
Bola.net - Dua gelandang veteran timnas Inggris, Steven Gerrard dan Frank Lampard menyerukan dukungan, terkait teknologi garis gawang di Premier League musim depan.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sejak musim 2013/14 pihak FA berencana mulai menerapkan teknologi tersebut di liga. Dengan teknik Hawkeye, mereka berharap dapat menghindarkan wasit dari tekanan yang berlebihan.
Selain itu, The Three Lions juga memiliki pengalaman buruk, sebelum ide teknologi garis gawang dicetuskan. Gol Lampard pada Piala Dunia 2010 silam ke gawang Jerman tak diakui, kendati dalam tayang ulang terlihat jelas bola sudah melewati garis gawang Manuel Neuer.
Teknik Hawkeye sendiri diumumkan sebagai sistem yang akan digunakan di Premier League, di mana penonton televisi dan pengunjung stadion bisa langsung menyaksikan replay, sementara wasit bisa menentukan keputusan.
Bagi Lampard, ini merupakan langkah positif yang ditempuh Inggris, dalam memajukan kualitas sepakbola Premier League.
"Ini adalah hal yang sangat baik bagi sepakbola. Saya pikir ini adalah sebuah contoh. Hal ini akan menjadi faktor yang menyenangkan saat digunakan, dan akan memberi anda jawaban yang benar. Di level ini kami membutuhkannya, karena sangat penting," ujar midfielder asal Chelsea.
Senada dengan Lampard, skipper Liverpool dan timnas Inggris juga berpendapat positif terkait teknologi ini. Menurutnya, keberadaan teknologi akan mempersempit keberadaan kesalahan dalam mengambil keputusan.
"Saya mendukung penuh. Sepakbola telah menjadi begitu penting, karenanya sebuah keputusan besar haruslah benar. Wasit butuh pertolongan, karena mustahil jika seluruh keputusannya diambil dengan benar. Teknologi garis gawang akan mengeliminasi kesalahan di pertandingan." (espn/atg)
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sejak musim 2013/14 pihak FA berencana mulai menerapkan teknologi tersebut di liga. Dengan teknik Hawkeye, mereka berharap dapat menghindarkan wasit dari tekanan yang berlebihan.
Selain itu, The Three Lions juga memiliki pengalaman buruk, sebelum ide teknologi garis gawang dicetuskan. Gol Lampard pada Piala Dunia 2010 silam ke gawang Jerman tak diakui, kendati dalam tayang ulang terlihat jelas bola sudah melewati garis gawang Manuel Neuer.
Teknik Hawkeye sendiri diumumkan sebagai sistem yang akan digunakan di Premier League, di mana penonton televisi dan pengunjung stadion bisa langsung menyaksikan replay, sementara wasit bisa menentukan keputusan.
Bagi Lampard, ini merupakan langkah positif yang ditempuh Inggris, dalam memajukan kualitas sepakbola Premier League.
"Ini adalah hal yang sangat baik bagi sepakbola. Saya pikir ini adalah sebuah contoh. Hal ini akan menjadi faktor yang menyenangkan saat digunakan, dan akan memberi anda jawaban yang benar. Di level ini kami membutuhkannya, karena sangat penting," ujar midfielder asal Chelsea.
Senada dengan Lampard, skipper Liverpool dan timnas Inggris juga berpendapat positif terkait teknologi ini. Menurutnya, keberadaan teknologi akan mempersempit keberadaan kesalahan dalam mengambil keputusan.
"Saya mendukung penuh. Sepakbola telah menjadi begitu penting, karenanya sebuah keputusan besar haruslah benar. Wasit butuh pertolongan, karena mustahil jika seluruh keputusannya diambil dengan benar. Teknologi garis gawang akan mengeliminasi kesalahan di pertandingan." (espn/atg)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:26 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 17:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 16:57 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:36 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:26 -
Otomotif 8 Maret 2026 16:25 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 15:51
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524633/original/032170700_1772960306-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_3.55.34_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5131770/original/060031700_1739425622-5-tahun-berjuang-melawan-kanker-vid-0-2e423.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)

