
Bola.net - Pimpinan Manchester United harus menyadari kesalahan mereka jika benar-benar ingin memperbaiki kualitas tim di atas lapangan. Mereka harus bertanggung jawab atas keterpurukan tim beberapa tahun terakhir.
MU kembali menelan hasil buruk di Premier League 2019/20. Menyambangi kandang Newcastle, Minggu (8/10/2019), tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu menyerah dengan skor 0-1.
Kekalahan ini begitu buruk, MU baru mengumpulkan 9 poin dari 8 pertandingan sejauh ini. Solskjaer pun kian tertekan dengan rumor pemecatan yang kian kuat.
Biar begitu, memecat Solskjaer diyakini hanya akan melahirkan masalah yang lebih besar lagi. MU tidak bisa terus bergonta-ganti pelatih dan berharap masalah bisa selesai dengan sendirinya.
Justru, pimpinan MU yang harus bertanggung jawab. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kesalahan Pimpinan
Pandangan di atas disampaikan oleh eks MU yang kini jadi analis sepak bola. Gary Neville. Menurutnya, keterpurukan MU sekarang adalah akumulasi dari kesalahan-kesalahan keputusan dalam beberapa tahun terakhir.
"Pimpinan MU harus berhati-hati. Mereka bertanggung jawab penuh atas rekrutmen yang buruk, pemilihan manajer yang buruk, memilih mereka lalu memecatnya. Juga, mereka memilih manajer dengan gaya berbeda-beda, dan sekarang Ole yang membawa klub ke arah baru," tegas Neville.
"Jika Anda terus mengganti arah setiap dua tahun sekali, seperti yang dilakukan pimpinan MU, dengan berinvestasi 250 juta poundsterling untuk setiap pelatih, jelas Anda akan mendapati masalah besar."
Salah Sendiri
Sebab itu, Neville yakin MU yang sekarang sedang tenggelam dalam kubangan masalah yang mereka ciptakan sendiri. Solskjaer harus diberi kesempatan, baik waktu yang cukup maupun dukungan finansial untuk membentuk skuad.
"Manchester United sekarang menghadapi kesulitan yang memang layak mereka dapatkan karena keputusan buruk di level pimpinan dan Solskjaer harus memastikan bahwa pekerjaan yang sedang dia lakukan bakal didukung penuh," sambung Neville.
"Jika MU merekrut pemain dengan baik dalam tiga atau empat bursa transfer berikutnya, mereka bakal menciptakan tulang belakang skuad. Jika mereka lagi-lagi membuat kesalahan dalam perekrutan, mereka bakal semakin menderita," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Dicari: Marcus Rashford, Hilang di St James Park
- MU Sedang Terpuruk, Solskjaer Justru Antusias Lawan Liverpool
- Dari Zlatan Untuk Zlatan: Ketika Ibrahimovic Habiskan Rp24 Miliar untuk Hadiahi Diri Sendiri
- Angka Ini Membuktikan Betapa Buruknya Lini Serang MU Saat Dikalahkan Newcastle
- Inilah Bukti Manchester United-nya Solskjaer adalah Terburuk
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
LATEST UPDATE
-
Voli 6 Juni 2026 22:04Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

