
Bola.net - Eberechi Eze seolah menghilang dari radar dalam beberapa pekan terakhir. Gelandang serang berusia 27 tahun itu hanya duduk manis di bangku cadangan dalam empat laga Liga Inggris terakhir Arsenal.
Situasi ini tentu memancing pertanyaan, mengingat statusnya sebagai rekrutan anyar yang diharapkan bersinar. Namun, Mikel Arteta buru-buru menepis kekhawatiran soal masa depan sang pemain.
Manajer Arsenal itu justru memberikan sinyal kuat akan adanya perubahan peran. Arteta mengisyaratkan bahwa Eze akan mendapatkan panggung yang lebih besar dalam beberapa waktu mendatang.
Eze: Profesionalisme Top!

Arteta menegaskan bahwa minimnya menit bermain belakangan ini bukan karena penurunan kualitas. Sebaliknya, ia memuji respons Eze yang dianggap luar biasa dalam menghadapi persaingan skuad.
Sang manajer bahkan menyebut level keinginan Eze untuk bermain justru melonjak drastis. Sikap inilah yang membuat Arteta yakin mantan pemain Palace itu siap meledak kembali.
"Tingkat hasratnya justru makin tinggi," ujar Arteta.
Arteta menyoroti etos kerja Eze di sesi latihan harian. Sang pemain terus berusaha keras mengubah keputusan pelatih agar memberinya menit bermain.
"Cara dia berlatih setiap hari, cara dia menginginkannya, cara dia melakukan segala hal untuk mengubah pikiran saya. Dia sangat fenomenal dan itu tidak mudah," tambah Arteta.
Versi Terbaik Eze Segera Muncul
Publik tentu masih ingat momen magis Eze saat mencetak hat-trick ke gawang Tottenham Hotspur di Derby London Utara, November lalu. Arteta yakin performa level atas seperti itu akan kembali terlihat antara sekarang hingga akhir musim.
Arteta meminta semua pihak untuk menyadari kualitas kedalaman skuad Arsenal saat ini. Menurutnya, sikap Eze yang tetap positif saat tidak bermain adalah aset besar bagi tim.
"Sangat mudah untuk berharap (selalu main), tapi dengan level pemain yang kita bicarakan di sini, itu tidak mudah. Saya sangat yakin kita akan melihat versi hebat dari 'Ebz' dalam beberapa bulan ke depan," tegas pelatih asal Spanyol itu.
"Ebz luar biasa saat dia bermain, dan (tetap luar biasa) saat dia tidak banyak bermain," puji Arteta.
Di Mana Posisi Ideal Eze?
Di bawah asuhan Arteta, Eze kerap dimainkan sebagai penyerang sayap kiri atau gelandang serang nomor sepuluh. Namun, perdebatan soal posisi terbaiknya terus bergulir.
Arteta tidak mau terpaku pada satu posisi kaku. Baginya, penempatan Eze lebih bergantung pada koneksi atau chemistry dengan pemain di sekitarnya.
"Memang benar dia selalu lebih condong ke kiri, baik saat bermain melebar atau di ruang sempit," jelas Arteta.
Namun, fleksibilitas Eze memungkinkan dia untuk beroperasi di sisi seberang dengan sama baiknya. Kecerdasan taktis sang pemain menjadi kunci utamanya.
"Dia juga menjalani beberapa pertandingan hebat bersama kami saat bermain di kanan. Dia begitu cerdas, dia pesepakbola yang sangat bagus sehingga bisa menempati ruang mana pun," pungkas Arteta.
"Saya lebih terdorong menempatkannya berdasarkan hubungannya dengan pemain di sekitarnya daripada sekadar posisinya."
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:36Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 07:05Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 06:07Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 9 Januari 2026 09:49 -
Voli 9 Januari 2026 09:43 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:36 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:34 -
Voli 9 Januari 2026 09:21 -
Liga Spanyol 9 Januari 2026 09:18
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Ruang Ganti Man United Bergejolak: Mayoritas Pemain Kecewa Ruben Amorim Dipecat, Bruno Fernandes dan Harry Maguire Buka Suara
- Ranking Manajer Manchester United Pasca-Ferguson: Amorim Terburuk, Mourinho Tak Tergoyahkan
- Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443700/original/061568300_1765714214-Rano_Karno_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467578/original/049374000_1767923191-AC_Milan_s_Matteo_Gabbia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467572/original/010560100_1767922526-Genoa_s_Nicolae_Stanciu__right__reacts_after_missing_a_chance_to_score_from_a_penalty_spot_during_the_Serie_A_soccer_match_between_AC_Milan_and_Genoa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467549/original/032120700_1767921748-AC_Milan_s_head_coach_Massimiliano_Allegri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467108/original/070332500_1767862844-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.49.jpeg)

