
- Mantan pelatih fisik Manchester City dan , Raymod Verheijen, belum lama ini mengaku tak terlalu terkesan dengan penunjukan Sam Allardyce sebagai bos baru Inggris.
(voe/rer)
Allardyce meninggalkan pekerjaannya di Sunderland, untuk menangani Inggris pasca Euro 2016.
Verheijen lantas mengatakan pada Voetbalzone: "Manajer tim underdog seringkali kesulitan untuk menangani tim top. Pemain top tersebut akan bekerja bersama Jose Mourinho dan Josep Guardiola, dan berikutnya mereka akan dilatih Allardyce."
"Pelatih tim underdog biasanya hanya senang memperhatikan pertahanan yang bagus dan membangun sebuah tembok."
"Sebagai pelatih top, fokus anda harusnya adalah melewati tembok tersebut dan hanya pelatih top yang bisa melakukannya."
"David Moyes adalah contoh yang bagus. Ia bisa membantu tim seperti Everton dan Sunderland untuk bangkit, namun Manchester United terlalu besar untuknya." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 16:09Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

