Demi Liga Champions, Liverpool Cadangkan Pemain Inti di Premier League?

Richard Andreas | 17 Mei 2022 09:00
Momen ketika Mohamed Salah dirawat di lapangan karena cedera, Chelsea vs Liverpool, final Piala FA 2022 (c) AP Photo

Bola.net - Liverpool bakal menyambangi Southampton dalam duel pekan ke-36 Premier League 2021/22, Rabu (18/5/2022). Diduga, Jurgen Klopp akan mengistirahatkan beberapa pemain inti.

Pertandingan kontra Southampton nanti memang masih sangat penting bagi Liverpool. Mereka wajib menang untuk menjaga posisi dalam persaingan jadi juara.

Pekan lalu, Manchester City kehilangan poin usai ditahan imbang West Ham 2-2. Artinya, Liverpool punya kesempatan memangkas jarak jika berhasil mengalahkan Southampton nanti.

Masalahnya, pertandingan lawan Southampton tidak akan mudah. Klopp juga harus mempertimbangkan kebugaran pemain dalam menentukan line-up. Apa maksudnya?

1 dari 3 halaman

Risiko cedera

Liverpool tentu diunggulkan dalam duel kontra Southampton nanti, tapi situasinya sulit bagi Klopp. Menurut Jamie Carragher, Klopp harus mempertimbangkan kebugaran pemain.

Padatnya jadwal pertandingan mulai merugikan Liverpool. Ada beberapa pemain inti yang mengalami masalah kebugaran, seperti Mohamed Salah, Fabinho, dan Virgil van Dijk.

"Menurut saya Klopp tidak akan memainkan pemain yang berisiko cedera. Saya tahu bahwa Man City baru kehilangan poin dan itu membuka pintu bagi LIverpool," kata Carragher di Sky Sports.

"Namun, saya bakal terkejut jika Mo Salah bermain, saya bakal terkejut jika Virgil van Dijk bermain."

2 dari 3 halaman

Fokus ke Liga Champions

Menurut Carragher, Liverpool harus membagi tenaga dan fokus sebaik mungkin. Memang mereka masih punya peluang di Premier League, tapi kesempatan di final Liga Champions nanti jauh lebih besar.

"Orang-orang mungkin bertanya-tanya, Premier League atau Liga Champions, mana yang lebih penting? Namun, menurut saya Liverpool punya peluang lebih besar menjuarai Liga Champions," sambung Carragher.

"Menurut saya, jika Liverpool memainkan tim terbaik mereka di final Liga Champions, ada 80% mereka memenangi pertandingan itu."

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR