FOLLOW US:


Keane: Moyes Dipermainkan United

14-10-2014 13:13

 | David Moyes

Keane: Moyes Dipermainkan United
Man Utd dituding sudah permainkan Moyes sejak awal. © AFP
Bola.netBola.net - Roy Keane terus menebar serangan pada Manchester United, kali ini ia menuding bekas klubnya itu mempermainkan David Moyes sebagai manajer tim musim lalu.

Moyes dilengserkan, bahkan sebelum musim kemarin berakhir, karena dianggap tak mampu mengangkat performa Setan Merah sepeninggal Sir Alex Ferguson. Namun di mata Keane, pria Skotlandia itu tak sepenuhnya bersalah karena ia mewarisi 'ruang ganti yang sudah loyo'.

"Saat ia mengambil alih, Moyes masih mewarisi tim yang bagus dan mungkin saat itu ruang ganti yang apik. Tapi yang tak Anda butuhkan, dan Man United selalu bagus mengatasinya, adalah ketidakpastian - dan jelas ada hal itu dengan (Nemanja) Vidic, Rio (Ferdinand), (Patrice) Evra dan (Ryan) Giggsy mendekati akhir kontrak. Itu tak membantu," beber Keane dalam biografinya.

Mantan gelandang Republik Irlandia nan kontroversial itu juga menilai kegagalan transfer yang digalang chief executive baru Ed Woodward sudah berimbas besar pada kinerja Moyes di Old Trafford, dan ia menuding hal itu seolah 'disengaja' oleh petinggi klub juga para pemain.

"Ia tak mendapat pemain yang jelas-jelas ia uber di musim panas, namun saya tak merasa itu salah manajer, mungkin chief executive yang harus berkaca. Ada dua atau tiga yang sudah diincar tapi gagal dan mereka akhirnya mendapatkan satu atau dua di deadline bursa, Juan Mata di Januari tapi tim sudah rusak saat itu. Saya pergi ke Old Trafford dan ada banyak aura negatif di sana, seolah Moyes dipermainkan dari pekan pertama," sambungnya.

Keane mengimbuhi, "Aura negatif itu masuk ke ruang ganti, dan itu sebabnya saya merasa ruang ganti mereka lemah. Mereka harusnya mengatasi itu, pemain harusnya bekerja lebih baik. Saya melihat beberapa laga dan apapun yang terjadi - politik, manajer hengkang, kurangnya amunisi, mereka harusnya berbuat lebih baik. Mereka mengecewakan Moyes, itu tak diragukan lagi."