Hari Ini 7 Tahun yang Lalu: Tragedi Kecelakaan Helikopter yang Tewaskan Presiden Leicestter City Vichai Srivaddhanaprabha

Bola.net - Pada 27 Oktober 2018, dunia sepak bola dikejutkan oleh sebuah insiden tragis yang merenggut nyawa lima orang, termasuk sosok penting di balik kejayaan Leicester City.
Helikopter yang ditumpangi oleh Vichai Srivaddhanaprabha, eks bos Leicester City, jatuh tak lama setelah lepas landas dari Stadion King Power. Kecelakaan memilukan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, klub, dan para penggemar di seluruh dunia.
Insiden nahas tersebut terjadi di tempat parkir di luar markas Leicester City, Stadion King Power, setelah pertandingan Liga Premier melawan West Ham United. Helikopter tersebut kehilangan kendali dan jatuh, kemudian meledak, menyebabkan kerugian besar.
Peristiwa ini menjadi salah satu hari terkelam dalam sejarah klub berjuluk The Foxes tersebut, mengingat peran besar Vichai dalam membawa Leicester meraih gelar Premier League.
Tujuh tahun berlalu sejak tragedi itu, kenangan akan Vichai Srivaddhanaprabha eks bos Leicester City masih tetap hidup di hati banyak orang. Investigasi mendalam kemudian dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti di balik kecelakaan helikopter yang merenggut nyawa sang pemilik klub.
Hasil penyelidikan mengungkap adanya kegagalan mekanis fatal yang menjadi pemicu utama insiden tersebut.
Kronologi Detik-detik Tragedi di King Power Stadium
Pada malam yang dingin di Leicester, 27 Oktober 2018, suasana Stadion King Power masih ramai usai pertandingan Liga Premier. Helikopter jenis AgustaWestland AW169 yang membawa Vichai Srivaddhanaprabha eks bos Leicester City bersiap lepas landas dari tengah lapangan.
Sekitar pukul 20:37 waktu setempat, helikopter itu mulai mengudara, membawa serta harapan dan kebahagiaan setelah laga berakhir.
Namun, tak lama setelah lepas landas, terjadi sesuatu yang tidak terduga. Helikopter tersebut tiba-tiba kehilangan kendali, berputar tak terkendali di udara, dan mulai terjatuh dengan cepat.
Pemandangan mengerikan ini disaksikan oleh banyak saksi mata yang masih berada di sekitar stadion. Mereka tak menyangka bahwa momen kebahagiaan akan berubah menjadi tragedi.
Helikopter itu kemudian jatuh di area parkir di luar Stadion King Power, hanya dalam hitungan detik setelah kehilangan kendali. Benturan keras tersebut diikuti oleh ledakan besar dan api yang berkobar, menyelimuti lokasi kejadian.
Tim darurat segera dikerahkan, namun kondisi di lokasi sangat parah, menyisakan puing-puing dan kepedihan yang mendalam.
Korban Jiwa dalam Kecelakaan Helikopter Tragis

Kecelakaan helikopter pada 27 Oktober 2018 ini merenggut nyawa lima orang, meninggalkan duka yang tak terhingga bagi keluarga dan orang-orang terdekat.
Selain pemilik klub, Vichai Srivaddhanaprabha eks bos Leicester City, empat korban lainnya juga turut menjadi korban. Mereka adalah individu-individu penting yang berada di dalam helikopter nahas tersebut.
Dua anggota staf Vichai, Nusara Suknamai dan Kaveporn Punpare, juga turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Kehadiran mereka di sisi Vichai menunjukkan dedikasi dan kedekatan hubungan kerja. Kehilangan mereka tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga dan rekan kerja di klub.
Pilot helikopter, Eric Swaffer, dan rekannya, Izabela Lechowicz, juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Eric Swaffer dikenal sebagai pilot berpengalaman, dan keahliannya dalam menerbangkan helikopter tidak diragukan lagi.
Kehilangan kelima individu ini merupakan kerugian besar bagi banyak pihak, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan.
Investigasi dan Penyebab Kegagalan Mekanis Fatal
Setelah tragedi yang menewaskan Vichai Srivaddhanaprabha eks bos Leicester City, penyelidikan mendalam segera dilakukan oleh Cabang Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) Inggris.
Tujuan utama investigasi ini adalah untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan helikopter tersebut. Hasil penyelidikan sangat krusial untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
AAIB menyimpulkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kegagalan mekanis pada sistem kontrol rotor ekor helikopter. Kegagalan ini membuat helikopter tidak dapat dikendalikan oleh pilot. Secara spesifik, pedal pilot di kokpit terputus dari rotor ekor, yang merupakan komponen vital untuk stabilitas penerbangan.
Laporan AAIB lebih lanjut menjelaskan bahwa hilangnya kendali rotor ekor terjadi karena macetnya bantalan pada aktuator rotor ekor. Kondisi ini menyebabkan pedal di kokpit tidak lagi terhubung dengan rotor ekor, sehingga pilot kehilangan kemampuan untuk mengarahkan helikopter.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 2 November 2026 21:06Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
-
Liga Inggris 2 November 2026 20:42Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
-
Liga Inggris 2 November 2026 20:10Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 3 November 2026 07:20Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
-
Liga Champions 3 November 2026 06:40Anthony Gordon Peringatkan Barcelona: Aston Villa Bukan Lawan yang Enteng!
-
Liga Champions 3 November 2026 06:20Tantang Barcelona, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman untuk Aston Villa!
-
Liga Champions 3 November 2026 06:00Berstatus Tim Underdog, Aston Villa Siap Buat 'Keributan' di Kandang Barcelona
-
Liga Champions 3 November 2026 05:40Usai Kalah di Derby, Inter Milan Bidik Misi Kebangkitan di Kandang Feyenoord
BERITA LAINNYA
-
inggris 2 November 2026 21:06Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
-
inggris 2 November 2026 20:42Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
-
inggris 2 November 2026 20:10Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
-
inggris 2 November 2026 19:49Kans MU untuk Dapatkan Unai Emery itu Nol!
SOROT
-
Liputan6 3 November 2026 06:25Momen 2 Pengunjung Diusir dari Sidang Febrie Adriansyah
-
Liputan6 3 November 2026 06:11Peredaran Uang Palsu Terbongkar di Cengkareng, Dipakai Beli Etomidate
-
Liputan6 3 November 2026 05:49BNPB Ingatkan Ancaman Banjir Usai Kebakaran Hutan
-
Liputan6 3 November 2026 05:19ASN di Ilaga Ditikam OTK, Polisi Selidiki Dugaan KKB
-
Liputan6 2 November 2026 20:40Lapor ke Prabowo, Menko Airlangga Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Solid
-
Liputan6 2 November 2026 19:30Bos Danantara Bertemu Prabowo Hari Ini, Bahas Apa Saja?
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388642/original/045829000_1793661908-IMG-20261102-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388640/original/026971600_1793661114-155329.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388639/original/071600000_1793659791-Kepala_BNPB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388636/original/014984700_1793657981-155333.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388556/original/057361700_1793625551-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312564/original/022789700_1785509518-1000394259.jpg)

