Courtois Ingin UEFA Lebih Pintar Mengatur Jadwal dan Tiru NBA

Bola.net | 17 Mei 2018 22:19
Thibaut Courtois (c) AFP
- Kiper Chelsea Thibaut Courtois berharap UEFA lebih pintar dalam mengatur jadwal pertandingan dan menyarankan pada mereka untuk meniru cara yang dilakukan National Basketball Association (NBA).


Recovery atau pemulihan fisik pemain adalah salah satu hal yang sangat krusial dalam era sepakbola modern sekarang ini. Dengan fisik yang prima, seorang pemain bisa membantu timnya untuk meraih hasil positif dengan lebih baik.


Akan tetapi saat ini masa pemulihan fisik yang mencukupi susah didapat. Apalagi jika seorang pemain berkarir di Premier League.


Jadwal pertandingan domestik saja sudah begitu padat. Belum lagi ditambah jadwal pertandingan di kompetisi Eropa, plus jadwal pertandingan di level internasional.




Courtois pun mengeluhkan kurangnya masa istirahat yang didapat oleh seorang pesepakbola di era sekarang ini. Ia pun mengkritik keras pihak yang membuat jadwal pertandingan sekaligus menyarankan mereka agar mau meniru jadwal pertandingan yang dibuat oleh NBA di Amerika, yang tak membebani fisik para pemainnya.


"Perusahaan TV sekarang mengharapkan semakin banyak pertandingan sepakbola," katanya. "Misalnya, tahun lalu kami memiliki pertandingan kualifikasi Piala Dunia pada 13 Juni. Jika UEFA sedikit lebih pintar maka mereka akan menempatkan permainan itu pada bulan Maret," serunya seperti dilansir Goal.


"Itu karena kami melakukan pertandingan persahabatan melawan Rusia pada akhir Mei atau awal Juni. Kami kemudian bisa memainkan pertandingan persahabatan, dan semua orang bisa libur lima pekan," cetus Courtois.


"Jika kami memainkan final Piala Dunia, kami hanya akan memiliki dua atau tiga pekan istirahat. Itu berarti tubuh Anda tidak bisa bersantai sama sekali. Jika Anda melihat NBA, delapan bulan 82 pertandingan. Orang-orang yang bermain di final akan bermain final pada bulan Juni, tetapi baru mulai lagi pada bulan Oktober," terangnya. [initial]


 (gl/dim)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR