
Bola.net - Michael Carrick kini memegang kendali di Manchester United dalam situasi yang tidak mudah. Ia ditunjuk sebagai manajer interim setelah Setan Merah memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim.
Penunjukan Carrick terjadi setelah periode singkat yang juga melibatkan Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Klub bergerak cepat demi menjaga stabilitas tim di tengah tekanan hasil.
Nama Carrick sempat muncul setelah sejumlah kandidat lain dipertimbangkan, termasuk Ole Gunnar Solskjaer. Namun, manajemen akhirnya mempercayakan kursi panas itu kepada mantan gelandang andalan mereka tersebut.
Tugas Carrick jelas tidak ringan karena ia datang di tengah ekspektasi tinggi publik Old Trafford. Meski begitu, satu hal sudah ia pastikan sejak awal: ia tidak akan meniru gaya legendaris Sir Alex Ferguson yang terkenal keras di ruang ganti.
Carrick tak Akan Meniru Gaya Sir Alex

Sebagai sosok yang pernah lama merasakan atmosfer ruang ganti era Sir Alex Ferguson, Carrick paham betul seperti apa standar tinggi yang diterapkan sang legenda. Namun, ia menegaskan tidak akan mencoba menyalin metode terkenal tersebut.
Istilah hairdryer treatment begitu identik dengan Ferguson di masa jayanya. Sang manajer legendaris dikenal tak segan memarahi pemain tepat di depan wajah mereka ketika melakukan kesalahan atau tak disiplin.
Carrick sendiri mengakui bahwa ia bukan tipe pelatih yang gemar berteriak atau mengamuk. Ia merasa setiap manajer memiliki pendekatan berbeda dalam mengelola karakter dan emosi pemain.
Ketika ditanya oleh BBC Sports apakah ia akan memberikan perlakuan keras ala Ferguson, Carrick menjawab tegas: “Ya, saya tidak yakin saya bisa menirunya! Saya tidak akan mencoba!”
Pujian Tinggi untuk Sir Alex

Meski tidak ingin meniru gaya tersebut, Carrick tetap menunjukkan rasa hormat luar biasa kepada Ferguson. Ia mengakui metode sang mantan bos terbukti efektif dalam mengeluarkan potensi terbaik pemain.
Carrick mengingat betul bagaimana suasana berubah ketika Ferguson mulai meninggikan suara. Para pemain, termasuk dirinya, bisa langsung merasakan tekanan yang membuat mereka kembali fokus.
Namun, ia juga menilai bahwa keberhasilan Ferguson bukan semata soal teriakan di ruang ganti. Ada kecerdasan dan kemampuan membaca karakter yang membuat pendekatan itu berhasil.
“Beberapa kali saya melihatnya dan itu membuat Anda terkejut, berusaha menjauhinya. Tapi, sekali lagi, Anda berbicara tentang Sir Alex dan ia adalah seorang jenius dalam memanfaatkan orang dan mendapatkan yang terbaik dari orang-orang dengan begitu banyak cara yang berbeda - dukungan, dorongan, terkadang sedikit lebih keras daripada dorongan - tetapi itu berhasil. Itu semua tentang mendapatkan yang terbaik dari para pemainnya," terang Carrick.
Dengan pendekatan yang lebih tenang, Carrick kini berusaha membangun versinya sendiri sebagai manajer interim. Ia mungkin tidak membawa hairdryer ke ruang ganti, tetapi targetnya tetap sama: mengeluarkan performa maksimal dari skuad Manchester United.
Klasemen Liga Inggris
(BBC Sports)
Baca Juga:
- Penerus Casemiro di Manchester United Berasal dari Jerman?
- Michael Carrick Selangkah Lebih Dekat Jadi Manajer Permanen Manchester United
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
- MU Patah Hati! Sandro Tonali Tidak Minat Gabung Setan Merah
- Bukan Wacana Doang, Manchester United Siapkan Tawaran Perdana untuk Pemain Barcelona Ini
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 10 April 2026 09:15Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
-
Liga Inggris 10 April 2026 09:03
LATEST UPDATE
-
Voli 10 April 2026 09:41 -
Voli 10 April 2026 09:41 -
Voli 10 April 2026 09:37 -
Asia 10 April 2026 09:35 -
Bulu Tangkis 10 April 2026 09:33 -
Tim Nasional 10 April 2026 09:32
MOST VIEWED
- Scholes Minta Man United Bersih-bersih Besar: 9 Pemain Harus Pergi, Siapa Saja yang Masuk Daftar?
- Manchester United Dapat Berkah Kemenangan Arsenal atas Sporting CP: Tiket Liga Champions Makin Dekat dari Genggaman
- Pengorbanan Besar Harry Maguire untuk Setan Merah: Rela Potong Gaji demi Bertahan di Manchester United
- Jangan Panik, Arsenal!
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4861888/original/045738200_1718240158-Metal_Gear_Solid_Delta_01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549173/original/050248500_1775598453-000_A6ZX68W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551003/original/082818800_1775715061-1000284951.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551830/original/069259100_1775759347-IMG-20260409009.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5366693/original/076493100_1759282163-AP25273669909681.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551493/original/077901800_1775727627-Pau_Cubarsi_redcard.jpg)

