Arsenal Kejutkan Tottenham dengan Minat kepada Cristian Romero, Transfer Ditolak?

Arsenal Kejutkan Tottenham dengan Minat kepada Cristian Romero, Transfer Ditolak?
Wasit Ismail Elfath asal Amerika Serikat menunjukkan kartu kuning kepada pemain Argentina Cristian Romero (kanan) dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Bola.net - Arsenal mengincar bek tengah baru sebelum bursa transfer musim panas ditutup pada 1 September. Cristian Romero, kapten Tottenham, masuk radar secara mengejutkan dan diproyeksikan menjadi solusi segera di sektor pertahanan.

Namun, Tottenham langsung menegaskan tidak berniat melepas Romero ke rival sekota dalam kondisi apa pun. Spurs menganggap opsi kepindahan ke Emirates Stadium tidak bisa dipertimbangkan.

Kebutuhan The Gunners muncul setelah William Saliba mengalami cedera punggung saat Piala Dunia. Meski telah memiliki Cristian Mosquera, Ben White, dan Jurrien Timber, Arsenal masih mengincar bek tengah berkaki kanan.

Di sisi lain, Inter Milan dan Atletico Madrid juga memburu tanda tangan bek Argentina tersebut. Inter disebut mencapai kesepakatan prinsip dengan Tottenham senilai €40 juta (sekitar Rp822,7 miliar), sementara Atletico menyiapkan tawaran baru jelang tenggat bursa.

Sikap Tottenham Terhadap Minat Arsenal

Tottenham baru mengetahui minat Arsenal terhadap Cristian Romero dalam beberapa waktu terakhir. Respons klub London Utara itu tegas: transfer sang kapten ke Emirates bukan opsi yang bisa dinegosiasikan.

Rivalitas panjang antara kedua klub membuat perpindahan langsung nyaris mustahil. Hubungan panas di London Utara telah lama menghadirkan jarak yang sulit dijembatani di meja negosiasi.

Dalam dua dekade terakhir, hanya segelintir kasus yang terjadi antarkedua kubu. William Gallas menjadi pemain terakhir yang pindah langsung dari Arsenal ke Tottenham pada 2010 setelah kontraknya habis.

Sebelumnya, Sol Campbell memicu kontroversi besar ketika meninggalkan Tottenham dan bergabung dengan Arsenal pada 2001. Transfer tersebut masih dikenang sebagai salah satu momen paling ikonik dalam sejarah rivalitas London Utara.

Kebutuhan Bek Tengah Arsenal dan Profil Cristian Romero

Cedera punggung William Saliba membuat Mikel Arteta berupaya menambah amunisi di jantung pertahanan. Meski Ben White, Jurrien Timber, dan Cristian Mosquera tersedia, prioritas tetap pada bek tengah berkaki kanan.

Romero dinilai memenuhi kebutuhan itu berbekal pengalaman dan kualitas kepemimpinan. Karakter tersebut dipandang mampu menjaga konsistensi lini belakang di tengah jadwal padat musim ini.

Namun, Tottenham tetap melihatnya sebagai bagian penting proyek tim. Bek 28 tahun itu baru dipercaya menjadi kapten Spurs pada musim panas tahun lalu setelah kepergian Son Heung-min.

Oleh karena itu, melepas Romero ke rival langsung bukan pilihan yang diinginkan klub. Posisi Spurs yang menutup pintu memperkecil peluang Arsenal memenuhi kebutuhan di pos tersebut melalui jalur ini.

Inter Milan dan Atletico Madrid Dalam Perburuan Romero

Selain Arsenal, Inter Milan dan Atletico Madrid masih memburu Romero. Inter bahkan sudah disebut mencapai kesepakatan prinsip dengan Tottenham senilai €40 juta (sekitar Rp822,7 miliar), tapi persyaratan pribadi dengan sang pemain belum disepakati.

Atletico Madrid juga dikabarkan menyiapkan tawaran baru setelah kembali menghidupkan minat dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini membuat masa depan Romero tetap menjadi perhatian hingga penutupan bursa.

Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, mengakui komunikasi dengan sang pemain berjalan, tetapi tidak memberikan kepastian terkait transfer. "Saya berkirim pesan dengan Cuti kemarin untuk menyusun rencana saat dia kembali ke London."

De Zerbi menegaskan fokusnya pada lapangan, bukan negosiasi. "(Saya tidak tahu soal) bursa transfer. Itu bukan pekerjaan saya. Saya tahu ada banyak solusi di bursa transfer," lanjut De Zerbi.

Dari kubu Inter, Direktur Olahraga Piero Ausilio mengonfirmasi proses negosiasi masih berlangsung. "Ini jelas merupakan transfer yang sedang kami usahakan bersama pemain dan klub. Hal-hal seperti ini membutuhkan waktu, tetapi memang ada ketertarikan. Kita lihat saja nanti."

Dengan tenggat 1 September kian dekat, posisi Tottenham terhadap Arsenal tetap tertutup, sementara Inter dan Atletico menjaga tekanan. Keputusan akhir terkait masa depan Cristian Romero berpeluang ditentukan di fase akhir bursa.

Sumber: The Mirror