Kelemahan Liverpool Terungkap! Strategi Mengulur Waktu Everton Ternyata Efektif

Yaumil Azis | 25 April 2022 08:45
Skuad Liverpool merayakan gol Andy Robertson dalam laga derby versus Everton, Minggu (24/4/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Liverpool dibuat menderita oleh Everton dalam pertemuan derby merseyside di Premier League, Minggu (24/4/2022). Untungnya, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Everton mengusung permainan bertahan dan membiarkan bola lebih banyak dikuasai oleh Liverpool. Penguasaan bolanya hanya 19 persen saja. Kendati demikian, mereka masih bisa melepaskan total sembilan tembakan.

Liverpool sendiri melepaskan 18 tembakan, empat menemui sasaran. Namun klub berjuluk the Reds itu harus menanti sampai menit ke-62 sampai gol pertamanya yang dicetak Andrew Robertson tercipta.

Penantian itu dikarenakan Everton memasang benteng yang tebal serta strategi mengulur waktu bahkan sejak babak pertama. Lalu lima menit sebelum duel usai, the Reds menggandakan keunggulannya lewat Divock Origi.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Dipersulit Strategi Everton

Everton menerapkan strategi mengulur waktu di penghujung babak pertama. Sang kiper, Jordan Pickford, seringkali menahan permainan cukup lama sembari terbaring di tanah usai menangkap bola.

Itu disebut strategi karena Pickford menunjukkan niatan mengulur waktu dengan ekspresi senyum setiap kali menahan bola di pelukannya. Klopp mengakui cara ini menyulitkan timnya.

Ketika ditanya soal taktik Everton ini, Klopp menjawab: "Ya, tentu saja kami sudah menduganya, tapi kami tidak bereaksi dengan sangat baik."

"Ini menyulitkan, setiap bola yang dipegang Pickford, dia mengambil waktu lima menit. Kami tidak bisa mendapatkan ritme [permainan], di mana itu penting untuk membongkar pertahanan rendah," lanjutnya kepada BBC Sport.

2 dari 2 halaman

Cara Liverpool Mengatasinya

Situasinya benar-benar kritis buat Liverpool pada momen itu. Mereka harus memenangkan pertandingan karena sang rival, Manchester City, berhasil meraih tiga poin sehari sebelumnya.

Untungnya, para pemain Liverpool tidak frustrasi. Mereka tetap bersabar dalam membongkar pertahanan dan strategi Everton. Keputusan pergantian pemain yang dilakukan Klopp pun memiliki kontribusi besar dalam kemenangan ini.

"Kami tetap dingin dan tenang. Pergantian pemain cukup membantu, pemain yang bugar, formasi yang berbeda. Itu membuat lawan kesulitan. Kami menang 2-0, itu sudah cukup," pungkasnya.

Liverpool tidak punya waktu banyak untuk beristirahat setelah menjalani laga berat ini. Pada Kamis (28/4/2022) nanti, mereka akan menjamu Villarreal dalam partai leg pertama semifinal Liga Champions di Anfield.

(BBC Sport)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR