
Bola.net - Unai Emery berada di bawah tekanan intens di tengah laju tak stabil Arsenal musim ini. Dia dinilai belum benar-benar mengubah Arsenal, bahkan dianggap lebih buruk dari Arsene Wenger, pelatih legendaris The Gunners.
Emery memasuki musim keduanya sebagai bos Arsenal. Dia diharapkan sudah menunjukkan satu atau dua perubahan, setidaknya Arsenal tampak lebih baik.
Sayangnya, perkembangan yang diharapkan itu belum juga terwujud. Arsenal masih klub yang sama, dengan masalah yang sama. Emery belum benar-benar terbukti.
Benarkah demikian? Bagaimana reaksi Emery? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
47 Pertandingan
Setelah kekalahan dari Sheffield United (0-1) awal pekan ini, Emery genap memimpin Arsenal dalam 47 pertandingan di Premier League. Nahasnya, torehan Arsenal dalam 47 pertandingan Emery itu lebih buruk daripada era Wenger.
Menurut BR Football, Emery hanya bisa membawa Arsenal memetik 25 kemenangan dari 47 pertandingan itu. Mereka bisa mencetak 86 gol, kebobolan 63 kali, dan menorehkan 10 clean sheets.
Torehan itu ternyata lebih buruk dari 47 pertandingan terakhir Arsene Wenger sebagai pelatih Arsenal. Wenger membimbing Arsenal meraih 26 kemenangan (1 lebih banyak), mencetak 90 gol (4 lebih banyak), kebobolan 59 kali (4 gol lebih sedikit), dan mencatatkan 17 clean sheets (7 lebih banyak).
Nothing's changed. pic.twitter.com/ZOwkgHitvy
— B/R Football (@brfootball) October 22, 2019
Artinya, Arsenal belum benar-benar berubah. Bahkan sedikit lebih buruk.
Respons Emery
Menanggapi perbandingan itu, Emery tidak mau larut dalam kritik. Dia memahami Arsenal sedang dalam momen sulit, tapi baginya yang paling penting adalah fokus pada pertandingan berikutnya.
Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Emery sudah sering menerima kritik, bahkan yang lebih pedas dari ini. Dia tahu tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Dalam karier saya, wajar pekerjaan kami dikritik dalam momen-momen sulit, entah kritik kepada pekerjaan kami, kepada tim, atau pada para pemain," tegas Emery di Arsenal.com.
"Di satu sisi, kami punya suporter dengan opininya masing-masing, dan kami harus menerima itu," tutupnya.
Sumber: BR Football, Arsenal
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

