
Bola.net - Gabriel Jesus belum lama ini mengeluh karena hanya menjadi pelapis Sergio Aguero di Manchester City. Manajer City Josep Guardiola mengakui hampir tidak mungkin untuk membuat kedua pemain tersebut selalu bahagia di klub.
Sistem yang diterapkan Guardiola hanya memiliki ruang untuk hanya satu penyerang. Ini artinya Guardiola harus rutin memilih salah satu di antara mereka.
Menjelang pertandingan melawan Everton di Goodison Park, Aguero lebih disukai Guardiola. Pemain Argentina itu sudah mencetak delapan gol dalam enam pertandingan di Premier League.
Sementara itu, pemain internasional Brasil, Jesus, sudah mencetak tiga gol dalam lima penampilan dengan masing-masing mencetak satu gol di Premier League, Liga Champions, dan Piala Liga.
Guardiola Kesulitan
Terlepas dari kualitas yang dimiliki kedua pemain, Guardiola enggan mengubah formasi yang ia terapkan. Karena itu, salah satu dari mereka harus mengalah.
"Keduanya luar biasa. Sulit bagi saya. Saya mencoba menggerakkan mereka dan memainkan keduanya," kata Guardiola.
"Tidak akan ada pemain yang senang jika mereka tidak bermain secara teratur. Dia bermain dia akan senang, dia tidak bermain dia tidak akan senang.
"Tapi saya mencoba untuk membiarkan mereka berdua bermain sebanyak mungkin. Kadang-kadang ketika mereka cedera, Gabriel atau Sergio, yang lain bermain.
"Dalam beberapa pertandingan, Gabriel memberi saya sesuatu yang tidak bisa diberikan Sergio kepada kami. Dan di pertandingan lainnya, Sergio memberi kami apa yang tidak bisa diberikan Gabriel. Itulah kualitasnya."
"Biasanya saya tidak bermain dengan dua striker. Saya bermain dengan dua striker melawan Norwich, pada menit-menit terakhir, dan itu tidak bagus. Kontrol kami bukan yang terbaik, kami tidak cukup solid."
Hadapi Dilema
Guardiola mengakui bahwa ia sering menghadapi dilema, terutama ketika kedua pemain fit dan dalam kondisi yang bagus. Karena itu, Guardiola sering meminta maaf kepada salah satu dari mereka.
"Mereka kesal jika tidak bermain, tentu saja. Anda memainkan pertandingan Liga Champions, semi final atau perempat final, dan mereka fit dan mereka kuat," lanjutnya.
"Mereka ingin bermain, dan manajer mengatakan, 'Anda tidak bermain'. Bagaimana mereka bisa bahagia? Tidak mungkin. Yang bisa saya katakan dengan para pemain adalah saya minta maaf - saya harus memilih 11.
"Sergio bisa mencetak lima gol melawan Watford. Gabriel di pertandingan terakhir melawan Preston bisa saja mencetak tiga atau empat.
"Kami memiliki banyak, banyak pertandingan, empat kompetisi dan tentu saja semua orang diperlukan."
Sumber: Sportskeeda
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)

