
Bola.net - Keputusan kontroversial terjadi saat Arsenal menang 1-0 atas Newcastle di Emirates Stadium. Insiden yang melibatkan Nick Pope memicu perdebatan panas di akhir laga.
Arsenal merasa dirugikan setelah Pope hanya menerima kartu kuning usai menjatuhkan Viktor Gyokeres. Keputusan itu tetap bertahan meski telah ditinjau oleh VAR.
Pihak Premier League kemudian merilis penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Mereka menilai tidak ada pelanggaran yang memenuhi kriteria peluang emas yang digagalkan.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi keras terhadap keputusan tersebut. Ia menganggap insiden itu seharusnya berujung kartu merah bagi Pope.
Kronologi Insiden di Emirates
Momen krusial terjadi di paruh kedua ketika Pope keluar dari sarangnya untuk mengantisipasi bola. Namun, ia salah membaca arah bola dan justru menjatuhkan Gyokeres.
Wasit Samuel Barrott langsung memberikan kartu kuning di lapangan. VAR kemudian meninjau ulang, tetapi tidak mengubah keputusan tersebut.
Keputusan ini memicu reaksi dari para pemain Arsenal di lapangan. Mereka merasa peluang emas timnya dihentikan secara ilegal oleh kiper lawan.
Penjelasan Resmi Premier League
Melalui Match Centre, Premier League memberikan alasan mengapa kartu merah tidak diberikan. Mereka menyatakan bahwa situasi tersebut tidak memenuhi unsur DOGSO (deny an obvious goal scoring opportunity).
Dalam pernyataannya, dikatakan bahwa ada bek Newcastle yang masih berpeluang mengamankan bola. Pemain yang dimaksud adalah Malick Thiaw, yang berada cukup dekat dengan kejadian.
Pernyataan itu berbunyi, “Keputusan wasit memberikan kartu kuning kepada Pope telah diperiksa dan dikonfirmasi VAR karena dinilai tidak menggagalkan peluang emas akibat kedekatan bek Newcastle yang masih bisa menguasai bola.”
Penjelasan ini tidak sepenuhnya meredakan kontroversi yang muncul. Banyak pihak tetap mempertanyakan interpretasi aturan dalam situasi tersebut.
Reaksi Keras Mikel Arteta
Arteta secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap keputusan tersebut. Ia menilai pelanggaran Pope jelas layak mendapatkan kartu merah.
“Saya harus mengatakan, menurut saya, itu kartu merah yang jelas,” kata Arteta. “Saya sudah melihatnya sepuluh kali, dan jika Anda pernah bermain sepak bola, itu kartu merah.”
Ia juga menyinggung kejadian lain saat Arsenal menghadapi Manchester City. Dalam laga itu, ia merasa keputusan serupa kembali merugikan timnya.
Arteta merujuk pada insiden antara Kai Havertz dan Abdukodir Khusanov yang juga tidak menghasilkan kartu merah. Menurutnya, keputusan-keputusan ini berdampak besar pada persaingan gelar.
“Saya tidak mencari alasan, tetapi ini terjadi di momen penting ketika segalanya dipertaruhkan,” ujar Arteta. Ia berharap ke depan akan ada konsistensi dalam pengambilan keputusan wasit.
Kontroversi ini kembali menyoroti peran VAR dalam pertandingan Arsenal musim ini. Perdebatan soal interpretasi aturan kemungkinan masih akan berlanjut di pekan-pekan berikutnya.
Sumber: London Evening Standard
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:07Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 13:43Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:25Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:07Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 13:52Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 13:49Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:58Teka Teki Lansia 70 Tahun jadi Target Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:42Kronologi Lansia 70 Tahun Lawan Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:34Cerita Lansia 70 Tahun Melawan Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:10KSP Dudung: Pemerintah Buka Ruang Masyarakat Sampaikan Kritik
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:05Nasib 2 Pelaku Bully Bocah Tersetrum hingga Koma
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257448/original/081969600_1781242461-InShot_20260612_111941327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257453/original/044273900_1781243419-Oh-Hyeon-gyu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256066/original/078664300_1781146615-Desain_tanpa_judul__5_.jpg)
