
Bola.net - Chelsea harus berhati-hati dalam pergerakan transfer pemain di tengah pandemi virus corona ini. Mereka harus belajar dari Manchester United dalam merekrut Donny van de Beek, yang bisa langsung berlatih dan bermain begitu tiba nanti.
Kerumitan transfer ini muncul setelah pemerintah Inggris menerbitkan peraturan baru. Ada beberapa negara yang masuk daftar waspada corona, alhasil pemain-pemain yang didatangkan dari negara tersebut tidak boleh langsung berlatih dengan tim, harus swakarantina selama 14 hari.
Kasus ini terjadi pada Gabriel Magalhaes di Arsenal. Meski sudah tes medis dan sudah diumumkan, kabarnya Magalhaes tidak bisa langsung berlatih dengan tim, harus menunggu masa karantina 14 hari.
Meski begitu, MU ternyata berhasil mengakalinya dengan transfer Van de Beek. Bagaimana bisa? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Van de Beek tanpa karantina
Van de Beek saat ini tengah bersama-sama rekannya di Timnas Belanda, bersiap menyambut pertandingan UEFA Nations League (UNL). Dia sempat meninggalkan timnas sebentar untuk menjalani tes medis di MU beberapa hari lalu.
Van de Beek akan kembali ke Timnas Belanda, bersiap menyambut pertandingan kontra Polandia dan Italia. Baru setelahnya dia akan bergabung dengan tim MU, yang ternyata tidak perlu menjalani swakarantina selama 14 hari.
Hal ini dikarenakan adanya pengecualian dalam peraturan pemerintah Inggris tersebut. Van de Beek sudah didaftarkan sebagai pemain MU sebelum membela Timnas Belanda di UNL, yang berarti kepergiannya akan dianggap sebagai hak istimewa.
Ada pengecualian untuk pemain-pemain yang pergi ke negara lain untuk kegiatan olahraga, Van de Beek salah satunya. Namun, syaratnya dia tidak boleh kembali ke Belanda setelah membela Timnas, harus langsung ke Manchester.
Bisa ditiru Chelsea
Langkah MU dengan Van de Beek ini pun bisa ditiru Chelsea yang akan segera mengumumkan pembelian Havertz.
Saat ini Havertz pun sedang bersama Timnas Jerman, menyambut UNL. Dia pun dikabarkan telah meninggalkan Timnas sejenak untuk menjalani tes medis bersama Chelsea dan akan segera diumumkan.
Sama seperti Van de Beek, Havertz sebaiknya tidak kembali ke Jerman setelah membela Timnas, harus langsung ke London. Jika tidak, dia bakal terpaksa menjalani masa karantina mandiri selama dua pekan.
Tentu skenario ini harus dihindari Chelsea. Pemain baru diharapkan bisa langsung berlatih menyambut musim baru yang akan segera tiba.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Kai Havertz: Anak Polisi, Pendidikan, dan Bermain Sepak Bola untuk Kesenangan
- Chelsea Disebut Tidak Terlalu Membutuhkan Kai Havertz, Terus Kenapa Beli?
- Transfer Kai Havertz ke Chelsea dan Efek Domino di Bayer Leverkusen
- Kai Havertz Sudah Selesai Tes Medis di Chelsea
- Ternyata, Ini Dia Orang yang Membuat Kai Havertz Mau Pindah ke Chelsea
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:02Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

