Analisis Kesalahan VAR di Premier League 2025/26: Man United Paling Dirugikan, Siapa yang Paling Diuntungkan?

Bola.net - Penggunaan VAR di Premier League kembali menjadi bahan perdebatan panas pada musim 2025/2026. Meski teknologi ini sudah memasuki tahun keenam, kontroversi tetap bermunculan hampir setiap pekan.
Harapan bahwa VAR mampu mengurangi polemik besar ternyata belum sepenuhnya terwujud. Keputusan wasit dan intervensi teknologi masih sering dipertanyakan oleh pemain, pelatih, hingga penggemar.
Situasi ini makin rumit karena tekanan terhadap wasit tak pernah surut. VAR memang membantu, tetapi belum sanggup mengubah persepsi publik soal konsistensi dan keadilan.
Menariknya, laporan terbaru justru menunjukkan peningkatan jumlah kesalahan VAR dibandingkan periode yang sama musim lalu. Fakta ini membuat peta untung-rugi antar klub semakin jelas terlihat.
Jumlah Kesalahan VAR di Musim 2025/2026

Panel Key Match Incidents (KMI) Premier League mencatat ada 13 kesalahan VAR hingga pekan ke-19 musim ini. Angka tersebut lebih tinggi tiga kasus dibandingkan fase serupa musim 2024/2025 lalu.
Meski meningkat, jumlah ini masih lebih rendah dibandingkan dua musim sebelumnya. Pada 2022/2023 tercatat 23 kesalahan, sementara musim 2023/2024 ada 20 insiden.
Panel KMI sendiri terdiri dari mantan pemain dan pelatih, ditambah perwakilan Premier League serta otoritas wasit. Mereka menilai setiap kejadian secara ketat berdasarkan aturan resmi permainan.
Penilaian ini mencakup keputusan wasit di lapangan dan respons VAR. Namun, karena VAR hanya boleh masuk saat terjadi kesalahan “jelas dan nyata”, tidak semua kekeliruan berujung intervensi.
Chelsea Paling Diuntungkan oleh Kesalahan VAR

Chelsea menjadi tim yang paling banyak menerima keuntungan dari keputusan VAR musim ini. Tiga kesalahan wasit tercatat berpihak kepada The Blues menurut panel KMI.
Salah satunya terjadi saat gol Josh King dianulir secara keliru dalam kemenangan 2-0 atas Fulham pada Agustus lalu. Padahal, saat itu skor masih imbang tanpa gol.
Nama Malo Gusto juga beberapa kali muncul dalam kontroversi. Ia lolos dari hukuman penalti saat kakinya terangkang tinggi di kotak terlarang melawan Brighton.
Selain itu, Gusto kembali diuntungkan ketika handball-nya tak berujung penalti saat Chelsea ditahan Bournemouth 2-2. Panel KMI menilai VAR seharusnya turun tangan dalam dua momen tersebut.
Newcastle Juga Diuntungkan, Bournemouth Impas

Newcastle juga merasakan keuntungan dari dua kesalahan VAR. Salah satunya adalah insiden pelanggaran terhadap Phil Foden di kotak penalti saat mengalahkan Manchester City 2-1.
Keputusan tersebut bahkan masih menjadi ganjalan bagi Pep Guardiola beberapa bulan kemudian. Selain itu, Dan Burn dinilai seharusnya dihukum penalti saat Newcastle kalah 1-3 dari Brentford.
Bournemouth menjadi satu-satunya tim lain yang terlibat dalam beberapa insiden serupa. Dua kali Marcos Senesi lolos dari kartu merah yang semestinya ia terima.
Namun, The Cherries tidak sepenuhnya beruntung. Mereka juga dirugikan dalam dua keputusan, termasuk laga lawan Chelsea yang melibatkan Malo Gusto dan ketika Max Kilman lolos dari kartu merah saat melawan West Ham.
Man United Paling Dirugikan, Liverpool Ikut Terseret

