
Bola.net - Klub-klub Premier League terus berinovasi dengan berbagai taktik untuk meraih kemenangan. Salah satu strategi yang kini kembali populer dan menunjukkan peningkatan signifikan adalah tren lemparan ke dalam jarak jauh di Premier League. Taktik ini digunakan sebagai senjata ofensif yang ampuh untuk menciptakan peluang gol.
Terbaru, akhir pekan lalu, Benjamin Sesko membawa Manchester United menang lewat gol sundulan yang berawal dari lemparan jarak jauh. Dalot melempar bola dari sisi kiri pertahanan lawan, terjadi kemelut di kotak penalti, dan akhirnya Sekso menyambar bola untuk mencetak gol.
Peningkatan penggunaan lemparan ke dalam jarak jauh ini menarik perhatian banyak pengamat dan penggemar sepak bola. Beberapa tim mulai mengadopsinya secara lebih sistematis, menyadari potensi besar yang dimilikinya. Efektivitas taktik ini bahkan seringkali disandingkan dengan kemampuan lemparan ke dalam yang dimiliki oleh pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Data statistik terbaru menunjukkan bahwa klub-klub Premier League semakin menyadari bagaimana lemparan ke dalam yang kuat dan akurat dapat menjadi cara efektif untuk menekan pertahanan lawan dan membuka celah di area penalti.
Peningkatan Signifikan Penggunaan Taktik Jarak Jauh
262 - There've been 262 long-throws into the opposition penalty area in the Premier League this season, already 45% of the total for the entirety of last season (578). Delap. pic.twitter.com/mC2h1aa9lN
— OptaJoe (@OptaJoe) October 6, 2025
Statistik dari Opta mengungkapkan adanya peningkatan yang sangat signifikan dalam penggunaan tren lemparan ke dalam jarak jauh di Premier League. Pada musim ini saja, sudah tercatat 262 lemparan ke dalam jarak jauh yang diarahkan langsung ke area penalti lawan.
Angka ini mencapai 45% dari total keseluruhan lemparan serupa yang terjadi sepanjang musim lalu, yang berjumlah 578. Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa klub-klub Premier League kini semakin menyadari potensi besar dari taktik ini untuk menciptakan kekacauan di pertahanan lawan dan menghasilkan peluang gol yang berharga.
Lemparan ke dalam jarak jauh kini bukan lagi sekadar insiden sporadis, melainkan telah menjadi bagian integral dari strategi beberapa tim. Mereka melihatnya sebagai cara efektif untuk mengancam gawang lawan, terutama dalam situasi bola mati yang strategis.
Inspirasi dari Luar Liga: Lemparan Pratama Arhan

Di Indonesia, kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh yang kuat dan akurat seringkali dikaitkan dengan nama Pratama Arhan. Bek kiri tim nasional Indonesia ini dikenal mampu mengirim bola langsung ke kotak penalti lawan dari jarak jauh, seringkali berujung pada peluang emas atau bahkan gol.
Gaya lemparan Arhan telah menjadi referensi populer di media Indonesia untuk menggambarkan efektivitas taktik serupa. Kemampuannya yang luar biasa dalam memanfaatkan situasi lemparan ke dalam telah membuktikan bahwa ini adalah senjata mematikan yang bisa mengubah jalannya pertandingan.
Meskipun Pratama Arhan tidak bermain di Premier League, gaya lemparan ke dalamnya menjadi tolok ukur. Ini menunjukkan bagaimana teknik spesifik seperti ini bisa menjadi pembeda di level tertinggi sepak bola, menginspirasi tim-tim untuk mencari pemain dengan kemampuan serupa.
Pelopor dan Penerus: Pemain Kunci di Premier League
Sejarah tren lemparan ke dalam jarak jauh di Premier League tidak bisa dilepaskan dari sosok Rory Delap. Mantan pemain Stoke City ini adalah salah satu pelopor utama yang menggunakan lemparan ke dalam jarak jauh sebagai senjata utama timnya, terutama di bawah asuhan Tony Pulis.
Lemparan-lemparan Delap seringkali berfungsi layaknya tendangan sudut, menciptakan banyak peluang gol dan membuat pertahanan lawan kelabakan. Delap telah menjadi ikon untuk taktik ini, dan banyak tim modern kini mencoba meniru efektivitas serta dampaknya di lapangan.
Beberapa pemain di Premier League saat ini juga dikenal memiliki kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh yang efektif. Contohnya termasuk Ezri Konsa dan Matty Cash dari Aston Villa, yang kadang-kadang menggunakan lemparan jauh mereka untuk menciptakan tekanan dan ancaman di area lawan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 12 April 2026 02:24 -
Liga Inggris 12 April 2026 01:29Hasil Liverpool vs Fulham: Sensasi Remaja 17 Tahun di Anfield
-
Liga Inggris 11 April 2026 22:55 -
Liga Inggris 11 April 2026 21:34
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 12 April 2026 04:00 -
Liga Italia 12 April 2026 03:55 -
Liga Spanyol 12 April 2026 03:55 -
Liga Spanyol 12 April 2026 03:45 -
Liga Italia 12 April 2026 03:35 -
Asia 12 April 2026 03:17
MOST VIEWED
- Scholes Minta Man United Bersih-bersih Besar: 9 Pemain Harus Pergi, Siapa Saja yang Masuk Daftar?
- Manchester United Dapat Berkah Kemenangan Arsenal atas Sporting CP: Tiket Liga Champions Makin Dekat dari Genggaman
- Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
- Akhir Sebuah Era! Susul Salah, Andrew Robertson Resmi Tinggalkan Liverpool Setelah 9 Tahun Penuh Trofi
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553268/original/079072300_1775925708-AC_Milan_s_Rafael_Leao__left__and_Udinese_s_Thomas_Thiesson_Kristensen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553282/original/097078900_1775927444-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553305/original/098340800_1775929565-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_00.19.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553298/original/037216500_1775928502-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_00.19.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553279/original/034157400_1775927156-14431.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553278/original/095563000_1775926435-WhatsApp_Image_2026-04-11_at_23.05.21.jpeg)

