FOLLOW US:


Ini Pelajaran Berharga yang Dipetik MU Pasca Gonta-Ganti Pelatih

20-03-2019 12:30

 | Ole Gunnar Solskjaer

Ini Pelajaran Berharga yang Dipetik MU Pasca Gonta-Ganti Pelatih
Ole Gunnar Solskjaer © AFP

Bola.net - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand melayangkan kritik keras kepada pemilik MU, keluarga Glazers. Dia berharap keluarga asal Amerika itu sudah memahami betapa pentingnya nilai MU bagi banyak fans mereka dan supaya mereka mau bekerja lebih keras lagi.

Glazer terus dikritik karena keputusan-keputusan yang keliru sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013 lalu. Salah satu keputusan mereka yang paling buruk adalah keputusan mengganti beberapa pelatih hanya dalam waktu singkat.

Betapa tidak, pasca Ferguson, MU pernah ditangani David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan kini Ole Gunnar Solskjaer. Pergantian itu hanya membuat skuat MU kian tidak stabil, dan hal ini merugikan tim.

Sebab itu, Ferdinand berharap MU tidak lagi doyan berganti pelatih. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Kembali Seperti Sedia Kala

Penunjukkan Solskjaer sebagai pelatih sebenarnya bisa berarti banyak hal. Salah satunya, yang paling penting berarti MU kembali seperti sedia kala, menggunakan cara-cara lama yang diterapkan Sir Alex Ferguson.

"Kami sudah mencoba pelatih-pelatih berbeda, mencoba filosofi yang berbeda, dan pada akhirnya kami kembali pada cara kerja kami di masa lalu dan itulah yang akan bekerja untuk masa depan," ungkap Ferdinand kepada Independent.

"Saya hanya berharap pemilik klub mau menyadari bahwa cara mereka mengelola klub dan perubahan pelatih yang mereka lakukan dalam waktu cepat bukanlah cara kerja MU."

2 dari 2

Bukan Seperti Klub Lain

Alasan Ferdinand sederhana, MU tidaklah seperti klub-klub lain dan pelatih yang tidak memahami jati diri MU jelas akan kesulitan. Sebab itu, hanyalah mantan pemain atau mantan pekerja di MU yang layak menangani Setan Merah.

"Anda memerlukan pemimpin yang memahami klub ini dan itulah yang kami miliki sekarang [Solskjaer]."

"MU tidak seperti klub lain dan orang-orang yang tidak memahami itu akan gagal ketika mereka pergi ke sana," tandasnya.