Dilema Mikel Arteta: Maddison atau Odegaard?

Richard Andreas | 28 Juli 2021 05:00
Manajer Arsenal, Mikel Arteta (c) Pool via AP

Bola.net - Arsenal diyakini masih belum mendapatkan prioritas transfer mereka. Beberapa pemain sudah direkrut, tapi Mikel Arteta belum mendapatkan pemain yang paling dia butuhkan.

The Gunners sudah membungkus transfer Nuno Tavares dan Albert Sambi Lokonga. Kabarnya pembelian Ben White juga akan segera dituntaskan, artinya ada tiga pemain yang sudah direkrut.

Meski begitu, Arteta masih membutuhkan gelandang no.10 untuk menghindari masalah yang sama seperti musim lalu. Gaya main yang diusung Arteta jelas membutuhkan pemain di posisi tersebut.

Menariknya, sejauh ini ada dua nama yang terus disebut akan bergabung dengan Arsenal: Martin Odegaard dan James Maddison.

1 dari 3 halaman

Maddison atau Odegaard?

Skuad Arsenal merayakan gol Gabriel Martinelli ke gawang Crystal Palace, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Sebelumnya, Arsenal gagal mendapatkan Emi Buendia karena kalah bersaing. Nama Houssem Aouar juga terus disebut, tapi tidak ada pergerakan nyata hingga saat ini.

Kabarnya, saat ini fokus Arteta adalah memilih salah satu di antara Maddison atau Odegaard. The Gunners sudah menanyakan situasi Maddison, tapi masih yakin bisa meminjam Odegaard kembali dari Real Madrid

Kedua pemain ini sama-sama mengandalkan skill tinggi, kreativitas, dan visi untuk membangun serangan. Memilih salah satu di antara keduanya tidak mudah, terlebih karena nasib Arsenal musim depan dipertaruhkan.

Menurut Football London, fans Arsenal saat ini lebih tertarik dengan Maddison, tapi perlu diingat bahwa musim lalu Odegaard sangat membantu Arteta dalam 5 bulan masa pinjam.

2 dari 3 halaman

Keunggulan Odegaard

Pemain Arsenal, Martin Odegaard (c) Pool via AP

Taktik Arteta adalah soal membangun serangan dari belakang dan membawa bola ke depan secara bertahap. Gaya bermain ini membutuhkan akurasi umpan tinggi antara pemain.

Nah sebelum kedatangan Odegaard musim lalu, Arsenal sering kali kehilangan momentum karena final pass yang sangat buruk. Odegaard terbukti bisa memperbaiki itu, Arsenal menciptakan lebih banyak peluang.

Kedatangan Odegaard mampu menghubungkan lini tengah dengan lini serang. Terbukti, Arsenal melesat ke peringkat 5 Premier League dalam statistik non-penalty expected goals per shot, padahal jumlah tembakan Arsenal cukup rendah.

Angka tersebut tidak bisa dicapai tanpa bantuan pemain kreatif yang bisa mengirim bola ke posisi berbahaya di depan. Odegaard terbukti bisa melakukannya dengan baik.

3 dari 3 halaman

Keunggulan Maddison

James Maddison (c) AP Photo

Di sisi lain, jika Arteta membutuhkan gelandang yang bisa mencetak gol, Maddison adalah pilihan yang lebih baik. Odegaard memang jago menyambungkan bola dan menciptakan peluang, tapi dia lemah dalam urusan mencetak gol.

Musim lalu Odegaard hanya mencetak 2 gol dari 20 penampilan. Dia kalah jauh dari Maddison yang mencetak total 11 gol dan 10 assists dalam 34 penampilan.

Gaya bermain Maddison juga berbeda. Dia lebih banyak beroperasi di wilayah sepertiga akhir, artinya menambah ancaman serangan klub.

Pemain seperti ini juga sangat dibutuhkan Arsenal. Jadi siapa yang akan dipilih Arteta, Odegaard atau Maddison?

Sumber: Football London

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR