
Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Kleberson memiliki penjelasan mengapa dua pemain mereka, Fred dan Andreas Pereira tampil kurang maksimal di skuat Setan Merah. Kleberson percaya kedua pemain ini masih kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain di Premier League sehingga mereka urung tampil maksimal.
Tahun lalu, Manchester United resmi mendatangkan Fred dari Shakhtar Donetsk. Tidak tanggung-tanggung, Setan Merah membayar sekitar 52,5 juta pounds untuk transfer sang pemain.
Namun di musim perdananya, Fred masih belum tampil maksimal di lini tengah United, begitu juga dengan Pereira. Alhasil kedua pemain ini lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pemain cadangan di musim lalu.
Kleberson percaya kedua pemain ini tampil kurang maksimal karena masih menyesuaikan diri dengan atmosfer Premier League. "Musim lalu, Fred dan Andreas Pereira menjalani musim yang kurang baik di Manchester United," ujar Kleberson kepada Manchester Evening News.
"Mereka berdua datang dari latar belakang budaya yang berbeda. Di Brasil, permainan sepakbola lebih bertumpu kepada aspek teknik, di mana seorang pemain lebih banyak membawa bola dalam permainan cair ala Brasil."
"Ketika tim mereka tidak bermain dengan baik, maka segalanya menjadi sulit karena mereka mungkin tidak cocok dengan gaya bermain yang diperagakan tim mereka."
"Ketika United hanya menggunakan dua gelandang di tengah, maka akan sulit bagi mereka menguasai bola. Karena situasi itu, kedua pemain ini mengalami kesulitan."
Baca lanjutan analisis Kleberson di bawah ini.
Harus Berkembang
Kleberson sendiri menyarankan agar kedua pemain ini bekerja lebih keras agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan ritme permainan United.
"Jika tim ini bermain dengan baik dan para pemain lain juga berkembang, maka ini akan memacu Fred dan Pereira untuk bekerja dan bermain lebih baik dan kita akan melihat perkembangan mereka."
"Saya rasa akan sangat bagus jika mereka bekerja lebih banyak dalam hal penguasaan bola dan juga meningkatkan kreatifitas permainan mereka."
"Mereka harus lebih atletis dan juga agresif serta lapar dalam merebut bola. Pemain dan juga penggemar sepakbola dari Amerika Selatan lebih menyukai sisi teknis dan juga menyerang dari sebuah pertandingan." tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:23Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7897788/original/059664800_1780727172-WhatsApp_Image_2026-06-06_at_11.58.05.jpeg)

