Guardiola Akui Man City 'Berhenti Mencoba' Saat Kalah dari Leverkusen

Guardiola Akui Man City 'Berhenti Mencoba' Saat Kalah dari Leverkusen
Alex Grimaldo mencetak gol pembuka dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester City menelan kekalahan mengejutkan dari Bayer Leverkusen di Liga Champions tengah pekan lalu. Hasil itu memperpanjang tren negatif mereka setelah sebelumnya juga tumbang di liga. Pep Guardiola pun memberikan penilaian terbuka mengenai performa timnya.

Pelatih asal Spanyol itu melakukan rotasi besar dengan mengubah hampir seluruh susunan pemain. Namun, keputusan tersebut tidak membuahkan respons yang ia harapkan. City tampil pasif dan gagal mengambil inisiatif permainan.

Situasi ini menambah tantangan bagi City yang harus segera bangkit jelang laga Premier League berikutnya. Absennya beberapa pemain penting membuat tugas Guardiola semakin berat.

1 dari 3 halaman

Guardiola: City Tidak Berusaha Ambil Inisiatif

Guardiola: City Tidak Berusaha Ambil Inisiatif

Arthur diadang oleh Rayan Ait-Nouri dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Guardiola menegaskan bahwa masalah utama timnya bukan hanya soal hasil, melainkan performa keseluruhan. Ia mengatakan, “Ini bukan soal satu hasil, ini soal performa. Tentu saja hasil membantu performa tetapi saya tidak terlalu kecewa soal Newcastle.”

Namun, ia mengakui kekalahan dari Leverkusen sangat dipengaruhi keputusannya. “Yang terakhir, ya, karena keputusan saya dan karena kami tidak mencoba, sesederhana itu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa permainan menuntut keberanian, “Dalam sepak bola ketika Anda bermain di lapangan hijau Anda harus mencoba sesuatu dan di laga tersebut, kami tidak mencoba.”

Guardiola juga menilai pemain yang diturunkan tampil terlalu berhati-hati. “Saya rasa mereka bermain untuk tidak membuat kesalahan, bukan bermain untuk mencoba melakukan sesuatu,” katanya. Baginya, pengalaman itu menjadi pelajaran berharga.

2 dari 3 halaman

Rotasi Besar Tidak Memberi Dampak Positif

Rotasi Besar Tidak Memberi Dampak Positif

Savinho dan Alex Grimaldo berebut bola liar dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Guardiola mencadangkan nama-nama penting seperti Erling Haaland, Bernardo Silva, Phil Foden, dan Gianluigi Donnarumma. Sebaliknya, ia memberi kesempatan kepada pemain seperti Rayan Ait-Nouri, Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, Omar Marmoush dan James Trafford. Namun, hasilnya tidak sesuai ekspektasi.

Ia menjelaskan bahwa keputusannya melakukan rotasi didasari kebutuhan menjaga kebugaran tim. “Mungkin saya punya teori untuk merotasi karena tidak mungkin terus memainkan semuanya,” ujarnya.

Guardiola bahkan menilai dirinya mungkin menaruh ekspektasi lebih tinggi daripada rasa percaya diri para pemain. “Mungkin saya menilai mereka lebih tinggi daripada penilaian mereka terhadap diri mereka sendiri,” katanya.

3 dari 3 halaman

Rodri Masih Absen dan City Hadapi Tantangan Baru

Situasi City semakin rumit karena Rodri belum dapat kembali merumput. Gelandang asal Spanyol itu melewatkan delapan dari sembilan pertandingan terakhir akibat cedera hamstring. Kondisinya belum menunjukkan kejelasan waktu pemulihan.

Absennya Rodri membuat manuver City di lini tengah semakin berat. Guardiola harus mencari kombinasi terbaik tanpa sosok yang menjadi fondasi permainan tim. Kondisi itu makin menekan City yang tengah membutuhkan kemenangan untuk keluar dari tren negatif.

Dengan laga melawan Leeds United sudah menanti, City dituntut untuk kembali menunjukkan karakter permainan mereka. Evaluasi Guardiola menjadi bagian penting dari upaya membalikkan situasi.