Elliot Anderson Klaim Man City Raja Manchester, Begini Jawaban Michael Carrick

Elliot Anderson Klaim Man City Raja Manchester, Begini Jawaban Michael Carrick
Manajer Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Michael Carrick menanggapi klaim Elliot Anderson yang menyebut Manchester City sebagai "raja Manchester" jelang derby Manchester. Pelatih Manchester United itu menilai timnya masih memiliki pekerjaan besar untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Anderson membuat pernyataan tersebut setelah bergabung dengan City dari Nottingham Forest pada musim panas dengan nilai transfer 116 juta pounds. Gelandang berusia 23 tahun itu memilih City meski sempat mendapat ajakan dari legenda MU, Ryan Giggs, untuk pindah ke Old Trafford.

Dominasi City dalam satu dekade terakhir memang sulit dibantah. Sejak MU terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada 2013, City telah tujuh kali menjadi juara liga, meraih tiga Piala FA, tujuh Piala Liga, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub.

City juga selalu finis di atas MU di klasemen Liga Inggris sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan kursi pelatih 13 tahun lalu. Namun, Carrick menegaskan MU menyadari posisi mereka dan memiliki ambisi untuk kembali menantang perebutan gelar.

Carrick Tidak Terpengaruh Klaim Elliot Anderson

Carrick Tidak Terpengaruh Klaim Elliot Anderson

Pemain Manchester City, Elliot Anderson (kanan), berebut bola dengan pemain Coventry City, Jack Rudoni, dalam pertandingan Premier League, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick tidak tertarik menggunakan pernyataan Anderson sebagai bagian dari perang psikologis menjelang pertandingan. Ia justru menyoroti perubahan ekspektasi terhadap MU setelah berhasil kembali tampil di Liga Champions.

Pelatih berusia 45 tahun itu mengakui MU masih harus mengejar ketertinggalan setelah periode sulit dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, target berikutnya adalah membawa tim berkembang hingga mampu bersaing lebih konsisten di level tertinggi.

"Saya jelas tidak akan menggunakan kalimat itu sama sekali. Saya memahaminya. Saya pikir menjelang pertandingan Liga Champions melawan Sabah dan berbicara tentang ekspektasi di sana, itu adalah hal yang sangat bagus karena ekspektasi terhadap kami sekarang sudah berubah dibandingkan beberapa bulan lalu," kata Carrick.

"Dan sekarang tiba-tiba ada hal-hal berbeda yang ditanyakan kepada kami, dan kami berada di Liga Champions. Itu sendiri menunjukkan langkah yang telah kami buat, dan kami harus berada di fase-fase akhir kompetisi itu serta menghadapi ekspektasi di sekitarnya," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 13 September 2026
Man United Man United
22:30 WIB
Man City Man City

MU Ingin Kembali Menantang Manchester City

MU Ingin Kembali Menantang Manchester City

Pelatih Manchester United Michael Carrick dalam pertandingan Liga Champions melawan Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick tidak menutup mata terhadap perjalanan MU dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut timnya harus tetap rendah hati dan realistis, tetapi pada saat bersamaan memiliki keyakinan untuk kembali bersaing dengan tim-tim terbaik.

Menurut Carrick, keinginan untuk berkembang tersebut tidak berarti MU harus mengabaikan pencapaian City dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai gambaran besar mengenai perkembangan MU harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar pernyataan dari pemain lawan.

"Kami tahu itu, dan kami cukup rendah hati serta realistis untuk mengetahui dari mana kami berasal dalam sejarah terakhir. Kami perlu dan ingin menjadi lebih baik, dan kami ingin lebih sering bersaing. Jadi, itulah posisi kami," ujar Carrick.

"Itu tidak berarti kami tidak bisa dan tidak akan melakukannya. Itu berarti kami masih berharap, kami percaya, dan kami mengharapkan bahwa kami bisa berada di sana dan seharusnya berada di sana, tetapi saya memahami gambaran yang lebih besar," tegasnya.

Carrick Sudah Siapkan MU untuk Masa Depan

Carrick Sudah Siapkan MU untuk Masa Depan

Pelatih Manchester United Michael Carrick bertepuk tangan setelah timnya menang dalam pertandingan Liga Champions kontra Sabah FK, Jumat (11/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick juga mengenang awal periode keduanya menangani MU pada Januari lalu. Pertandingan pertamanya berakhir dengan kemenangan 2-0 atas City dan kemudian dianggap sebagai salah satu penampilan terbaik MU sejak kemenangan atas lawan yang sama pada final Piala FA 2024.

Awalnya, Carrick hanya ditunjuk hingga akhir musim. Namun, kebangkitan MU membuatnya mendapat promosi sebagai pelatih kepala permanen pada Mei dan terus memimpin tim hingga saat ini.

"Saya rasa saya sudah mengatakannya sejak awal, saya memang selalu merencanakan untuk berada di sini. Semua keputusan yang kami buat adalah tentang apakah kami akan berada di sini untuk jangka waktu tertentu. Saya tidak pernah tahu berapa lama, dan sampai sekarang pun saya masih tidak tahu!" kata Carrick.

"Tetapi Anda selalu merencanakan masa depan, seperti apa yang kami inginkan dan arah yang ingin kami tuju, dan itu sudah dilakukan sejak hari pertama. Jelas, semuanya berlangsung cepat dan merupakan perubahan besar, dan di sekitar pertandingan itu ada sedikit ketidakpastian, sejujurnya. Penampilan yang diberikan para pemain luar biasa dengan semua situasi tersebut," pungkasnya.

Sumber: The Sun

Klasemen Premier League