
Bola.net - - Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengakui terkadang sulit mengontrol emosi pemain dan pelatih dalam pertandingan panas. Dia bicara soal kekalahan Tottenham dari Arsenal (2-4) pada pekan ke-14 Premier League, Minggu (2/12) lalu.
Kala itu, sempat terjadi kericuhan di babak pertama, tepatnya saat Eric Dier mencetak gol yang menyamakan kedudukan. Dier melakukan selebrasi di sempadan lapangan, dekat dengan pemain cadangan Arsenal yang sedang melakukan pemanasan.
Huru-hara pun tak bisa dihindari. Selebrasi Dier dianggap terlalu menghina Arsenal. Pemain cadangan Arsenal yang sedang melakukan pemanasan lalu terlibat adu fisik dengan skuat Tottenham yang sedang merayakan gol.
Arsenal dan Tottenham kini tengah menunggu sanksi FA. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini:
Tidak Mudah
Menurut Pochettino, laga itu jadi kian panas karena merupakan laga penuh gengsi, derby london antara Tottenham dan Arsenal. Pada pertandingan seperti itu, mengontrol emosi adalah tugas yang tidak mudah.
"Pada saat itu sangat sulit untuk mengontrol emosi anda, itu tidak mudah," buka Pochettino kepada Sky Sports.
"Memang benar bahwa saya berada terlalu jauh dan saya mencoba berlari tetapi saya terlambat [tiba di insiden itu]. Sulit melihat apa yang terjadi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dengan sanksi FA dan investigasinya."
Tak Bicara

Lebih lanjut, Poch sendiri mengaku tak bicara terlalu banyak pasca insiden itu. Sebagai pelatih, dia akan selalu mendukung pemainnya, meski dia sadar pihaknya masih menunggu sanksi.
"Sejujurnya, saya tidak berbicara dengan dia [Dier]. Jika anda Arsenal, anda memandang ini dalam satu arah, jika anda pelatih Arsenal, atau pelatih Spurs, atau salah satu pemain yang sedang melakukan pemanasan, anda akan mendukung pemain anda."
"Rasanya masuk akal untuk tak bicara terlalu banyak karena sekarang itu sudah berlalu dan FA akan memberi sanksi atau tidak, ini masih dalam investigasi," tandas dia.
Berita Video
Berita video perjalanan Luka Modric yang pernah menjadi korban perang Balkan hingga raih Ballon d'Or 2018.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:45Prabowo: Kalau Kita Diejek, Balas dengan Sopan Santun
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)

