
Bola.net - Mikel Arteta melontarkan kritik pedas soal jadwal pertandingan Arsenal. Ia menuntut agar Premier League menghormati situasi timnya.
Kemarahan Arteta dipicu oleh perubahan jadwal perempat final Carabao Cup. Arsenal kini harus bermain dua kali hanya dalam rentang tiga hari.
Laga melawan Crystal Palace di piala domestik itu dipindah ke 23 Desember. Padahal, The Gunners sudah dijadwalkan berlaga di liga pada 21 Desember.
Arteta menuntut laga Premier League melawan Everton diubah. Ia khawatir jadwal padat ini membahayakan skuadnya yang sedang tipis.
Tuntutan Pindah Laga Everton
Mikel Arteta secara terbuka meminta Premier League segera bertindak. Ia ingin laga melawan Everton dimajukan, kemungkinan ke 20 Desember.
Baginya, bermain dalam dua laga kompetitif dengan jeda hanya dua hari sangat tidak masuk akal. Ia yakin liga akan mengubah jadwal tersebut.
"Semoga mereka akan memindahkan pertandingan Premier League kami," kata bos The Gunners itu pada hari Senin.
"Karena bermain dua hari kemudian tidak masuk akal," tegas Arteta.
Arsenal Ingin Dihormati
Arteta juga merespons sinis pertanyaan soal kedalaman skuadnya. Ia mengingatkan bahwa Arsenal sedang krisis pemain depan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan masalah ini adalah soal kesejahteraan pemain. Ia menuntut agar pendapat klub didengar dan dihormati.
"Kami kehilangan banyak pemain, banyak pemain depan," kata Arteta.
"Jika kami terus melakukan itu setiap tiga hari... kami ingin dihormati lagi" tuntutnya.
Suara Pemain Diabaikan
Keluhan Arteta mendapat dukungan dari pemainnya, Leandro Trossard. Ia frustrasi karena suara pemain tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan kalender.
Trossard merasa pihak penyelenggara seharusnya bisa mengantisipasi masalah ini. Apalagi para pemain sudah sering mengeluhkan padatnya jumlah laga.
"Saya rasa begitu. Jelas terserah orang yang membuat kalender di awal tahun," kata Trossard.
"Saya pikir mereka harus tahu hal-hal semacam ini bisa terjadi," sambungnya.
EFL Salahkan Kompetisi Eropa
Di sisi lain, EFL (penyelenggara Carabao Cup) memberikan respons. Mereka menyebut kemacetan jadwal kini "sepenuhnya tidak terhindarkan".
EFL menuding biang keroknya adalah ekspansi kompetisi Eropa. Mereka merasa tidak pernah diajak berkonsultasi oleh UEFA.
"Ekspansi kompetisi piala Eropa," rilis EFL.
"(Itu) dilaksanakan tanpa konsultasi yang memadai dengan liga domestik," lanjut pernyataan itu.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Maret 2026 20:48 -
Tim Nasional 25 Maret 2026 20:44 -
Tim Nasional 25 Maret 2026 20:08 -
Piala Dunia 25 Maret 2026 19:52 -
Piala Dunia 25 Maret 2026 19:38 -
Tim Nasional 25 Maret 2026 19:28
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397951/original/070618500_1761822669-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443803/original/060857500_1765748374-kylian-mbappe-real-madrid-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513586/original/021251700_1772026737-IMG-20260225-WA0089.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473355/original/050528300_1768432614-000_92QQ6UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537330/original/010483800_1774420484-1001114660.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537219/original/043132100_1774414343-learnmore_jonasi.jpg)

