
- Arsenal tengah bersiap menghadapi Cardiff City di pekan keempat Premier League 2018/19, Minggu (2/9) mendatang. Laga tersebut penting bagi Arsenal yang berharap mampu meraih kemenangan kedua mereka di Premier League musim ini.
Arsenal yang dipimpin oleh pelatih anyar, Unai Emery melaju buruk di awal Premier League musim ini. The Gunners menelan kekalahan di dua laga awal dan baru meraih kemenangan di laga ketiga kontra West Ham akhir pekan lalu.
Arsenal berharap memperpanjang laju kemenangan mereka di laga kontra Cardiff akhir pekan nanti. Namun, analis sepak bola, Danny Higginbotham menilai Arsenal akan kembali kesulitan di laga tersebut.
Dikatakannya, gaya bermain Arsenal di bawah Emery menjadi penyebab kesulitan skuat The Gunners. Baca penjelasannya di bawah ini:
Tekanan Intens
Emery mencoba menerapkan permainan dengan tekanan tinggi dan memulai serangan sejak dari belakang. Taktik ini membuat jarak pemain Arsenal berjauhan di lapangan dan mudah dimanfaatkan lawan.Inilah yang menjadi masalah Arsenal.
Di laga kontra West Ham lalu, Higginbotham menilai Arsenal beruntung karena West Ham membuang banyak peluang. Jika tidak, Arsenal sudah ketinggalan banyak gol di paruh waktu.
"West Ham seharusnya memenangkan pertandingan itu. Mereka seharusnya sudah tak terjangkau di paruh waktu tetapi mereka membuang banyak peluang," jelas Higginbotham di skysports.
"Dalam peta posisi rerata, terlalu banyak ruang dalam permainan Arsenal, terlalu banyak ruang bebas di antara bek tengah Arsenal. Itu bisa menimbulkan banyak masalah."
Bek Nyaman
Menurut Higginbotham, taktik yang diinginkan Arsenal sebenarnya wajar. Namun baginya ada satu masalah, yakni peran empat bek. Dikatakannya, dalam permainan yang menuntut tekanan tinggi, Emery harus bisa membuat keempat beknya bermain nyaman di belakang.
"Tak masalah mengatakan anda ingin menekan lawan tetapi anda harus membuat empat bek anda senyaman mungkin, jika tidak anda akan diserang masalah dan tim lawan akan memanfaatkan itu."
"Ketika anda memainkan tekanan tinggi di lapangan, keempat bek adalah masalah sesungguhnya. Jika anda tak menekan sampai lini tengah, akan ada ruang di sana. Akan tetapi jika anda menekan sampai di sana, akan ada ruang di belakang," pungkasnya. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video kecepatan lari Lalu Muhammad Zohri, Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara pada nomor lari estafet 4x100 meter berbuah medali perak untuk Indonesia di Asian Games 2018.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