Dua klub yang bersaing ketat dalam perburuan gelar juara dalam satu decade terakhir, Liverpool dan Manchester City, justru masuk daftar tim yang dirugikan VAR. Senesi seharusnya mendapat kartu merah dalam laga pembuka musim saat melawan Liverpool.
Manchester City pun merasa dirampas penalti dalam kekalahan dari Newcastle. Insiden terhadap Phil Foden dinilai sebagai kesalahan besar oleh panel KMI.
Namun, Manchester United menjadi klub yang paling merugi. Dalam kekalahan 1-3 dari Brentford, Nathan Collins lolos dari kartu merah meski menarik Bryan Mbeumo di situasi satu lawan satu, keputusan yang diakui keliru oleh panel KMI.
Kesalahan lainnya dampaknya lebih kecil, tetapi tetap saja sebuah kesalahan. Bek Wolverhampton yakni Emmanuel Agbadou seharusnya diganjar penalti pada awal Desember kemarin, meski MU sendiri akhirnya menang 1-4 di laga tandang tersebut.
Tabel Kesalahan VAR di Liga Inggris 2025/2026
Klasemen Liga Inggris
(Bola/Fotmob)
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap Premier League Pekan ke-22: Derby Manchester dan Duel Krisis Poin
- Chelsea Siap Bergerak di Bursa Januari, Begini Kata Liam Rosenior
- Head to Head Manchester United vs Manchester City: Derby Panas di Old Trafford
- Gary Neville Bicara Lagi: Sebut Michael Carrick Bukan Solusi Jangka Panjang MU!
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
- Mengintip Susunan Staf Kepelatihan Baru Michael Carrick di Manchester United
- Cari Manajer Baru, Man United Didukung Untuk Angkut Eks Arsitek Chelsea Ini
- Sol Campbell Sebut Nama Ini untuk Selamatkan Man United: Bukan Carrick, Tapi Eks Arsenal
- Bek Tengah Menipis, Liverpool Justu Pilih Jalan Panjang untuk Datangkan Marc Guehi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 3 Juni 2026 13:11Robert Lewandowski Dapat Tawaran Kontrak 20 Juta Euro dari Turki
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 13:02Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Jalan Harry Kane Menuju Ballon dOr
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 3 Juni 2026 13:11Robert Lewandowski Dapat Tawaran Kontrak 20 Juta Euro dari Turki
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 13:02Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Jalan Harry Kane Menuju Ballon dOr
-
Tim Nasional 3 Juni 2026 12:12Timnas Putri Indonesia: FIFA Womens Matchday 2026 di Vidio
BERITA LAINNYA
-
inggris 3 Juni 2026 11:04Login! Manchester United Putuskan Kejar Robert Lewandowski
-
inggris 3 Juni 2026 10:19Manchester United CLBK dengan Victor Osimhen?
-
inggris 3 Juni 2026 09:37Terungkap, Biaya yang Harus Dibayar Liverpool untuk Memecat Arne Slot
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 12:46Kepala Kantor Imigrasi Jakbar Ikut Terjaring OTT KPK
-
Liputan6 3 Juni 2026 11:56Begini Situasi Penggeledahan Ruang Pimpinan BGN
MOST VIEWED
Here We Go! Manchester United Menangkan Perburuan Ederson, Era Baru Lini Tengah Setan Merah Dimulai
Katanya Sudah Deal, Kenapa Transfer Ederson ke MU Urung Rampung Juga?
Ogah Turunkan Harga, West Ham Minta MU Bayar Segini untuk Mateus Fernandes
Berat! West Ham Minta Bayaran Sangat Mahal untuk Transfer Mateus Fernandes!
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913255/original/082272300_1568693472-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.55.32_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7660604/original/060897100_1780454040-IMG_0808.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5367787/original/032564600_1759313976-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7666588/original/015692800_1780460459-IMG_1004.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7666619/original/084123400_1780460487-istana-blak-blakan-alasan-di-balik-prabowo-copot-3-pimpinan-bgn-ada-catatan-serius-6587c5.jpg)

