
Bola.net - Manajer West Ham, Sam Allardyce memberikan komentar terkait pemecatan yang dilakukan Manchester United atas David Moyes pekan ini. Pria yang akrab disapa Big Sam ini menyebut cara United mengakhiri hubungan kerja sama dengan Moyes tidak elegan.
Pria 59 tahun tersebut melihat bahwa Moyes sudah diberi isyarat akan dipecat sejak lama sebelum akhirnya benar-benar dieksekusi pekan ini. Rumor di Inggris memang menyebut bahwa jajaran direksi menunggu sampai MU dipastikan gagal lolos ke Liga Champions terlebih dahulu sebelum memecat Moyes.
Hal tersebut disinyalir karena adanya klausul khusus dalam kontrak yang menyebut bahwa pihak klub hanya perlu membayar seperlima dari pesangon pria asal Skotlandia tersebut jika dipecat saat MU gagal lolos ke Liga Champions di musim selanjutnya.
"Setelah membaca berita yang beredar, kelihatannya pemecatan itu tidak dilakukan dengan baik. Untuk ukuran Manchester United yang merupakan sebuah klub besar, proses pemberhentian Moyes terlihat memiliki cacat," ungkap Allardyce seperti dilansir Sky Sports.
"Terlihat seolah Moyes sudah tahu seperti apa nasibnya bahkan sebelum pengumuman itu diberikan. Dari luar jelas terlihat seperti itu kenyataannya. Jika memang benar, maka kejadian tersebut sungguh sangat memalukan bagi Moyes, juga bagi Manchester United yang memilih melakukannya dengan cara seperti itu."[initial]
(sky/mri)
Pria 59 tahun tersebut melihat bahwa Moyes sudah diberi isyarat akan dipecat sejak lama sebelum akhirnya benar-benar dieksekusi pekan ini. Rumor di Inggris memang menyebut bahwa jajaran direksi menunggu sampai MU dipastikan gagal lolos ke Liga Champions terlebih dahulu sebelum memecat Moyes.
Hal tersebut disinyalir karena adanya klausul khusus dalam kontrak yang menyebut bahwa pihak klub hanya perlu membayar seperlima dari pesangon pria asal Skotlandia tersebut jika dipecat saat MU gagal lolos ke Liga Champions di musim selanjutnya.
"Setelah membaca berita yang beredar, kelihatannya pemecatan itu tidak dilakukan dengan baik. Untuk ukuran Manchester United yang merupakan sebuah klub besar, proses pemberhentian Moyes terlihat memiliki cacat," ungkap Allardyce seperti dilansir Sky Sports.
"Terlihat seolah Moyes sudah tahu seperti apa nasibnya bahkan sebelum pengumuman itu diberikan. Dari luar jelas terlihat seperti itu kenyataannya. Jika memang benar, maka kejadian tersebut sungguh sangat memalukan bagi Moyes, juga bagi Manchester United yang memilih melakukannya dengan cara seperti itu."[initial]
Baca Juga
- Merasa Senasib, Monk Doakan Giggs Sukses Tangani MU
- Januzaj Terpukul Mengetahui Moyes Dipecat
- Cole Sebut Sejumlah Pemain MU Jadi Penyebab Keterpurukan Klub
- De Boer: Van Gaal Pilihan Sempurna Untuk United
- 'Moyes Tak Punya Kepribadian Sekuat Fergie'
- Robson: Skuat Tua MU Tak Boleh Jadi Alibi Moyes
- Neville: Moyes Hanya Dijadikan Kambing Hitam
- Moyes Dipecat, Harga Saham MU Melonjak
- Martinez Tolak Wacana Fellaini Kembali ke Everton
- Allardyce Sebut MU Gunakan Mata-Mata
- Hazard Turut Prihatin Lihat Nasib Fellaini di MU
- Neville Anggap Pemecatan Moyes Aneh dan Terlalu Cepat
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

