
Bola.net - Arsenal sempat mencatat start meyakinkan di Premier League musim 2025/2026 ini. Pasukan Mikel Arteta tampil solid, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Mereka pun sukses memetik poin penuh ketika bermain melawan Manchester United dan Leeds United. Namun perjalanan itu terhenti ketika mereka melawat ke Anfield. Liverpool berhasil mengalahkan Arsenal sebelum jeda internasional.
Kekalahan itu langsung jadi sorotan publik. Salah satu kritik tajam datang dari mantan bek kiri mereka, Gael Clichy.
Menurutnya, yang dipertanyakan bukan hanya hasil. Pria asal Prancis itu juga mempertanyakan pendekatan permainan dan mentalitas Arsenal.
Kritik Gaya Bermain Arsenal Arteta

Clichy menyebut Arsenal saat ini tidak lagi memiliki identitas permainan yang khas seperti era Arsene Wenger. Menurutnya, filosofi menyerang Wenger kini telah hilang.
Ia menilai Arsenal Arteta lebih fokus pada pertahanan rapat dan situasi bola mati. Hal itu membuat mereka lebih sulit ditembus, tetapi kehilangan daya tarik dalam menyerang.
Meski mengakui aspek bertahan itu penting, Clichy merasa ada sesuatu yang hilang dari Arsenal. Ia menegaskan, gaya main kini berbeda total dibanding era Wenger.
"Arsenal sedang menuju titik di mana ide dan jati diri sepak bola Arsene Wenger tidak lagi terlihat. Kita tidak lagi membicarakan seberapa bagus Arsenal bermain akhir-akhir ini, kita membicarakan betapa sulitnya mereka ditembus atau betapa impresifnya mereka dalam situasi bola mati," ujarnya pada Metro.
"Jangan salah paham, ini fantastis dan merupakan bagian dari permainan yang perlu Anda manfaatkan, tetapi jika kita berbicara tentang Arsenal dulu dan Arsenal sekarang, tidak ada yang bisa dibandingkan lagi," tegas Clichy.
Clichy: Arsenal Kurang Ambisi

Kritik paling tajam Clichy diarahkan pada laga melawan Liverpool. Menurutnya, Arsenal tidak menunjukkan mentalitas untuk menang.
Alih-alih tampil menekan, tim asuhan Arteta justru bermain aman. Clichy melihat mereka lebih takut kalah ketimbang berani mengejar kemenangan.
Ia menegaskan, perbedaan sikap inilah yang membedakan tim juara dengan tim yang hanya puas jadi pesaing. Jika Arsenal ingin juara, mentalitas itu harus segera berubah.
"Kita harus menerima bahwa manajer menginginkan sesuatu yang berbeda. Dan mungkin dengan pemain sayap dan penyerang yang kita miliki, kita akan melihat lebih banyak gaya lama ini. Tapi kita juga harus mengatakannya apa adanya – kita mungkin juga melihat kurangnya ambisi dari Arsenal sebagai klub dan dari Mikel," kritiknya.
"Ketika Anda melihat pertandingan melawan Liverpool, Anda dapat melihat tim yang tidak peduli untuk menang tetapi tim yang bersemangat untuk tidak kalah. Ini sangat halus tetapi ini adalah perbedaan yang sangat besar bagi tim yang bersaing memperebutkan gelar. Jadi semoga ini akan berubah dengan para pemain yang mereka miliki sekarang," tutup Clichy.
Klasemen Liga Inggris
(Metro)
Baca Juga:
- Testimoni Ben White untuk Viktor Gyokeres: Bukan Hanya Rapikan Rambut, Fisiknya Monster!
- Eks Man United, Anthony Martial, Tolak Tawaran Gabung Eks Arsenal dan Madrid di Meksiko
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Arsenal Bakal Tikung MU untuk Transfer Bintang Timnas Jerman Ini
- Viktor Gyokeres, Tanda Transformasi Baru di Arsenal
- Analisis Taktik Premier League 2025/26: Tren Klasik Bangkit, Dari Lemparan Jauh Hingga Kick-Off Nyeleneh
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Januari 2026 13:11Bukan ke Juventus, Jean-Philippe Mateta Pilih Gabung AC Milan?
-
Liga Inggris 31 Januari 2026 11:52Bantah Isu Resign demi MU, Roberto De Zerbi Tegaskan Masih Setia di Marseille
LATEST UPDATE
-
Otomotif 31 Januari 2026 14:51 -
Otomotif 31 Januari 2026 13:31 -
Bola Indonesia 31 Januari 2026 13:19 -
Liga Italia 31 Januari 2026 13:11 -
Bola Indonesia 31 Januari 2026 12:48 -
Bola Indonesia 31 Januari 2026 12:43
MOST VIEWED
- Michael Carrick Kembalikan Identitas Man United, Hidupkan Aturan Warisan Sir Alex Ferguson yang Sempat Ditinggalkan Ruben Amorim
- Pelatih 'Arogan' Didikan Carlo Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Man United Era Michael Carrick
- Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
- Dilemma MU Soal Harry Maguire: Carrick Ingin Dia Bertahan, Tapi Wilcox Tidak!
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3126990/original/086187000_1589361100-TKA_asal_China_yang_kedapatan_pulang_kampung_melalui_Bandara_Sultan_Babullah__di_Akehuda__Ternate_Utara__Rabu_13_Mei_2020.__Hairil_Hiar_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483239/original/024322200_1769346996-Hasto_PDIP.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4255388/original/099094100_1670573986-20221209-Cuaca-Ekstrem-Faizal-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489039/original/039490400_1769778318-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487964/original/089313000_1769688117-rachman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489330/original/031944700_1769841822-1001573592.png)

