
Bola.net - Frank Lampard berikan pesan sekaligus peringatan bagi calon pelatih tim Premier League. Pelatih sementara Chelsea tersebut menilai bahwa saat ini semua kesalahan dalam tim akan menjadi tanggung jawab pelatih.
Lampard berkata demikian mengingat dirinya sedang mendapatkan banyak tekanan setelah kembali lagi melatih Chelsea. Tekanan tersebut tidak lepas dari buruknya performa Chelsea di bawah asuhannya dengan hanya menang satu dari sembilan laga terakhir.
Hasil buruk Chelsea akhir-akhir ini memang bukan hanya dipengaruhi dari strategi bermain Lampard saja. Namun mantan gelandang Chelsea tersebut merasa semua hasil buruk Chelsea seakan menjadi tanggung jawab penuh pelatih.
“Orang pertama yang disalahkan adalah pelatih, jika anda memahami (hal tersebut) sebelum memasuki pekerjaan itu (pelatih) mungkin jadi hal yang baik,” terang Lampard dalam konferensi pra pertandingan melawan MU pada Jumat (26/5/2023) dikutip dari BBC.
Rekor Pemecatan Terbanyak

Pernyataan Lampard sangat nyata terjadi di Premier League musim ini. Pasalnya sudah ada 12 pelatih yang dipecat sebelum Premier League 2022/23 berakhir.
Chelsea bahkan menjadi tim yang sudah memecat dua pelatih dalam satu musim. Nama Graham Potter menjadi pelatih ke-12 yang menjadi rekor pemecatan terbanyak dalam satu musim Premier League.
Statistik itu (11 klub telah memecat manajer mereka) mengatakannya, saya kira itu adalah sebuah rekor. Ada faktor yang bisa dimengerti, merek Premier League (Liga terbaik) dan apa artinya bagi tim untuk bertahan di sana,” terang Lampard.
Lebih Reaksioner

Ketatnya persaingan di Premier League membuat banyak manajemen klub bersikap reaksioner terhadap hasil negatif. Padahal, Lampard menerangkan bahwa toleransi manajemen klub terhadap kekalahan masih cukup baik dalam beberapa musi ke belakang.
Tentu sikap reaksioner klub tidak lepas dari ekspektasi tinggi para fans. Terlebih bagi klub yang telah menggelontorkan banyak uang demi meraih sukses seperti yang dilakukan Chelsea musim ini.
“Kami berada di dunia yang sangat reaksioner. Di tahun-tahun yang lalu, reaksi terhadap satu, dua, tiga kekalahan mungkin berbeda.”
“Sekarang kami mengalami ledakan ini dengan sangat cepat dan anda hanya perlu memahaminya saat melakukan pekerjaan ini,” tambah Lampard.
Chelsea sendiri telah mengeluarkan lebih dari 600 juta Euro untuk belanja pemain selama musim 2022/23. Namun itu tentu bukan kesalahan Lampard yang baru saja bergabung dua bulan lalu.
Klasemen Premier League
Sumber: Fotmob dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

