
Bola.net - Chelsea kembali mengalami nasib sial musim ini di Premier League dengan kekalahan dari Southampton pada Sabtu (18/2/2023) lalu. Mantan pemain Inggris, Paul Merson menyebut Chelsea layak kalah mengingat permainan individualis mereka.
Tim asuhan Graham Potter itu kalah tipis dengan skor 1-0 dari Southampton saat bermain di Stamford Bridge. Kekalahan ini membuat situasi Graham Potter di Chelsea semakin sulit setelah lima laga tanpa kemenangan.
Selain krisis soal hasil, Potter juga mulai dituntut untuk menampilkan permainan tim yang ciamik seperti saat dirinya menangani Brighton. Meskipun mendapatkan banyak tuntutan, Paul Merson merasa Chelsea tidak akan berubah banyak dengan materi pemain individual mereka.
"Yang satu adalah tim (Southampton). Yang lainnya adalah tim individu yang mutlak (Chelsea). Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Para pemain yang mereka (Chelsea) bawa, semuanya adalah pemain sepak bola individu,” terang Merson dikutip dari Sky Sports.
Tidak Ada Permainan

Buruknya permainan Chelsea sampai membuat Paul Merson menyebut tidak ada permainan di tim asuhan Graham Potter tersebut. Merson merasa hanya ada segelintir pemain seperti Kai Havertz, Joao Felix dan Raheem Sterling yang membuat permainan bagi Chelsea.
Menurut Merson sisa pemain yang ada di lapangan bermain terlalu individualis di laga tersebut. Merson bahkan menyebutkan pemain seperti Mykhaylo Mudryk, David Datro Fofana, hingga Noni Madueke sebagai pemain penggiring.
"Mereka semua menguasai bola dan ingin mengalahkan lima atau enam pemain dan tidak ada jalan keluar. Hanya ketika Havertz dan Sterling masuk, ada sedikit pergerakan.”
“(Mason) Mount termakan karena dia mengumpan bola dan yang lainnya semuanya menggiring bola, jadi tidak ada fase dalam permainan. Saya sangat kecewa. Itu buruk,” kesal Merson.
Salah Kebijakan Transfer?

Situasi ini tentu dipengaruhi oleh kebijakan pembelian pemain yang dilakukan Chelsea di bursa transfer musim dingin 2023 lalu. Kebijakan Chelsea yang banyak mendatangkan penyerang muda di bursa transfer ternyata langsung memberikan dampak nyata.
Para pemain muda yang disebut Merson sebagai penggiring tersebut tak mampu menjadi penambal lubang di permainan Chelsea. Para pemain minim pengalaman tersebut justru membuat penampilan Chelsea semakin hancur.
"Saya tidak melihat (kekacauan) ini berhenti. Saya khawatir mereka telah membeli banyak orang. Semuanya adalah penggiring bola,” jelas Merson.
Fans Marah

Paul Merson merasa fans Chelsea sudah habis kesabaran melihat performa tim kesayangannya yang buruk. Bukan hanya hasil, Chelsea juga sangat tidak memuaskan dalam permainan.
Merson merasa kekalahan dari Southampton di kandang merupakan puncak kemarahan fans. Bukan tanpa alasan, hal ini mengingat Chelsea kalah dari tim juru kunci yang tampil biasa-biasa saja.
"Penggemar Chelsea akan sangat marah. Mereka tidak akan menerima ini, oh Southampton punya manajer baru sehingga membantu mereka… mereka tidak khawatir tentang itu.”
Jika anda tidak mengalahkan Southampton di kandang, penjaga gawang mereka harus melakukannya (banyak penyelamatan) dan menjadi pemain terbaik di lapangan. Dia tidak," tambah Merson tentang kacaunya permainan Chelsea.
Klasemen Premier League
Sumber: Sky Sport dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

