Gvardiol Bongkar Rahasia Dapur Man City: Pep Guardiola Terobsesi 24 Jam!

Gvardiol Bongkar Rahasia Dapur Man City: Pep Guardiola Terobsesi 24 Jam!
Bek Manchester City, Josko Gvardiol bereaksi setelah gagal memaksimalkan peluang melawan West Ham, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Josko Gvardiol mengungkapkan dampak besar Josep Guardiola terhadap karier sepak bolanya di Manchester City. Bek tangguh asal Kroasia ini mengaku tertular mentalitas obsesif sang pelatih.

Ia kini mulai menerapkan pendekatan analitis yang sangat detail sebelum turun bertanding. Transformasi mental ini menjadi senjata rahasia Man City dalam memburu gelar juara.

Perubahan pola pikir ini diakui Gvardiol terjadi sejak ia bergabung pada Agustus 2023. Kini, ia siap menghadapi tantangan berat di awal tahun 2026.

1 dari 5 halaman

Guardiola Hidup Mati untuk Sepak Bola

Guardiola Hidup Mati untuk Sepak Bola

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Dave Thompson

Guardiola dikenal sebagai pelatih yang sangat perfeksionis dalam mempersiapkan taktik tim. Dedikasi total sang manajer membuat Gvardiol merasa kagum dan sangat terinspirasi.

Ia melihat langsung bagaimana Pep mempersiapkan setiap laga dengan cara forensik.

"Dia hidup untuk olahraga ini, dan dia hidup 24 jam memikirkan semua yang terjadi di sini di tempat latihan," ujar Gvardiol.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 2 Januari 2026
Sunderland Sunderland
03:00 WIB
Man City Man City
2 dari 5 halaman

Terbawa Mimpi hingga Tempat Tidur

Terbawa Mimpi hingga Tempat Tidur

Pelatih Man City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Dave Thompson

Kebiasaan analisis mendalam Pep ternyata menular hingga ke kehidupan pribadi sang pemain. Gvardiol kini sering memikirkan skenario pertandingan bahkan saat hendak beristirahat di rumah.

Hal ini membuatnya selalu siaga mengevaluasi performa diri sendiri setiap saat.

"Juga terkadang saat saya di rumah, saya berpikir 'apa yang bisa saya lakukan lebih baik, apa yang bisa saya lakukan untuk bersiap besok?'," ungkapnya.

"Ketika saya pergi tidur terkadang, saya memikirkan skenario di kepala saya dan saya sangat bersyukur bisa bekerja dengannya," tambah bek berusia 23 tahun itu.

3 dari 5 halaman

Evolusi Sang Bek Tangguh

Kerja keras dan obsesi detail ini membuahkan hasil manis berupa empat trofi bergengsi. Gvardiol merasa level permainannya meningkat pesat berkat bimbingan intensif Guardiola.

Penjelasan detail dari sang pelatih menjadi kunci utama perkembangan kariernya.

"Energi yang dimilikinya dan cara dia mendekati setiap pertemuan serta bagaimana dia memberikan waktu maksimalnya... itu sangat menarik bagi saya," puji Gvardiol.

"Saya pikir juga dalam dua setengah tahun terakhir, dia banyak membantu saya dan saya juga telah banyak berkembang," imbuhnya.

4 dari 5 halaman

Tantangan Angker Stadium of Light

Ujian berat menanti City di awal tahun 2026 saat bertandang ke markas Sunderland. The Black Cats memiliki rekor mengerikan karena belum terkalahkan di kandang musim ini.

Gvardiol sangat mewaspadai energi militan yang dimiliki oleh tim tuan rumah.

"Kami tahu ini tidak akan mudah – saya telah melihat begitu banyak pertandingan mereka bermain di kandang dan betapa bagusnya mereka," tegas Gvardiol.

"Mereka sangat mengejutkan saya – mereka melakukannya dengan sangat baik; Anda bisa merasakan energi yang mereka miliki saat kami melawan mereka," lanjutnya.

5 dari 5 halaman

Perang Mental di Awal Tahun

City wajib menang demi menempel ketat Arsenal di puncak klasemen sementara. Gvardiol menyebut laga ini bukan sekadar adu fisik, tapi juga mind game.

Skuad City harus bermain di level tertinggi selama 90 menit penuh.

"Kami perlu menganalisis mereka lagi – ini akan menjadi permainan yang hebat, permainan yang menarik untuk ditonton dan permainan pikiran saat memainkannya," tutup Gvardiol.