
Bola.net - Kiper Southampton, Artur Boruc menjadi sosok yang paling disorot atas kekalahan 0-2 yang dialami timnya atas Arsenal semalam (24/11). Penyebabnya adalah blunder fatal yang dilakukannya saat menguasai bola di area penalti berujung pada lahirnya gol 'gratis' yang dicetak oleh Olivier Giroud.
Menanggapi kesalahan kipernya tersebut, manajer Mauricio Pochettino pasang badan. Pria asal Argentina tersebut menolak menyalahkan Boruc atas kekalahan timnya.
"Kami melihat dengan jelas apa yang terjadi. Tapi dalam kasus ini saya ingin memberikan dukungan kepada pemain saya. Hal seperti ini normal terjadi dalam sepakbola, anda bermain dengan bagus tapi kebobolan gol konyol," ungkap Pochettino.
"Kami akan saling membantu agar hal semacam itu tak terjadi lagi."
Lebih lanjut, Pochettino juga menganggap bahwa blunder yang dilakukan penjaga gawang Polandia tersebut sudah menjadi resiko dari gaya permainan yang diusung timnya.
"Inilah gaya kami, cara kami bermain. Saat berjalan baik, maka pujian kami dapatkan. Tapi kalau berakhir buruk seperti hari ini, tak akan ada yang menyanjung kami."
"(Blunder) itu merupakan salah satu sisi negatif dari taktik kami. Namun yang terpenting adalah kami percaya dengan gaya bermain kami dan ingin terus menerapkannya karena sudah terbukti memberikan hasil yang baik bagi kami," tutup Pochettino.[initial]
(sky/mri)
Menanggapi kesalahan kipernya tersebut, manajer Mauricio Pochettino pasang badan. Pria asal Argentina tersebut menolak menyalahkan Boruc atas kekalahan timnya.
"Kami melihat dengan jelas apa yang terjadi. Tapi dalam kasus ini saya ingin memberikan dukungan kepada pemain saya. Hal seperti ini normal terjadi dalam sepakbola, anda bermain dengan bagus tapi kebobolan gol konyol," ungkap Pochettino.
"Kami akan saling membantu agar hal semacam itu tak terjadi lagi."
Lebih lanjut, Pochettino juga menganggap bahwa blunder yang dilakukan penjaga gawang Polandia tersebut sudah menjadi resiko dari gaya permainan yang diusung timnya.
"Inilah gaya kami, cara kami bermain. Saat berjalan baik, maka pujian kami dapatkan. Tapi kalau berakhir buruk seperti hari ini, tak akan ada yang menyanjung kami."
"(Blunder) itu merupakan salah satu sisi negatif dari taktik kami. Namun yang terpenting adalah kami percaya dengan gaya bermain kami dan ingin terus menerapkannya karena sudah terbukti memberikan hasil yang baik bagi kami," tutup Pochettino.[initial]
(sky/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

