
Klopp terkenal dengan taktik gegen pressing-nya saat masih menukangi Borussia Dortmund. Gaya main tersebut laangsung diusungnya ketika ia datang ke Anfield pada Oktober lalu.
Sayangnya Jordan Henderson cs sedikit kesulitan menerapkan taktik tersebut. Performa Liverpool pun jadi tak stabil, dan banyak pula pemain yang fisiknya tak siap sehingga akhirnya cedera. Menurut Raymond, Klopp terlalu terburu-buru menerapkan gaya mainnya terlalu cepat di klub tersebut.
"Liverpool terbiasa bermain dengan taktik mengumpan dengan Brendan Rodgers. Ketika Anda menguasai bola, Anda menghabiskan lebih sedikit energi. Jadi gaya bermainnya sedikit tak ketat dan para pemain sudah beradaptasi dengan taktik tersebut," tutur eks staf pelatih timnas Wales ini pada Omnisport.
"Jika Anda mengimplementasikan taktik pressing yang ketat, tubuh para pemain butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi jika Klopp sudah menganalisa situasinya ketika ia mulai bekerja di klub itu, ia akan menyadari bahwa mereka akan memainkan banyak sekali pertandingan di Eropa, lebih dari klub manapun. Ia mengimplementasikan taktik pressing yang lebih ketat di periode ketika para pemain justru hanya memiliki waktu sedikit untuk memulihkan fisik mereka. Apa yang Anda tuntut dari para pemain Anda adalah memulihkan diri dari kelelahan di waktu yang pendek. Anda tak perlu jadi (Albert) Einstein untuk mengetahui bahwa itu hal yang mustahil," terangnya. (omni/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:41Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
-
Liga Italia 20 Januari 2026 15:30 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:17Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
-
Editorial 20 Januari 2026 13:056 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 15:46 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:45 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:41 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:39 -
Liga Champions 20 Januari 2026 15:35 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:33
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478255/original/097859800_1768896634-Rekaman_CCTV_geng_motor_di_Makassar_serang_warga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4969894/original/027214300_1729001411-20241015-Calon_Wamen-ANG_27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478246/original/071746400_1768896353-Kecelakaan_di_jalur_lintas_Sumatera.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)

