Chelsea di Musim 2021/22: Juara Eropa yang Kehabisan Bensin

Aga Deta | 25 Mei 2022 10:22
Skuat Chelsea merayakan gol Kai Havertz ke gawang Watford, Minggu (22/5/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Sejak musim dimulai, Chelsea menjadi salah satu tim yang diperhitungkan sebagai calon juara. Ini dikarenakan tim asuhan Thomas Tuchel itu berstatus sebagai juara Liga Champions.

Chelsea juga mempertajam timnya dengan mendatangkan Romelu Lukaku dari Inter Milan. Pemain berusia 29 tahun tersebut ditebus dengan mahar mencapai 115 juta euro.

Sayangnya, Chelsea juga tidak bisa menunjukkan performa yang gemilang. Alhasil, The Blues gagal bersaing dalam perebutan gelar di sejumlah kompetisi.

Chelsea juga mendapat pukulan keras setelah sang pemilik Roman Abramovich menerima sanksi dari pemerintah Inggris akibat invasi Rusia ke Ukraina. Hal itu sepertinya mempengaruhi performa pemain The Blues.

Lalu, bagaimana performa Chelsea selama musim 2021/22 ini? Mari simak ulasannya di bawah ini.

1 dari 6 halaman

Gagal Bersaing

Pemain Chelsea merayakan gol yang dicetak Christian Pulisic (kanan) dalam laga Premier League melawan Leeds United hari Kamis (12/5/2022). (c) AP Photo

Chelsea mengawali musim ini dengan hasil positif di Piala Super Eropa. Sebagai kampiun Liga Champions musim lalu, The Blues berhasil mengalahkan Villarreal lewat adu penalti.

Kesuksesan di Piala Super Eropa, menambah kepercayaan diri Chelsea untuk mengarungi Premier League. Mereka berhasil menguasai puncak klasemen.

Chelsea berhasil menambah trofi di ajang Piala Dunia Antarklub. The Blues sukses menyabet titel juara setelah mengalahkan Palmeiras di Abu Dhabi.

Anak-anak asuh Thomas Tuchel mulai inkonsisten di paruh musim kedua. Chelsea kesulitan meraih kemenangan dan sering meraih hasil imbang.

Di level Eropa, penampilan Chelsea tak bisa dibilang buruk. Mereka keluar sebagai juara Grup H dan melaju hingga ke perempat final. Akan tetapi, Real Madrid memupuskan harapan mereka untuk mempertahankan Liga Champions.

Chelsea mampu tampil di final Carabao Cup dan FA Cup. Akan tetapi, The Blues selalu gagal menjadi juara karena kalah adu penalti melawan Liverpool.

Setelah mengalami kesulitan, Chelsea akhirnya menutup Premier League 2021/2022 dengan finis ketiga. Kai Havertz dan kolega pun memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.

2 dari 6 halaman

Pemain Terbaik: Mason Mount

Mason Mount pada duel Real Madrid vs Chelsea leg kedua perempat final Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Mason Mount selalu jadi andalan Thomas Tuchel di lini serang Chelsea. Pemain berusia 23 tahun tersebut mampu menunjukkan performa yang cukup konsisten di lapangan.

Pemain jebolan akademi Chelsea tersebut telah menyumbangkan 13 gol dan memberikan 16 assist musim ini. Keterlibatannya dalam 29 gol di semua kompetisi sangat jauh dari pemain The Blues lainnya.

Atas penampilan cemerlangnya tersebut, Mount terpilih sebagai pemain terbaik Chelsea musim ini oleh para pendukung The Blues. Penghargaan tersebut merupakan yang kedua berturut-turut bagi Mount.

3 dari 6 halaman

Pemain Terburuk: Saul Niguez

Aksi Saul Niguez bersama Chelsea pada laga semifinal Carabao Cup 2021/2022 melawan Tottenham (c) Chelsea Official

Saul Niguez didatangkan Chelsea pada bursa transfer musim panas kemarin. Sang gelandang bergabung bersama Chelsea dari Atletico Madrid dengan status pinjaman selama satu musim.

Kedatangan Saul diharapkan bisa membuat sektor tengah Chelsea menjadi lebih tangguh. Namun, Saul mengalami kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Inggris sehingga jam bermain gelandang asal Spanyol tersebut cukup terbatas.

Saul memainkan 26 pertandingan di semua kompetisi bersama Chelsea. Dia hanya menyumbang satu gol dari penampilannya tersebut.

4 dari 6 halaman

Bagaimana Musim Depan?

Manajer Chelsea Thomas Tuchel. (c) AP Photo

Melihat apa yang ditunjukkan Chelsea pada musim ini, Thomas Tuchel punya banyak pekerjaan rumah. Dia harus dapat membenahi kekuatan skuatnya sebelum menghadapi ketatnya persaingan musim depan.

Chelsea bakal membutuhkan amunisi-amunisi baru untuk musim depan. Pasalnya mereka akan ditinggal sejumlah pemainnya pada musim panas termasuk Antonio Rudiger.

Chelsea sudah punya skuat yang bagus dan bisa diandalkan. Dengan tambahan sejumlah pemain baru, The Blues diharapkan bisa bicara banyak di sejumlah kompetisi pada musim depan.

5 dari 6 halaman

Gosip Transfer

Bek tengah Sevilla, Jules Kounde (c) Twitter resmi Sevilla

Untuk memperkuat barisan pertahanannya, Chelsea sudah dikaitkan dengan sejumlah pemain belakang. Salah satunya adalah Jules Kounde.

Chelsea gagal mendapatkan Kounde di musim panas kemarin. Menurut laporan, mereka akan kembali mengejar pemain asal Prancis tersebut di musim panas.

Selain Kounde, Chelsea juga mengincar pemain belakang lainnya. Mereka adalah Presnel Kimpembe dari PSG, Josko Gvardiol dari RB Leipzig dan Jose Gimenez dari Atletico Madrid.

Di luar posisi itu, Chelsea juga menginginkan Declan Rice dari West Ham dan Aurelien Tchouameni dari Monaco untuk memperkuat lini tengahnya. Marc Cucurella dari Brighton juga masuk radar The Blues.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR