemnya performa Benteke membuat Aldridge mengkritik Liverpool. Ia menyebut rekan-rekan setim pemain 24 tahun itu tak memberinya servis yang cukup kepadanya.
"Ketika Anda menghabiskan 32 juta Pounds untuk membeli Benteke, Anda harus memberikan pemain itu servis yang ia butuhkan untuk menyebabkan kekacauan di pertahanan lawan. Di empat laga pertama Liverpool di musim ini, mereka hanya melepas 16 crossing ke kotak penalti lawan. Jumlah itu merupakan yang paling sedikit ketimbang klub-klub EPL lainnya," ketus Aldridge pada Sunday World.
"Sungguh merupakan tindakan kriminal ketika mereka membeli salah satu penyerang paling berbahaya di era modern ini dan tak bermain menurut kelebihan pemain tersebut," sambungnya. [initial]
(suwo/dim)
Benteke dibeli dengan bandrol sangat mahal pada musim panas ini. Uang sebesar 32.5 juta Pounds harus mereka keluarkan agar bisa memboyongnya keluar dari Aston Villa.
Liverpool sendiri berniat memboyongnya dengan maksud agar ia bisa menjadi mesin gol baru di klub tersebut. Namun dari empat laga yang sudah dilakoninya musim ini, ia hanya sanggup mencetak satu gol saja, dan itupun berbau keberuntungan.
Melempemnya performa Benteke membuat Aldridge mengkritik Liverpool. Ia menyebut rekan-rekan setim pemain 24 tahun itu tak memberinya servis yang cukup kepadanya.
"Ketika Anda menghabiskan 32 juta Pounds untuk membeli Benteke, Anda harus memberikan pemain itu servis yang ia butuhkan untuk menyebabkan kekacauan di pertahanan lawan. Di empat laga pertama Liverpool di musim ini, mereka hanya melepas 16 crossing ke kotak penalti lawan. Jumlah itu merupakan yang paling sedikit ketimbang klub-klub EPL lainnya," ketus Aldridge pada Sunday World.
"Sungguh merupakan tindakan kriminal ketika mereka membeli salah satu penyerang paling berbahaya di era modern ini dan tak bermain menurut kelebihan pemain tersebut," sambungnya. [initial]
Baca Juga:
- Rush Tuntut Benteke Tampil Lebih Garang Bagi Liverpool
- Rush Senang Liverpool Beli Benteke
- Aldridge: Ings Harus Main Lawan MU
- Tak Kunjung Moncer, Benteke Sewa Guru Spiritual
- Legenda Arsenal Dukung Benteke Bersinar di Liverpool
- Bellamy: Benteke Perekrutan Yang Brilian Bagi Liverpool
- Aldridge Minta Liverpool Turunkan Ings Lawan MU
- Rodgers Senang Benteke Cepat Beradaptasi di Liverpool
- Tampil Gemilang, Cech Jadi Man of the Match Versi Rossiter
- Ini Faktor Penentu Sukses Benteke Versi Legenda Liverpool
- Lambert: Benteke Akan Cetak Banyak Gol di Liverpool
- Lambert Yakin Benteke Bakal Keluarkan Kemampuan Coutinho
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

