
Bola.net - Antonio Conte kembali menarik perhatian publik dengan kata-katanya. Baru-baru ini, ia mengeluh karena hasil buruk yang diterima Tottenham di ajang Premier League.
Conte menerima pinangan Tottenham selang beberapa bulan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai nahkoda Inter Milan pada bulan November. Ia diharapkan bisa mengangkat prestasi klub yang tidak pernah menjuarai Premier League.
Tentu ini bukan proyek roro jonggrang. Tidak ada yang berharap Conte bakal membawa Tottenham juara di musim perdananya. Apalagi, pria asal Italia tersebut ditunjuk sebagai pengganti Nuno Espirito Santo di tengah kompetisi berjalan.
Walau terlihat lebih baik dibanding era kepelatihan Nuno Espirito Santo, Tottenham mengalami penyakit inkonsistensi yang cukup akut. Mereka bisa mengalahkan Manchester City di satu waktu, lalu kalah dari Burnley pada hari lainnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keluhan Antonio Conte
Conte menyadari bahwa dirinya dipanggil untuk membantu Tottenham keluar dari situasi keterpurukan. Namun sayangnya, ambisi personalnya berbeda dengan klub.
Apa yang terjadi kepada Tottenham sepertinya selaras dengan ekspektasi publik dan manajemen klub. Namun Conte sendiri merasa gelisah dengan itu, sebab ia tidak punya kata kalah di dalam kamusnya.
"Saya punya ambisi. Saya adalah orang yang berambisi. Saya benci kalah dan kami kalah, saya ulangi, empat dari lima laga terakhir. Dan buat saya, saya ulangi, itu tidak bisa diterima," kata Conte usai Tottenham dikalahkan Burnley.
"Saya tidak terima. Saya ingin memperbaiki situasi dan juga membuat penilaian dengan klub karena kalau kami begini terus, mungkin kami harus memperhatikan dengan seksama sebab di liga ini kami bisa finis di peringkat 10, 12, 13, dengan cara yang sama ketika saya tiba di sini, di posisi yang sama."
Semua Sudah Mengenal Conte
Conte memang dikenal blak-blakan jika situasi yang terjadi di klub tidak sesuai keinginannya. Ia tidak segan meninggalkan Inter Milan dan Juventus hanya karena perbedaan pandangan soal masa depan.
Kejadian sekarang bukan sesuatu yang mengejutkan lagi. Eks Inter Milan, Fernando Orsi, pun cukup maklum. Mungkin, pikir Orsi, Conte salah mengambil keputusan dan tergiur dengan kemewahan yang ditawarkan Tottenham.
"Mungkin Conte salah telah pindah ke sana. Dia tertarik oleh uang dan liga. Mungkin dia ke sana terlalu cepat, dan berpikir kalau Tottenham berada di level yang lebih tinggi," kata Orsi kepada Radio Radio.
"Kami mengenal Conte. Dia menembak ketika sesuatu tidak bekerja. Mungkin dia bisa memberikan dampak yang lebih besar ketika musim baru dimulai daripada ketika dia tiba di tengah kompetisi," pungkasnya.
(Radio Radio via Football Italia)
Baca juga:
- Antonio Conte Indikasikan Menyerah Latih Tottenham?
- Ironi Tottenham Asuhan Antonio Conte: Usai Kalahkan Man City, Malah Menyerah dari Burnley
- Sindiran Conte untuk Kane: Bukan Legenda Jika Tanpa Trofi
- Harry Kane Buka Peluang Gabung Manchester United
- Ditanya Soal Derby London yang Paling Berkesan, Jawaban Terry Bakal Bikin Tottenham Naik Darah
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 16:47Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
BERITA LAINNYA
-
inggris 22 Juli 2026 20:35Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
-
inggris 22 Juli 2026 14:00Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 01:08Pramono Kenang Peran PKB di Balik Megawati Jadi Wapres
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
5 Pemain Manchester United yang Tampil Menjanjikan Lawan Wrexham
Here We Go! Chelsea Pecahkan Rekor Transfer untuk Boyong Morgan Rogers
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)

